![]() |
| Anggota DPRD Samosir dari Fraksi PDIR, Eben Ezer Situmorang dan Harry Jono Situmorang menghadiri Musrenbang Kecamatan Nainggolan. |
Samosir(DN)
Dua anggota DPRD Kabupaten Samosir dari Fraksi Persatuan Demokrat Indonesia Raya (PDIR) yakni Eben Ezer Situmorang dan Harry Jono Situmorang, menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 Tingkat Kecamatan Nainggolan, yang secara resmi dibuka Bupati Samosir diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Hotraja Sitanggang, Selasa (03/02) di Sopo Mamre HKBP Resort Nainggolan.
Dengan tema "Akselerasi Pembangunan Sumber Daya Manusia, Penguatan Ekonomi dan Inklusi Sosial Berbasis Pemberdayaan Masyarakat, musrenbang kecamatan ini menjadi tahapan penting dalam penyusunan RKPD, untuk memberi ruang bagi masyarakat dan pemangku kepentingan berpartisipasi aktif agar perencanaan pembangunan yang disusun benar benar inklusif, responsif dan berkelanjutan.
Anggota DPRD Samosir dari Partai Perindo, Eben Ezer Situmorang menegaskan bahwa setiap usulan yang disampaikan dalam musrenbang merupakan sebuah amanah. Sehingga amanah tersebut harus disaring secara bijak, disusun berdasarkan skala prioritas, serta diperjuangkan dengan sungguh-sungguh.
"Usulan pembangunan bukan sekadar janji, bukan pula hanya catatan formal, melainkan langkah nyata yang harus diwujudkan melalui kerja bersama," ujar Anggota DPRD Samosir, Eben Ezer Situmorang.
Lebih lanjut disampaikan bahwa pembangunan yang sejati tidak diukur dari siapa yang paling banyak berbicara atau siapa yang memiliki jabatan tertinggi, melainkan dari siapa yang mau mendengar aspirasi masyarakat dan siapa yang bersedia bekerja secara nyata demi kepentingan bersama.
![]() |
| Sambutan anggota DPRD Samosir dari Partai Perindo, Eben Ezer Situmorang. |
Dalam sesi penyampaian pandangan, Eben Ezer Situmorang juga mengajak masyarakat untuk tidak hanya menunggu bantuan, tetapi mulai berani berdiri di atas kemampuan sendiri. Masyarakat didorong untuk berani berinovasi dan menciptakan peluang, karena masa depan yang lebih baik tidak selalu lahir dari bantuan semata, melainkan dari keberanian untuk mencoba dan bekerja.
“Jika kita ingin berubah, maka kita harus mau bergerak. Jika kita ingin maju, maka kita harus berani menciptakan peluang kita sendiri,” tegasnya.
Anggota DPRD Kabupaten Samosir dari Partai Demokrat, Harry Jono Situmorang menambahkan, agar dalam kondisi keterbatasan dan efesiensi anggaran saat ini, seluruh unsur pemerintahan mulai dari desa hingga tingkat kabupaten tetap menjalankan tugas dan fungsi masing-masing secara maksimal, dengan mengedepankan skala prioritas serta prinsip kebersamaan.
"Melalui musrenbang ini, diharapkan dapat dirumuskan usulan skala prioritas masyarakat sehingga diharapkan dapat menjawab kebutuhan dasar bagi kesejahteraan masyarakat," ujarnya.
Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Hotraja Sitanggang menyampaikan pelaksanaan musrenbang ini amanat UU No 25 tahun 2004 tentang Sistim Perencanaan Pembangunan Nasional yang memberikan acuan penyusunan suatu perencanaan yang komprehensif dari tingkat pusat sampai ke desa.
Pada musrenbang Kecamatan Nainggolan ini, ada sebanyak 201 usulan yang telah dituangkan dalam berita acara musrenbang RKPD Tahun 2027.(SBS).



