-->

Notification

×

iklan

Iklan

FB-IMG-1761548249303

Tingkatkan Pelayanan dan Cetak Pengurus Kompeten, KMM Gelar Diklat & Uji Kompetensi

Selasa, 03 Februari 2026 | 13.24 WIB Last Updated 2026-02-03T06:24:28Z
Diklat dan uji kompetensi angkatan ke-10 KMM yang digelar di Karwika Mandiri Hotel dan Resort.

Bogor(DN)

Koperasi Simpan Pinjam Makmur Mandiri (KMM) menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada para anggotanya di seluruh Indonesia. Langkah strategis terbaru yang diambil adalah dengan menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) dan uji kompetensi berskala nasional yang bertujuan untuk memperkuat kapasitas dan profesionalisme para pengurus wilayah maupun cabang KMM.


Bagi koperasi yang berkantor pusat di Bekasi, Jawa Barat ini, kualitas sumber daya manusia merupakan harga yang tidak bisa ditawar. Oleh karenanya, koperasi besar sarat prestasi itu terus menggenjot peningkatan kompetensi SDM di semua level mulai dari staf lapang, kasir, manajer sampai pengurus wilayah.


Kegiatan diklat dan uji kompetensi angkatan ke-10 KMM ini diikuti 40 peserta yang terdiri dari 15 manajer, 17 wakil manajer dan 8 staf pengawas wilayah. Acara berlangsung selama lima hari, mulai dari tanggal 2 hingga 6 Februari 2026, di Karwika Mandiri Hotel dan Resort, Puncak Bogor, Jawa Barat.


Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) dan uji kompetensi angkatan ke-10 Koperasi Makmur Mandiri ini menghadirkan narasumber dan lembaga uji kompeten di bidang perkoperasian dan manajemen keuangan, yakni Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Koperasi Nusantara.

 Berphoto bersama para pengurus KMM yang mengikuti Diklat dan. uji Kompetensi.

Ketua KMM, Drs Tumbur Naibaho MM FSAI mengungkapkan diklat dan uji kompetensi ini merupakan agenda rutin yang dilakukan untuk untuk penyegaran wawasan pengurus cabang maupun wilayah KMM dan menguatkan soliditas. “Kami rutin menyelenggarakan diklat mulai dari staf lapang sampai dengan manajer untuk meningkatkan soliditas dan kompetensi karyawan,” ujar Tumbur Naibaho di sela-sela acara, Selasa, 3 Februari 2026.


Suami Jusniar Simbolon itu juga menegaskan bahwa diklat dan uji kompetensi ini adalah wujud nyata dari komitmen koperasi untuk terus berbenah diri dan memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh anggota.


Menurutnya, sumber daya manusia berfungsi strategis dalam mendukung pengembangan usaha koperasi. Kompetensi SDM akan menentukan kualitas pelayanan kepada anggota. Oleh karenanya, KMM terus menggenjot profesionalitas dan mutu karyawannya.


“Kami menyadari betul bahwa kualitas pengurus cabang maupun wilayah memegang peranan yang sangat penting dalam kemajuan dan keberlanjutan koperasi ini. Melalui diklat dan uji kompetensi ini, kami berharap para pengurus akan semakin kompeten, profesional, dan mampu menjawab berbagai tantangan di era digital saat ini,” ungkap Ketua Koperasi yang saat ini memiliki 203 cabang tersebar di 25 propinsi itu.

Diklat dan Uji Kompetensi KMM.

Terakhir, Tumbur berharap para peserta mengikuti setiap sesi materi diklat dan uji kompetensi dengan antusiasme tinggi. Menunjukkan semangat yang kuat untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola KMM serta melayani anggota. "Dengan adanya peningkatan kapasitas pengelola ini, KMM optimis dapat memberikan pelayanan yang semakin prima, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan anggota," tukasnya.


Adapun materi yang disampaikan dalam diklat mencakup berbagai aspek krusial, termasuk kepemimpinan (leadership), serta peningkatan kualitas sumber daya manusia. Para pemateri juga nantinya memberikan semangat baru, pengetahuan, pengalaman, serta trik-trik baru dalam memimpin, mengarahkan, memotivasi, dan mengelola diri sendiri maupun orang lain.


Di akhir acara, peserta nantinya akan mengikuti uji kompetensi untuk menguji kompetensi peserta dalam memahami dan implementasi di lapangan.(SBS).

×
Berita Terbaru Update