-->

Notification

×

iklan

Iklan

12 Kantor Cabang KMM di Samosir Diharapkan Tingkatkan Kemitraan Dengan UMKM

Jumat, 09 Juli 2021 | 23.04 WIB Last Updated 2021-07-10T11:12:52Z
Penasehat KMM wilayah Sumbagut II rapat dengan 12 manajer cabang di Kabupaten Samosir.
Samosir(DN)
Di tengah pandemi Covid-19, peranan koperasi sangat penting guna membantu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Terutama, guna menyalurkan program bantuan atau kredit untuk permodalan mereka.

Hal itu dipaparkan Penasehat Koperasi Simpan Pinjam Makmur Mandiri (KMM), Renaldi Naibaho saat menggelar rapat dengan 12 manajer cabang KMM yang ada di Kabupaten Samosir atau tepatnya cabang yang masuk dalam wilayah kerja Sumbagut II, Jumat, 9 Juli 2021 di kantor cabang KMM Samosir 1.

Menurutnya, Usaha Kecil dan Menengah (UKM) mempunyai peran yang strategis dalam pembangunan ekonomi nasional, oleh karena selain berperan dalam pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja juga berperan dalam pendistribusian hasil-hasil pembangunan.

Untuk itu, anggota DPRD Samosir ini mengharapkan pengembangan UKM perlu mendapatkan perhatian yang besar dari KMM khususnya 12 cabang yang ada di Kabupaten Samosir, dengan semakin menjalin kemitraan agar dapat berkembang lebih kompetitif dalam menghadapi pandemi Covid-19.

"Kita harapkan para manajer di 12 cabang KMM di Kabupaten Samosir berupaya mendorong lahirnya lebih banyak wirausaha baru. Dengan hadir menjadi lembaga pembiayaan alternatif di luar perbankan agar memberikan pembiayaan murah dan mudah kepada pelaku UMKM," ujar Renaldi Naibaho.
Berphoto bersama 12 manajer cabang KMM di Kabupaten Samosir seusai rapat.
Dia juga mengingatkan agar para pengurus cabang KMM di wilayah Sumbagut II senantiasa menjaga kebersamaan dan menjalankan prinsip-prinsip koperasi sebagai kunci sukses koperasi yang berkantor pusat di Bekasi Jawa Barat ini selama 12 tahun berkiprah di tanah air, yang telah memiliki 160 kantor cabang di 21 provinsi.

Sebelumnya, 22 Juni lalu pada HUT KMM ke-12 yang digelar di Lapangan SPBU Pangururan, Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom ST mengharapkan 12 kantor cabang KMM di Samosir dapat memacu pertumbuhan UMKM terutama sektor pertanian yang jumlahnya dominan di Samosir. 

“Lebih dari 50 persen Produk Domestik Regional Bruto Samosir bersumber dari produk pertanian, saya berharap KMM dapat mendorong produksi pertanian tidak dijual mentah, tapi diolah menjadi produk setengah jadi sehingga meningkatkan nilai tambah ekonomi petani,” ujarnya.

Bupati menambahkan program Modal Usaha Mandiri (Muri) yang digelontorkan KMM sangat bermanfaat bagi UMKM di Samosir, terlebih di tengah pandemi Covid-19 ketika lembaga keuangan mikro dan perbankan sulit melakukan penyaluran pinjaman.

Total dana Muri yang disalurkan KMM untuk UMKM mencapai Rp40 miliar dan menurut Bupati Gultom dana tersebut berdampak positif terhadap program cinta produk daerah yang tengah diusungnya, yaitu Beli Produk Kreatif Samosir.(SBS).
×
Berita Terbaru Update