![]() |
| Pelatihan SAK-EP bagi para pengurus cabang KMM. |
Bekasi(DN)
Terbitnya Peraturan Menteri Koperasi dan UKM (Permenkop) Nomor 2 Tahun 2024 tentang Kebijakan Akuntansi Koperasi, menjadi langkah baru bagi koperasi dalam menyusun laporan keuangan sesuai standar akuntansi.
Kementerian Koperasi dan UKM telah mengembangkan platform Online Data System (ODS) Koperasi yang di dalamnya terdapat fitur laporan keuangan agar memudahkan pengurus koperasi dalam melaporkan kinerja keuangannya.
Sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman dan kualitas pelaporan keuangan, Koperasi Makmur Mandiri (KMM) menggelar Pelatihan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Privat (SAK-EP) secara daring, yang diikuti para pengurus wilayah, cabang KMM, Senin, 2 Februari 2026.
Pelatihan yang diadakan dengan kerjasama antara KMM dengan PT. CUSO Digital Indonesia, ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang praktik akuntansi yang relevan bagi entitas Koperasi Makmur Mandiri.
Ketua KMM, Drs Tumbur Naibaho MM FSAI menuturkan, pelatihan ini sangat krusial untuk meningkatkan akurasi laporan keuangan, efisiensi operasional, dan profesionalisme dalam menghadapi regulasi keuangan terbaru, yakni Peraturan Menteri Koperasi dan UKM (Permenkop) Nomor 2 Tahun 2024.
![]() |
| Gandeng PT Cuso, Koperasi Makmur Mandiri tingkatkan kemampuan para pengurus dalam penerapan Permenkop Nomor 2 Tahun 2024. |
"Pelatihan SAK-EP bertujuan membekali para pengurus cabang KMM dalam menyusun laporan keuangan sesuai standar baru, termasuk instrumen keuangan, aset tetap, dan pendapatan, untuk efisiensi dan tata kelola KMM," ujar Ketua KMM, Drs Tumbur Naibaho MM FSAI.
Peserta pelatihan yang terdiri dari korwil, manajer, kasir dari 203 pengurus cabang KMM yang tersebar di 25 propinsi tersebut, mengikuti serangkaian sesi interaktif yang mencakup studi kasus, diskusi, dan presentasi langsung dari Hery Iskandar, selaku Ceo & Founder CUSO Digital Indonesia dan para ahli.
Menurut Suami Jusniar Simbolon itu, pelatihan ini juga merupakan langkah konkret dalam peningkatan kualitas dan transparansi pelaporan keuangan Koperasi Makmur Mandiri. Laporan keuangan yang akuntabel, sambung Tumbur, akan membawa banyak manfaat bagi Koperasi Makmur Mandiri, termasuk peningkatan kepercayaan anggota maupun mitra.
"Melalui pelatihan ini, diharapkan para pengurus cabang KMM mampu meningkatkan kemampuan dalam menyusun laporan keuangan yang transparan, sesuai standar, dan dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan dalam pengelolaan usaha koperasi," pungkasnya.(SBS).



