-->

Notification

×

iklan

Iklan

FB-IMG-16165485030001093

Ini Penyebab Mobil Terjun Bebas di Simarsasar Tanjung Bunga

Rabu, 12 Januari 2022 | 14.20 WIB Last Updated 2022-01-12T14:23:53Z
Kanit Lakalantas Satlantas Polres Samosir mengevakuasi barang bawaan mobil yang terbalik di Simarsasar.
Samosir(DN)
Penyebab kecelakaan tunggal satu unit Mobil Wuling warna putih BK 1933 IKE yang terjun bebas ke jurang di Jalan umum Pangururan-Tele tepatnya di Simarsasar Desa Tanjung Bunga, Kecamatan Pangururan, Samosir, diduga sopirnya mengantuk.

Kanit Lakalantas Sat Lantas Polres Samosir, Bripka Heri Nalom Ompusunggu mengatakan, mobil tersebut dikemudikan oleh Agus Sutopo (63) warga Jalan C. Karya Gang Bengkok Lingkungan III RT. Sarirejo, Kota Medan.

Mobil datang dari Medan menuju Samosir. Namun, di Jalan Pangururan-Tele, sang sopir hilang kendali karena diduga mengantuk dan mengakibatkan mobil masuk jurang.

“Petugas sudah melakukan olah TKP dan penyebab terjadinya kecelakaan serta melakukan pemeriksaan saksi mengatakan sopir mengantuk, karena berangkat dari Medan sekira pukul 23.00 WIB,” sebutnya, Rabu, 12 Januari 2022.

Saat itu sopir berusaha keluar dari mobil dan langsung menumpang mobil yang lewat ke Pangururan.

Amatan di lokasi, petugas sudah berhasil mengevakuasi barang bukti dari lokasi kejadian.

Sebelum diberitakan, penemuan mobil Wuling warna putih berpelat BK 1933 IKE yang terbalik di jurang di Simarsasar Desa Tanjung Bunga Kecamatan Pangururan Kabupaten Samosir, ternyata hanya berisi supir dan barang bawaan.

Mobil berwarna putih tersebut bertolak dari Medan menuju Pangururan, terjun mengarah danau dan terhalang pohon dan sangkut.

Pengemudi mobil tersebut bernama Agus Sutopo (63). Ia selamat dari kecelakaan tunggal itu. Dirinya menerangkan jika mobil yang dikemudikannya tidak membawa penumpang.

Pengakuannya, ia mendapat naas pada Rabu (12/01/22) sekitar pukul 01:00 WIB. "Penumpang tidak ada, hanya bawa barang milik salah satu toko di Pangururan," ujar Sutopo.

Saat ditemukan, mobil tersebut berisi barang toko bangunan berupa cat, paku, thinner dan lainnya di dalam sejumlah kardus. Tanpa ada pemilik, tidak ada korban dan sopir di dalamnya.

"Kita lakukan pengecekan dan menemukan barang yang bertuliskan salah satu toko di Kota Pangururan. Sehingga menghubungi pemilik barang dan membenarkan bahwa mobil dikemudikan oleh Agus Sutopo," pungkas Bripka Heri Nalom Ompusunggu SH.(red).
×
Berita Terbaru Update