-->

Notification

×

iklan

logog

Iklan

logog

Tambah 10 Konfirmasi, Total Covid-19 di Samosir Capai 173 Kasus

Kamis, 18 Februari 2021 | 18.51 WIB Last Updated 2021-02-18T11:58:54Z
Rapat koordinasi Polres bersama Pemkab Samosir terkait penanganan Covid-19, hari ini, Kamis, 18/2 di Aula Mako Polres Samosir.
Samosir(DN)
Perkembangan kasus infeksi Covid-19 di Kabupaten Samosir kembali bertambah 10 konfirmasi positif aktif. Kabar baik, terdapat pula 5 yang telah dinyatakan sembuh.

Menurut Juru Bicara Gugus tugas Covid-19 Samosir, Rohani Bakkara, sesuai data yang diterima dari Dinas Kesehatan Samosir oleh Gugus Tugas Covid-19 Samosir hari ini, Kamis (18/02/2021), pukul 14.00 Wib, tambah 10 kasus konfirmasi positif aktif dan 5 sembuh.

"Dengan rincian sebagai berikut: (1) Suspek: Nihil, (2) Probable: 1 orang, (3) Konfirmasi Positif Aktif: 31 orang, (4) Sembuh: 135 orang, dan (5) Meninggal Dunia: 7 orang dan secara kumulatif di Kabupaten Samosir 173 kasus," tulis Rohani Bakkara di WhatsApp grup Kominfo-Pers Samosir, Kamis, 18/2.

Berikut data kasus konfirmasi positif aktif yang tambah: 1. BSG, (15/02/2021), Lk., 40 Tahun, Desa Turpuk Sagala, Kecamatan Harian; 2. LERS, (15/02/2021), Pr., 34 Tahun, Desa Turpuk Sagala, Kecamatan Harian; 3. DP, (15/02/2021), Lk., 30 Tahun, Desa Nainggolan, Kecamatan Nainggolan;

4. JL, (15/02/2021), Lk., 13 Tahun, Desa Hatoguan, Kecamatan Palipi; 5. NAS, (15/02/2021), Pr., 32 Tahun, Desa Palipi, Kecamatan Palipi; 6. VDG, (16/02/2021), Pr., 26 Tahun, Desa Palipi, Kecamatan Palipi; 7. JWM, (16/02/2021), Lk., 46 Tahun, Desa Panampangan, Kecamatan Pangururan;

8. BL, (16/02/2021), Lk., 52 Tahun, Desa Pardomuan I, Kecamatan Pangururan; 9. JS, (16/02/2021), Lk., 32 Tahun, Desa Siogungogung, Kecamatan Pangururan; dan 10. FS, (16/02/2021), Pr., 51 Tahun, Desa Aek Sipitu Dai, Kecamatan Sianjurmulamula.

Sementara untuk data sembuh: 1. RS, (28/01/2021), Lk., 74 Tahun, Desa Palipi, Kecamatan Palipi; 2. ENG, (31/01/2021), Pr., 39 Tahun, Desa Rianiate, Kecamatan Pangururan; 3. AS, (25/01/2021), Pr., 41 Tahun, Desa Ronggurnihuta, Kecamatan Ronggurnihuta; 4. RS, (28/01/2021), Pr., 70 Tahun, Desa Sitamiang, Kecamatan Onanrunggu; dan 5. LT, (06/02/2021), Lk., 72 Tahun, Desa Cinta Maju, Kecamatan Sitiotio.

Satgas Covid-19 Samosir menekankan kembali protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari untuk menurunkan angka pertambahan kasus infeksi harian pada hari-hari ke depan.

"Penambahan hari ini merupakan akumulasi kegiatan-kegiatan yang dilakukan di luar rumah yang mana orang tanpa gejala tidak mengindahkan protokol kesehatan pada tempat-tempat padat interaksi," ujar Kadis Kominfo Samosir itu.

Hasil rapat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berskala Mikro, pada hari ini diputuskan untuk menegakkan hukum dalam pelaksanaan protokol kesehatan pada tempat padat interaksi.

Menurut pengamatan lapangan yang dilakukan oleh Satgas Covid-19 Samosir pendisiplinan tidak berjalan efektif; oleh karena itu, penegakan hukum mulai dari sanksi sosial, administratif, dan sanksi lainnya akan diterapkan dengan tujuan angka infeksi Covid-19 menurun di Kabupaten Samosir. 

Dilanjutkan Rohani, secara teknis Satgas Covid-19 akan tetap melakukan Operasi Yustisi untuk memastikan penegakan disiplin dan hukum akan dilaksanakan secara nyata di lapangan sampai ke desa-desa.

Oleh karena itu, Satgas Covid-19 Samosir menyampaikan kepada seluruh masyarakat Samosir untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan dengan memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak interaksi secara konsisten.

Jika protokol kesehatan ini diabaikan di lapangan, maka Satgas Covid-19 akan menegakkan hukum secara tegas sebagaimana yang ditetapkan dalam Peraturan Bupati Samosir Nomor Peraturan Bupati Samosir Nomor 42 Tahun 2020 tentang Pedoman Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Samosir.

"Mari lakukan protokol kesehatan dan jangan abai. Kita, pentahelix, punya tujuan yang sama yaitu menurunkan angka infeksi di Kabupaten Samosir atau bahkan menghentikannya," pungkasnya.(SBS).
×
Berita Terbaru Update