-->

Notification

×

iklan

Iklan

IMG-20220326-WA0052

Resah Maraknya Pencurian Kerbau, Warga Berharap Polres Samosir Usut Sampai Tuntas

Sabtu, 05 Februari 2022 | 01.06 WIB Last Updated 2022-02-05T06:08:37Z
Warga saat menyampaikan aduannya ke Polres Samosir.
Samosir(DN)
Aksi pencurian hewan ternak kerbau yang marak terjadi membuat masyarakat Samosir khususnya yang tinggal di Desa Parhorasan Kecamatan Pangururan, resah.

Tak tahan terus menerus mengalami kerugian, maka sejumlah warga Dusun 2 Nagatimbul, Desa Parhorasan, Kecamatan Pangururan, sepakat mengadukan nasibnya ke pihak Kepolisian, agar sindikat pencuri kerbau dibongkar sampai tuntas.

Secara bersama-sama, mereka melayangkan surat pengaduan kepada Kapolres Samosir AKBP Josua Tampubolon SH MH yang dihembuskan ke Kapolda Sumatera Utara serta Kapolri di Jakarta.

“Sejak 2018 lalu, kami sudah kehilangan kerbau secara berkala,” sebut salah seorang korban, Maringan Nainggolan, kepada wartawan, Jumat (4/2/2022) di Nagatimbul, sebelum menyampaikan surat pengaduan.

Ia menjelaskan, bahwa terungkapnya pencurian kerbau yang diduga kuat sudah menjadi sindikat di Kabupaten Samosir, setelah masyarakat berhasil menangkap basah pencuri pada Jumat (14/1/2022).

“Ketika itu berkat kerja keras warga dan pihak kepolisian, pencuri kerbau tidak mampu mengelak lagi,” bebernya.

Korban lainnya, Paller Sihotang mengungkapkan hal yang sama, warga di dusun mereka sudah berkomitmen untuk menyampaikan nasibnya ke pihak Kepolisian.

“Kami berkeyakinan dan berharap, pihak Polres Samosir akan membantu masyarakat yang kehilangan kerbau,” ujar dia.

Dengan terbata-bata karena dibarengi rasa sedih, ia menjelaskan, kerbau peliharaan mereka merupakan tabungan untuk menyekolahkan anak.

“Kami yang bersusah payah memelihara dan membesarkan kerbau, tapi para pencuri yang menikmati hasilnya,” kata dia lagi.

Pada surat pengaduan masyarakat yang ditandatangani puluhan korban kehilangan kerbau. Yakni tertanggal 4 Februari 2022, warga melampirkan jumlah dan waktu secara terinci.

Sebelumnya perantau asal Samosir, Arjon Turnip, menyampaikan dukungannya kepada pihak kepolisian agar mengungkap sindikat pencuri kerbau.

“Agar tidak terjadi lagi kehilangan kerbau secara berkesinambungan, sindikat pencuri kerbau harus dibongkar habis,” tegasnya.

Dia berharap, agar pihak Polres Samosir menjadikan kasus sindikat pencuri kerbau menjadi atensi, karena sudah banyak masyarakat yang resah.(red).
×
Berita Terbaru Update