-->

Notification

×

iklan

Iklan

Tingkatkan Kapasitas SDM, KMM Gelar Diklat dan Uji Kompetensi bagi 30 Manajer Angkatan ke-VIII

Senin, 20 Mei 2024 | 10.38 WIB Last Updated 2024-05-20T03:38:27Z
KMM menggelar diklat dan uji kompetensi bagi 30 manajernya.
Bogor(DN)
Guna memperkuat kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) para pimpinan cabangnya, Koperasi uji Mandiri (KMM) menggelar diklat dan uji kompetisi bagi 30 manager KMM Angkatan ke VIII, pada 13-18 Mei 2024 di Cisarua, Bogor, Jawa Barat.

Ketua KMM, Drs Tumbur Naibaho MM mengatakan bahwa pengurus koperasi atau manajer KMM harus memiliki kualifikasi dan kemampuan yang diperlukan untuk mengelola operasional koperasi.
 
“Salah satu tujuan kegiatan diklat dan sertifikasi bagi manajer KMM ini, untuk memastikan mereka memiliki kualifikasi. Artinya memiliki kemampuan yang tidak perlu diragukan lagi sehingga bisa menjalankan pengelolaan koperasi secara efektif,” ujarnya.

Sehingga dengan kegiatan ini, sambung Suami Jusniar Simbolon itu, para manajer dapat meningkatkan pemahaman dan pengetahuan perkoperasian, serta kapasitas dan kompetensi sumber daya manusia bidang koperasi. "Dengan demikian, para manajer dapat tetap berpegang pada prinsip-prinsip koperasi, sehingga nantinya KMM bisa lebih kuat, sehat, dan mandiri di masa depan," tutur Tumbur Naibaho.

Adapun komponen-kompenen yang diuji bagi manajer KMM yakni mengukur bagaimana aspek kompetensi seperti pengetahuan, keterampilan bisnis, kepemimpinan, manajemen keuangan dan pemahaman sektor ekonomi riil yang relevan. Selain itu juga akan diukur kemampuan untuk mengatasi tantangan yang mungkin muncul.

“Kami sangat menyadari, nama besar dan kelangsungan KMM sangat ditentukan oleh kualitas para pengelola, karena itu pelatihan dan pendidikan menjadi sangat penting, bahkan kami lakukan juga uji kompetisi bagi para pengurus maupun pengawas sesuai dengan peraturan pemerintah,” tambahnya.
Mari investasikan masa depan anak mulai sejak dini di KMM.
Targetkan Penambahan Kantor Jadi 195 Cabang
Sebagai koperasi yang bergerak di sektor keuangan, kepercayaan anggota merupakan faktor yang wajib dikedepankan. Itu sebabnya, kata Tumbur, untuk mencapai target koperasi terbaik di Tanah Air, segenap manager diingatkan memegang teguh prinsip pelayanan dengan moto: Juara Sehat singkatan dari Jujur, Amanah, Ramah, Senyum dan Bersahabat.

“Jika ingin besar, KMM harus hadir di semua tempat di tengah masyarakat Indonesia. Karena itu, tahun ini kami targetkan untuk menambah 7 kantor cabang lagi, sehingga jumlahnya menjadi 195 kantor cabang tersebar di 26 provinsi,” ujar Tumbur.

Dari 188 kantor cabang yang sudah beroperasi saat ini sebanyak 126 cabang sudah menghasilkan SHU positif, bahkan 54 manager mampu mencatat SHU di atas Rp 500 juta hingga Rp 2,3 miliar.

“Bagi para manager yang belum mencapai SHU positif, maka Diklat dan Uji Kompetisi yang kami adakan saat ini merupakan sarana untuk meningkatkan dan mengasah kemampuan mereka,” pungkasnya.

Sejak beroperasi pada 2009, kinerja KMM terus tumbuh dengan pencapaian aset, simpanan, jumlah anggota maupun permodalan yang terus meningkat. Tahun 2024 ini KMM menargetkan pencapaian aset sebesar Rp 1,8 triliun, simpanan Rp 925 miliar, SHU Rp 30 miliar dan anggota 120 ribu orang.(SBS).
×
Berita Terbaru Update