-->

Notification

×

iklan

Iklan

FB-IMG-16165485030001093

Tahun 2022 Momentum Vandiko-Martua Kerahkan Kemampuan Membangun Samosir

Jumat, 14 Januari 2022 | 15.04 WIB Last Updated 2022-01-14T09:15:41Z
Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom ST dan Wakil Bupati Drs Martua Sitanggang MM pada acara open house beberapa waktu lalu.
Samosir(DN)
Baru saja kita memasuki tahun yang baru, Tahun 2022 setelah dua tahun lebih terimbas pandemi Covid-19. Mengawali tahun ‘Macan Air’ ini, Bupati dan Wakil Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom-Martua Sitanggang, yang mendapat kepercayaan masyarakat pada hajat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020 lalu, menaruh optimisme untuk mewujudkan perubahan Kabupaten Samosir ke arah yang lebih baik.

Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom, melalui Plt Kadis Kominfo Samosir, Ricky Rumapea, menyampaikan bahwa Tahun 2022 menjadi momentum Vandiko-Martua untuk mengerahkan seluruh sumber daya dengan mengedepankan kebersamaan dalam semangat “Pro Perubahan." Dengan visi "Terwujudnya Masyarakat Samosir yang Sejahtera dan Bermartabat Secara Ekonomi, Kesehatan, dan Pendidikan".

Dikatakan, sejak dilantik 26 April 2021, diawal kepemimpinan Vandiko-Martua dihadapkan badai pandemi Covid-19 yang memaksa APBD Samosir 2021 difokuskan pada penanganan dan pemulihan ekonomi.

"Namun dengan mengerahkan segala upaya dan kerjasama yang baik dari semua pihak, Covid-19 yang sempat melonjak drastis di Kabupaten Samosir bisa dikendalikan," sebut eks Kabag Umleg Setdakab Samosir itu, Jumat, 14 Januari 2022.

Berkenalan dan mempelajari sistem yang ada di Kabupaten Samosir, sebut Ricky, adalah tantangan baru untuk Bupati Milenial tersebut. Maka untuk percepatan pencapaian visi-misi, Bupati Samosir membentuk tim Bupati untuk Percepatan Pembangunan (TBPP).

Pembentukan TBPP ini berdasarkan kajian akademis dari USU yang penghonorannya telah sesuai dengan beban kerja mereka.

Kehadiran TBPP untuk meningkatkan kualitas kebijakan dan akselerasi percepatan pelaksanaan kebijakan daerah untuk merealisasikan visi yang telah ditetapkan Pemkab Samosir.

TBPP akan memperkuat instrumen di Pemkab Samosir dengan arah kebijakan sebagaimana program Vandiko-Martua yang tertuang dalam program 100 hari, 6 bulan dan 1 tahun.

"Dengan tugas pokok dan fungsi ini, pengelolaan kebijakan daerah dalam tugas-tugas manajerial yang diemban Bupati Samosir akan lebih terorganisasi dengan baik dan terarah," sebutnya.

Dijelaskan juga, sesuai dengan Pasal 18 pada Perbub Samosir 19 tahun 2021 tentang pedoman pembentukan TBPP, apabila tidak efektif bisa diganti kapan saja.

Untuk mendukung kesuksesan pemerintahan Vandiko-Martua, menurut Ricky, hal yang wajar mereka harus membentuk kabinet yang berintegritas, loyal dan dianggap cakap serta mampu, sehingga saat ini dilakukan langkah-langkah job fit, assessment dan pansel terbuka.

"Perlu dijelaskan bahwa istilah non job tidak diatur dalam hukum kepegawaian. Sehingga sebutan non job bagi yang tidak pimpinan perangkat daerah saat ini tidak tepat," sebut Plt Kadis Kominfo Samosir.

Ditambahkannya, apa yang sudah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Samosir adalah penyesuaian jabatan yaitu dari jabatan struktural ke jabatan fungsional dengan mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Samosir Nomor 1 Tahun 2021 yang berakibat pada perubahan-perubahan penyesuaian terhadap jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Samosir.

"Demikian disampaikan, kiranya penjelasan ini dapat membantu kita untuk memahami dinamika terkait pengisian jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Samosir," ujar Ricky.

"Beri kesempatan kepada kabinet yang telah dipercaya Bupati dan Wakil Bupati Samosir untuk membuktikan kinerja masing-masing," tambahnya.

Ricky Rumapea juga menegaskan bahwa Tahun 2022, rumah dinas bupati akan ditempati setelah direnovasi. "Kebanggaan seorang bupati adalah tinggal di rumah dinas, namun mengingat kondisi rumah dinas yang tidak layak ditempati sehingga bupati sementara waktu tinggal di rumah dinas sementara," ungkapnya.
Bupati dan Wakil Bupati Samosir menerima penghargaan.
Kurang lebih setahun memimpin, Vandiko-Martua menorehkan sejumlah prestasi. Dimana Pemerintah Kabupaten Samosir dibawah kepemimpinan Bupati Vandiko, mendapat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke Empat kalinya, atas Laporan Keuangan Daerah Tahun 2020 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dengan indeks 3,16.

Kabupaten Samosir juga Terbaik elektronifikasi transaksi pemerintah daerah Tahun 2021, Kabupaten Samosir meraih penghargaan pada Anugerah Pesona Indonesia (API) Awards 2020, dimana Objek Wisata Bukit Holbung di Kecamatan Harian Kabupaten Samosir, masuk dalam 3 Besar Dataran Tinggi Terpopuler di Indonesia.

Juga penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Tahun 2021 kategori Tingkat Pratama dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia  dan Pemkab Samosir Terima Penghargaan dari BPJS Cab. Pematang Siantar atas Penyelenggaraan JKN KIS.

"Di tahun 2022, Kabupaten Samosir sebagai Destinasi Super Prioritas (DSP), maka diharapkan anggaran pembangunan infrastruktur dari Pemerintah Pusat ke Kabupaten Samosir bertambah untuk mempercepat terwujudnya visi dan Misi Bupati Samosir," harap Ricky.

Jika dibandingkan anggaran Pemerintah Pusat ke Samosir Tahun 2022 meningkat Rp 217 miliar dari sebelumnya Tahun 2021 Rp 137 miliiar.

Hal diatas untuk mewujudkan kawasan Danau Toba Samosir sebagai Destinasi Super Prioritas, dimana pada libur Natal dan Tahun Baru 2022, jumlah pengunjung ke Samosir membludak.

Terakhir, Ricky berharap pada tahun 2022 ini, masyarakat Samosir, perantau dan stakeholder bergandengan tangan mewujudkan pembangunan Samosir yang bermartabat dan mensejahterakan rakyat.

"Mari bergandengan tangan dan menyingsingkan lengan karena tujuan kita semua adalah satu yakni kemajuan masyarakat Samosir. We Love Samosir,” pungkasnya.(SBS).
×
Berita Terbaru Update