-->

Notification

×

iklan

Iklan

FB-IMG-1761548249303

Jelang RAT Tahun Buku 2025, KMM Geber Pertumbuhan Anggota Dengan Perkuat Modal Kerja

Kamis, 26 Februari 2026 | 11.16 WIB Last Updated 2026-02-26T04:24:29Z
Rakernas KMM Tahun Kerja 2026 yang digelar akhir tahun 2025 lalu.

Bogor(DN)

Menjelang pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025, Koperasi Simpan Pinjam Makmur Mandiri (KMM) meneguhkan komitmen untuk melanjutkan transformasi melalui penguatan modal kerja dalam meningkatkan pertumbuhan anggota dan menjaga prinsip serta jati diri koperasi berbasis partisipasi anggota.


Ketua KMM, Drs Tumbur Naibaho MM FSAI menuturkan, KSP Makmur Mandiri menargetkan 203 kantor cabang yang tersebar di 25 Propinsi, bertumbuh dengan modal (saham pokok + saham wajib) minimal sebesar Rp 2 Miliar, dengan pertumbuhan anggota mencapai 220 ribu anggota dan modal Rp440 miliar.


"Target Modal Pokok/Wajib KMM tahun kerja 2026 sebesar Rp 440 Milyar. Dimana Modal Pokok/Wajib minimal Rp 2 Miliar per kantor cabang. 203 cabang x 2 M = 406 M. Tapi karena banyak cabang yang pencapaiannya diatas 2 M, makanya kita targetkan Modal Pokok/Wajib secara nasional sebesar 440 M. Atau 20% dari target aset tahun 2026 yakni 2,2 Triliun," ungkap Ketua KMM, Drs Tumbur Naibaho MM FSAI, Kamis, 26 Februari 2026.

Simpanan Berjangka (Deposito) Koperasi Simpan Pinjam Makmur Mandiri.

Dijelaskan Putra 12 Bersaudara itu, sepanjang Tahun Buku 2025, KMM senantiasa menjalankan roda organisasi berpedoman pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga, serta regulasi yang berlaku. Koordinasi internal dilakukan secara aktif dan berkala guna memastikan setiap fungsi berjalan efektif dan efisien. Evaluasi rutin juga menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas pelayanan kepada anggota.


Dari sisi administrasi, KMM menerapkan pencatatan dan pengarsipan yang tertib, mencakup administrasi keanggotaan, organisasi, keuangan, hingga dokumen pembiayaan. Pembaruan data dilakukan secara berkala demi menjaga transparansi dan akuntabilitas.


Atas komitmen menjalankan prinsip-prinsip perkoperasian, kinerja Koperasi Makmur Mandiri sepanjang Tahun Kerja 2025 membuahkan hasil positif dengan mencatatkan pencapaian yang menggembirakan. Hingga akhir tahun, KMM membukukan aset kurang lebih 1,7 triliun dengan anggota mencapai 170 ribu yang tersebar di 203 kantor cabang di 25 propinsi se-Indonesia, dan menempatkan KMM di urutan 12 dari 25 koperasi simpan pinjam dengan aset di atas Rp 1 triliun.

Pedoman menjadi anggota Koperasi Simpan Pinjam Makmur Mandiri.

Keberhasilan di Tahun Kerja 2025, mengukuhkan tekad Koperasi Simpan Pinjam Makmur Mandiri (KMM) untuk meningkatkan kinerja usaha pada tahun buku 2026. Selain Penguatan penumbuhan modal dan penambahan kantor cabang, KMM juga memfokuskan pada peningkatan layanan yang selama ini mengusung tagline Juara dan Sehat (Jujur, Amanah, Ramah, Senyum, Bersahabat).


Selain itu, KMM juga terus menggenjot pengembangan teknologi informasi yang dapat mempercepat dan mempermudah layanan terhadap anggota. KMM bakal terus meningkatkan layanan digital melalui pengembangan Makmur Mandiri Mobile.


Salah satu inovasi KMM dalam peningkatan layanan kepada anggota yakni, hadirnya produk simpanan khusus, yaitu Simpanan Berencana Modal Usaha Mandiri (SIMURI). "Produk ini disiapkan bagi anggota yang dalam 10 tahun ke depan berniat sudah pensiun atau berhenti dari tempatnya bekerja karena ingin membuka usaha sendiri atau berwiraswasta," ujar Suami Jusniar Simbolon itu.


Menurutnya, produk simpanan yang bervariasi memudahkan anggota untuk menyimpan dananya sesuai dengan keperluan. Misalnya jika ingin mendapat margin yang lebih tinggi maka dapat memiliki Simpanan Berjangka. Namun jika ingin merencanakan pensiun dengan nyaman dapat memilih produk Simpanan Hari Tua.

Mari bergabung bersama Koperasi Simpan Pinjam Makmur Mandiri.

Terakhir, Ketua KMM, Drs Tumbur Naibaho MM FSAI menyakini, dengan berpegang teguh terhadap budaya kerja KMM yakni, Juara dan Sehat (Jujur, Amanah, Ramah, Senyum dan Bersahabat), setiap cabang akan mampu memenuhi target kerja tahun 2026 ini.


Sementara itu, Wakil Ketua KMM, Chandra Naibaho SE mengatakan, RAT KMM akan digelar pada awal Maret 2026. Penyelenggaraan RAT KMM setiap tahun sebagai bagian dari prinsip transparansi dan pertanggungjawaban sesuai dengan regulasi yang berlaku.


Dikatakan, forum tertinggi koperasi ini menjadi momentum evaluasi sekaligus peneguhan arah langkah ke depan. "RAT KMM bukan sekadar laporan angka-angka, melainkan cerminan komitmen Pengurus KMM dalam menjaga amanah anggota. Dengan fondasi kelembagaan yang solid, aset yang terus tumbuh, dan arah ekspansi yang jelas, KMM menatap masa depan dengan optimisme, mengoptimalkan potensi, memaksimalkan aksi, dan membangun inovasi menuju masa depan yang gemilang," pungkasnya.(SBS).

×
Berita Terbaru Update