-->

Notification

×

iklan

Iklan

Respons KLB Demokrat, SBY: Indonesia Berkabung

Sabtu, 06 Maret 2021 | 02.23 WIB Last Updated 2021-03-06T07:25:41Z
Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono angkat suara menanggapi Kongres Luar Biasa yang mengangkat Moeldoko menjadi ketua umum partainya (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
Jakarta(DN)
Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyebut Kongres Luar Biasa (KLB) yang digelar di Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (5/3), membuat pihaknya dan juga Indonesia berkabung.

KLB tersebut diinisiasi sejumlah kader yang sebelumnya dipecat Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Hasilnya pun menetapkan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko yang bukan merupakan kader sebagai Ketua Umum.

"Hari ini kami berkabung. Partai Demokrat berkabung. Sebenarnya bangsa Indonesia juga berkabung. Berkabung karena akal sehat telah mati. Sementara keadilan supremasi hukum dan demokrasi sedang diuji," kata SBY saat konferensi pers di kediamannya, Cikeas, Jumat malam (5/3).

Presiden keenam RI itu menyebut Indonesia berkabung lantaran Moeldoko, yang merupakan pejabat tinggi negara di lingkungan Istana, turut serta bersekongkol dengan sejumlah kader yang telah dipecat DPP Demokrat.

"KLB tersebut telah menobatkan KSP Moeldoko seorang pejabat pemerintahan aktif berada di lingkar dalam lembaga kepresidenan bukan kader Partai Demokrat alias pihak eksternal partai menjadi Ketum Partai Demokrat," kata SBY.

Diketahui, Kongres Luar Biasa di Hotel The Hill Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara diinisiasi oleh sejumlah kader yang telah dipecat Partai Demokrat. Mereka ingin melengserkan AHY dari ketua umum partai.

Mereka yang telah dipecat antara lain Jhoni Allen Marbun, Darmizal, Yus Sudarso, Tri Yulianto dan Syofwatillah Mohzaib, Marzuki Alie serta Ahmad Yahya. Dalam forum KLB, Jhoni Allen Marbun yang menjadi pimpinan mencabut surat pemecatan tersebut.

Forum KLB mengklaim kader yang telah dipecat sudah aktif kembali menjadi bagian dari Partai Demokrat. Selain itu, Forum KLB menetapkan Moeldoko menjadi ketua umum dan Marzuki Alie menjadi Ketua Dewan Pembina.

DPP Demokrat sendiri menganggap KLB tersebut ilegal. Berdasarkan AD/ART partai, KLB hanya bisa digelar oleh DPP atas persetujuan Ketua Majelis Tinggi. 

Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono juga akan mengambil langkah hukum. Dia akan melaporkan para pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan KLB di Sumatera Utara.(red/ccn).
×
Berita Terbaru Update