-->

Notification

×

iklan

Iklan

Buntu Mauli Sering Dilanda Banjir, DPRD Samosir Sampaikan Aspirasi ke BWSS II

Senin, 13 September 2021 | 15.57 WIB Last Updated 2021-09-13T10:00:44Z
Wakil Ketua I DPRD Samosir Pantas Marroha Sinaga saat memimpin konsultasi ke BWSS II.
Samosir(DN)
Guna mengatasi ancaman banjir bandang yang seringkali terjadi di Desa Buntu Mauli Kecamatan Sitiotio, DPRD Kabupaten Samosir melalui Komisi III merespon dengan berkonsultasi ke Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) II, Senin, 13 September 2021.

Wakil Ketua I DPRD Samosir Pantas Marroha Sinaga saat memimpin konsultasi, pihaknya menyuarakan penanganan khusus dari Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) II terkait kondisi sungai di Desa Buntu Mauli yang seringkali dilanda banjir bandang.

Menurutnya, apabila sungai ini tidak segera ditangani dengan serius maka ketika hujan datang akan merusak rumah-rumah dan ladang warga. "Kita tidak ingin banjir bandang tahun 2019 lalu yang memakan korban nyawa dan harta benda terjadi lagi. Untuk itu, kita harapkan perhatian BWSS II menormalisasi sungai tersebut," ujar Wakil Ketua DPRD Samosir Pantas Marroha Sinaga.

Dikatakan, salah satu penyebab banjir di Desa Buntu Mauli umumnya adalah terjadinya pendangkalan sungai. Sehingga saat hujan deras meluap hingga menyebabkan pemukiman dan sawah banjir.

Pantas Marroha berharap BWSS II menstandbykan dua alat beratnya di Kabupaten Samosir untuk bisa sewaktu-waktu menormalisasi sungai. Menurutnya hal ini bukan berlebihan, demi kenyamanan masyarakat Samosir.
Konsultasi Komisi III DPRD Samosir ke BWSS II terkait penanganan sungai di Desa Buntu Mauli Kecamatan Sitiotio.
"Terlebih saat ini musim penghujan, masyarakat khususnya di Kecamatan Sitiotio was-was dan banyak yang mengungsi karena trauma banjir bandang yang sewaktu-waktu bisa terjadi," tambah Wakil Ketua DPRD Samosir.

Politisi Nasdem ini juga berharap agar kedepan, BWSS II memberikan perhatian besar ke Kabupaten Samosir. Pasalnya, tiap tahun daerah ini tidak pernah luput dari bencana, apalagi banjir bandang.

"Oleh karena itu, bukan hanya pembangunan sementara, harapan kami pemeliharaan yang rutin dalam arti normalisasi sungai tiap tahunnya, itu yang sebenarnya kami harapkan," terangnya.

Menanggapi aspirasi tersebut, Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera II, Maman Noprayamin, ST, MT menyambut baik usulan-usulan dari DPRD Kabupaten Samosir dan akan diakomodir serta dimasukkan dalam program yang akan diusulkan ke Kementerian PUPR.

Dalam menyambut kunjungan kerja DPRD Samosir itu, Kepala BWSS II turut didampingi Kepala Seksi Pelaksanaan Ir. Herbet Sihite, dan sejumlah pegawai lainnya.(SBS).
×
Berita Terbaru Update