-->

Notification

×

iklan

Iklan

Mulai 1 Februari, Koran Sore Suara Pembaruan Berhenti Terbit

Kamis, 21 Januari 2021 | 08.55 WIB Last Updated 2021-01-21T01:55:08Z

 

Penjaja koran memanjang koran jualannya.(dtc).
Jakarta, DN| Koran Harian Umum Suara Pembaruan yang tadinya terbit setiap sore, berhenti terbit mulai 1 Februari 2021.


Masyarakat nantinya tetap bisa mengakses informasi lewat sejumlah platform media di bawah manajemen Beritasatu Media Holdings yakni Beritasatu.com, Investor.id, Beritasatu TV, Harian Investor Daily, Majalah Investor, dan Jakartaglobe.id.

Jurnalis Suara Pembaruan diketahui telah mengelola berbagai konten di Beritasatu.com sejak 2012.

Berdasarkan keterangan Manajemen Beritasatu Media Holdings yang dikutip Kamis (21/1), diakui bahwa kemajuan pesat teknologi digital kini telah mengubah perilaku masyarakat dalam mendapatkan informasi.

Untuk itu, Suara Pembaruan berupaya mengantisipasi perubahan besar media massa akibat kemajuan pesat teknologi digital dan kenyataan bahwa media cetak sudah mengalami disrupsi.

"Kami sudah lama mempersiapkan sebuah migrasi sistematik dari media cetak ke media berbasis digital," dikutip dari keterangan yang diterima.

Perubahan itu disebut sebagai wujud komitmen untuk tetap menyampaikan informasi kepada publik, mengedukasi masyarakat, dan memberikan pengaruh positif kepada warga guna mencapai level kehidupan yang lebih baik sesuai cita-cita proklamasi, nilai-nilai Pancasila, dan UUD.

Dalam keterangannya, Suara Pembaruan sebagai brand akan kembali muncul di tengah publik dalam format yang berbeda sesuai perkembangan teknologi informasi.

"Terima kasih yang tulus kami sampaikan kepada semua pembaca setia, para pemasang iklan, pemerintah Indonesia, akademisi, dan semua pihak yang telah membantu Harian Suara Pembaruan dalam menjalankan fungsi dan perannya sebagai media massa," katanya.

Suara Pembaruan terbit pertama kali pada 27 April 1961 dengan nama Harian Umum Sinar Harapan. Suara Pembaruan merupakan koran sore yang kemudian terbit pada pagi hari sejak Januari 2020.

Pada akhirnya, Suara Pembaruan menambah daftar media massa cetak ternama yang sempat mengisi hari-hari para pembaca, dan pada akhirnya menghentikan penerbitan.

Sebelumnya, sejumlah media massa cetak ternama telah menutup penerbitan mereka lebih dulu. Seperti tabloid olahraga Bola dan turunannya yang berhenti terbit pada Oktober 2018. Kemudian ada pula harian sore Sinar Harapan, surat kabar JakartaGlobe, majalah Rolling Stone Indonesia, dan majalah HAI, Cek & Ricek dan sejumlah media cetak ternama lainnya.(CNN).
×
Berita Terbaru Update