![]() |
| Korwil Sumbagut 2, Lunggu Simarmata menerima target kerja tahun 2026 dari Ketua KMM, Drs Tumbur Naibaho MM FSAI. |
Samosir(DN)
Menatap tahun kerja 2026, Koperasi Makmur Mandiri (KMM) menargetkan pertumbuhan aset di Wilayah Sumbagut 2 mencapai Rp 200 miliar dan anggota sebanyak 16.500 (13 cabang di Sumbagut 2 masing-masing memiliki minimal 1.000 anggota). Dari pertumbuhan anggota tersebut, diharapkan di akhir tahun 2026, Wilayah Sumbagut 2 nantinya mencatatkan SHU 4 M.
Hal ini disampaikan Korwil KMM Sumbagut 2, Lunggu Simarmata saat menerima target kerja dari Ketua KMM Drs Tumbur Naibaho MM FSAI pada acara rakernas KMM Tahun Kerja 2026, Kamis (20/11/2025) di Hotel New Karwika, Cisarua, Bogor, Jawa Barat.
Staf wilayah Sumbagut 2, Iran Persia Naibaho menambahkan, hingga awal bulan November 2025, KMM Wilayah Sumbagut 2 telah mencatatkan anggota sebanyak 15.200 orang, dengan modal 24 Miliar Rupiah, aset mencapai 190 M serta SHU berjalan sebesar 1,5 M.
Untuk mencapai target itu, baik Korwil Sumbagut 2, Lunggu Simarmata dan staf wilayah, Iran Persia Naibaho mengharapkan para pimpinan cabang KMM di wilayah Sumbagut II menunjukan semangat kerja tinggi selaras dengan target kerja yang dipatok pimpinan pusat KMM untuk tahun 2026 ini.
![]() |
| Staf wilayah Sumbagut 2, Iran Persia Naibaho menerima target kerja tahun 2026 dari Ketua KMM, Drs Tumbur Naibaho MM FSAI. |
"Kita berharap para pengurus cabang di Sumbagut II untuk semakin berpancu meningkatkan kinerja maupun pelayanan yang terbaik kepada anggota," tutur Korwil Sumbagut 2, Lunggu Simarmata, Senin, 24/11.
Lunggu menekankan untuk membangun kerjasama, bekerja keras, dan memperkuat koordinasi seluruh unit kerja. Supaya, pelaksanaan rencana kerja 2026 berjalan efektif, mencapai sasaran yang ditargetkan KMM.
"Mari terus perkuat kekompakan tim di Wilayah Sumbagut II saling sharing pengalaman, bertukar informasi tentang kendala yang dihadapi, agar kinerja KMM semakin meningkat," pungkasnya.
Sementara itu, Ketua KMM, Drs Tumbur Naibaho MM FSAI saat rakernas menuturkan, KMM saat ini memiliki aset kurang lebih 1,6 triliun dengan anggota mencapai 170 ribu yang tersebar di 203 kantor cabang di 25 propinsi se-Indonesia, dan menempatkan KMM di urutan 12 dari 25 koperasi simpan pinjam dengan aset di atas Rp 1 triliun.
![]() |
| Berphoto bersama seusai menerima target kerja tahun 2026. |
Tumbur Naibaho pun mengapresiasi atas kerja kolektif seluruh elemen KMM. Menurutnya, pencapaian ini merupakan hasil kerja keras bersama—pengurus, manajemen, staf, dan yang terpenting, kepercayaan luar biasa dari anggota. "Kami akan terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan dan memastikan KMM tetap menjadi pilar ekonomi tangguh bagi anggota,” ujar Ketua KMM, Drs Tumbur Naibaho MM FSAI, Rabu, 19/11.
Atas kepercayaan masyarakat atas koperasi yang dipimpin putra kelahiran Desa Tanjung Bunga, Pangururan itu, Koperasi Simpan Pinjam Makmur Mandiri (KMM) melangkah optimis dalam menatap tahun 2026.
Selain menambah anggota sebanyak 1000 orang di tiap cabang, di tahun kerja 2026, KSP Makmur Mandiri menargetkan 203 kantor cabang yang tersebar di 25 Propinsi, bertumbuh dengan modal (saham pokok + saham wajib) sebesar Rp 2 Miliar," ujar Suami Jusniar Simbolon tersebut.
Tumbur menambahkan fokus target KMM pada 2026 mencakup 220 ribu anggota dan modal Rp500 miliar. Ia juga memaparkan proyeksi jangka panjang hingga 2030. Dalam lima tahun ke depan, KMM menargetkan diri menjadi koperasi skala besar nasional dengan aset Rp5 triliun, Sisa Hasil Usaha (SHU) Rp100 miliar, 230 kantor cabang di 30 provinsi, serta 400 ribu anggota.
"Dengan berpegang teguh terhadap budaya kerja KMM yakni, Juara dan Sehat (Jujur, Amanah, Ramah, Senyum dan Bersahabat), kita menyakini setiap cabang mampu memenuhi target kerja tahun 2026 ini," ujar Ketua KMM, Drs Tumbur Naibaho MM FSAI.(SBS).




