-->

Notification

×

iklan

Iklan

IMG-20220326-WA0052

Lapas Kelas III Pangururan Berkomitmen Bersih dari Narkoba

Selasa, 19 April 2022 | 13.55 WIB Last Updated 2022-04-19T07:47:13Z
Sosialisasi bahaya narkoba di Lapas Pangururan.
Samosir(DN)
Narkoba adalah musuh bersama yang harus diberantas karena telah merusak seluruh sendi-sendi kehidupan.

"Kami nyatakan bahwa seluruh pegawai dan warga binaan di Lapas Kelas III Pangururan siap apabila dilakukan tes urine. Itulah bentuk komitmen kami untuk bersih dari Narkoba," ujar Kalapas Kelas III Pangururan Julius Barus, SE, MH.

Komitmen Lapas Kelas III Pangururan bersih dari narkoba ini diungkapkan Kalapas pada kegiatan Sosialisasi Bahaya Narkoba dan ToT (Training of Trainer), Selasa (19/4).

Sosialisasi Bahaya Narkoba dan ToT (Training of Trainer) di LP Kelas III Pangururan ini diikuti oleh sebanyak 103 warga binaan dengan menghadirkan sejumlah narasumber.

Kalapas Kelas III Pangururan Julius Barus, SE, MH menambahkan, warga binaan di Lapas III Pangururan sudah mengisi kegiatan pengembangan kreatifitas seperti pembuatan miniatur rumah Batak, pembuatan souvenir dari batok kelapa dan pembuatan kue.

Hasil karya warga binaan tersebut sudah banyak dipasarkan seperti di Creative Hub Samosir dan Dekranasda.

Kedepan Lapas III Pangururan akan membuka toko/etalase sebagai sarana untuk menjual hasil kreatifitas warga binaan.

Sementara itu, Kaban Kesbangpol Samosir, Dumosch Pandiangan yang turut hadir menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Samosir mendukung sepenuhnya segala kegiatan dalam rangka pencegahan peredaran dan penyalahgunan narkoba.

Lebih lanjut, Dumosch Pandiangan menyampaikan bahwa Pemkab Samosir akan terus bersinergi dengan semua pihak untuk melakukan gerakan anti narkoba.

Saat ini sekolah-sekolah di Samosir juga sudah melakukan pendidikan anti narkoba sebagai salah satu bentuk sosialisasi bagi generasi muda.

"Kedepan, Pemkab Samosir akan mendorong seluruh Pemerintahan Desa di Samosir untuk menyiapkan anggaran untuk sosialisasi dan penanggulangan narkoba sehingga tercapai desa zero narkoba," sebutnya.

Terakhir, Kepala BNN Pematang Siantar Dr. Tuangkus Harianja, MM mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi bersama dengan pemerintah untuk memberantas peredaran narkoba.

Untuk para warga binaan pecandu narkoba hendaknya dilakukan pembinaan dengan  pendekatan rehabilitasi dan melatih keterampilan dengan kegiatan vokasional, yang diharapkan menjadi usaha mandiri nantinya setelah kembali ke masyarakat.(SBS).
×
Berita Terbaru Update