-->

Notification

×

iklan

Iklan

Zona Merah, Forkopimda Samosir Monitoring Penanganan Covid-19 di Desa Pangaloan

Kamis, 08 Juli 2021 | 21.16 WIB Last Updated 2021-07-08T14:50:31Z
Kapolres Samosir menyerahkan hand sanitizer kepada kepdes Pangaloan.
Samosir(DN)
Kapolres Samosir AKBP Josua Tampubolon SH MH bersama Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom ST, Kasi Intel Kejari Samosir Tulus Tampubolon SH MH, Danramil Pangururan Kapt. Inf Donald Panjaitan, monitoring penanganan Covid-19 dalam bentuk 3T (Testing, Tracing, Treatment) secara massal di desa yang masuk ke dalam zona merah, Desa Pangaloan, Kecamatan Nainggolan, Kamis (8/7).

Camat Nainggolan Barisan P. Manullang dalam laporannya menyampaikan bahwa untuk Kecamatan Nainggolan terdapat 1 desa yang masuk ke dalam zona merah dan 6 zona kuning.

Untuk mengendalikan penyebaran Covid-19, Tim Satgas Covid-19 Kecamatan telah melakukan beberapa kebijakan yaitu penutupan kegiatan ibadah di gereja selama 3 minggu, penutupan pantai dan klinik.

Dikatakan juga bahwa pihaknya bersama Polsek dan Danramil telah melakukan pemantauan dan pendampingan tracing lanjutan jika ada laporan masyarakat yang terpapar Covid-19.

Sementara itu, Donald Lumban Raja selaku Kepala Desa Pangaloan mengatakan untuk menyikapi lonjakan kasus yang terjadi dalam dua minggu terakhir di Desa Pangaloan, ia telah mengambil langkah cepat yaitu dengan melakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

"Seperti kegiatan ibadah, penutupan lapo-lapo dan tempat-tempat keramaian lainnya. Juga telah mengalokasi dana desa untuk membantu masyarakat yang terpapar Covid-19," ujarnya.

Kedepan pihaknya mengharapkan akan terus bersinergi dengan pemerintah kecamatan dan pemerintah kabupaten dalam penanganan dan pengendalian Covid-19 di Desa Pangaloan.

Sementara itu, Kapolres Samosir AKBP Josua Tampubolon SH MH menyampaikan kepada masyarakat untuk terus menjaga imun tubuh dengan disiplin menjaga protokol kesehatan dan membatasi interaksi.

"Kita sarankan kepada masyarakat untuk berjemur di pagi hari dan tetap berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa," ujarnya.

Pada kesempatan ini Kapolres juga mengajak masyarakat bernyanyi bersama untuk menambah imun dan semangat masyarakat setempat.

Senada, Bupati Samosir dalam arahannya menyampaikan kepada masyarakat untuk tidak menyepelekan wabah Covid-19, dan meminta masyarakat untuk berkomitmen dalam mematuhi protokol kesehatan.

Bupati juga mengharapkan masyarakat mampu menahan diri untuk tidak melakukan aktivitas diluar rumah jika tidak terlalu penting, demi menjaga kesehatan diri dan keluarga.

Vandiko menyampaikan sudah mengeluarkan Surat Edaran untuk membatasi kegiatan pesta/adat yang berpotensi mengundang kerumunan.

Terakhir dirinya sangat mengapresiasi kinerja kepala desa dan tenaga medis yang tanggap dalam melayani masyarakatnya, dan sudah melakukan koordinasi baik dengan kecamatan dan kabupaten.

"Kita meminta di tiap desa untuk membentuk Posko Siaga Covid-19, guna mengontrol aktivitas masyarakat yang melakukan isolasi mandiri dan penerapan protokol kesehatan," tuturnya.

Secara khusus bupati meminta kepada kepala desa dan tim medis, apabila ada keluarga yang merasa tidak mampu dalam melakukan isolasi mandiri dan dikhawatirkan akan menularkan anggota keluarga lainnya agar segera dirujuk ke RSUD. 

Diakhir kegiatan, Bupati dan Kapolres Samosir memberikan bantuan masker dan hand sanitizer kepada Kepala Desa Pangaloan.(red).
×
Berita Terbaru Update