-->

Notification

×

iklan

Iklan

Soal Bagi-bagi Proyek: Ketua Raja Sonang Menuding, Ober Gultom Menjawab

Selasa, 13 Juli 2021 | 00.15 WIB Last Updated 2021-07-13T06:17:18Z
Ketua Persada dan Ober Gultom.
Samosir(DN)
Belum genap 100 hari memimpin di Kabupaten Samosir, pendukung pasangan Bupati Samosir Vandiko T Gultom-Martua Sitanggang, mulai gerah dan berang dengan sikap kepemimpinan Bupati Samosir yang oligarki dan otoriter.

Hal itu disebabkan adanya oknum tertentu seperti OG bersama Timses Bupati Samosir pada pilkada lalu yaitu JN, MS, MG dan PS mengklaim akan membagi proyek pembangunan dari APBD Samosir kepada orang-orang tertentu.

“Mereka telah mendramatisir, oknum timses telah mendapat jaminan dari orang paling dianggap berpengaruh di Samosir yaitu OG, telah menguasai sejumlah proyek."

Hal itu disampaikan Ketua Umum DPP Persada Raja Sonang Sedunia (Persada), M Alboinsah Gultom, deklarator pasangan Bupati Samosir Vandiko T Gultom-Martua Sitanggang, Senin (12/7).

Atas dasar itu, kemungkinan besar di Kabupaten Samosir akan terjadi pergolakan atau gelombang (badai) unjukrasa tidak percaya dengan kepemimpinan Vandiko T Gultom-Martua Sitanggang, bakal muncul ke permukaan.

Saya sebagai Ketua Umum Raja Sonang Sedunia sangat kecewa mendengar berita yang tidak pro perubahan. Dan akan ikut membuat gelombang tersebut bersama seluruh masyarakat dan akan mengundang seluruh insan pers dan media elektronik, pegiat LSM dan komunitas marga dan Mahasiswa asal Samosir.

Kehadiran saya sebagai deklarator Vandiko T. Gultom, mendukung secara full power (penuh) agar bisa menjadi Bupati Samosir, agar cara keoligarkian hilang dari bumi Samosir. "Ternyata sekarang lebih bobrok dari yang saya lihat selama ini,” tegasnya.

Masyarakat sebagai penerima manfaat mulai resah, karena ulah oknum-oknum tertentu, yang telah mendapat jaminan dari orang paling dianggap berpengaruh di Samosir.

“Kami akan menyurati pihak Kepolisian Daerah Sumut, Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dan Presiden Jokowi,” ujarnya.

Dia mengakui, ada beberapa instansi di Pemkab Samosir yang sampai mengklarifikasi dengan menelepon timses, karena ada kontraktor yang mengaku dibekingi oknum berpengaruh dan timses.

Menanggapi hal itu, Ober Gultom (OG) membantah tudingan Ketua Umum DPP Persada Raja Sonang sedunia, M Alboinsah Gultom, atas pernyataannya yang menyebut oknum tertentu OG bersama Timses Bupati Samosir MS, MG, JN dan PS akan membagi-bagikan proyek APBD kepada orang tertentu.

Disebut OG, ini adalah fitnah karena tidak ada bukti yang kuat menyebutkan saya sebagai orang paling berpengaruh atas proyek APBD, sementara saya sudah sejak beberapa waktu lama terakhir tinggal di Jakarta.

“Semua pelelangan pengadaan barang dan jasa bersumber dari dana APBD harus sesuai aturan lelang, tidak ada pengaturan, seperti yang dinyatakan Ketua Raja Sonang,” ujarnya.

Dijelaskan OG yang juga ayah kandung Bupati Samosir itu, pernyataan itu adalah prematur, karena proses pelelangan sedang berjalan, dan bagi rekanan yang merasa tidak puas silahkan disanggah dan bila perlu sampai sidang Tatausaha Negara (TUN).

“Terhadap tuduhan harus dengan bukti kuat, sebab mulai awal pencalonan Vandiko T Gultom, ini yang saya minta agar KKN tidak ada dalam proses pengadaan. Jika ada bukti silahkan laporkan ke Inspektorat ataupun ke APH (Kejaksaan dan Polri),” tegas OG.

“Saya sangat sepakat dengan sikap Ketua Umum DPP Persada Raja Sonang, ini merupakan peringatan kepada Bupati Samosir agar bekerja di koridor perundang-undangan, tidak ada orang dari luar yang ingin menjebak Bupati Samosir,” ungkap OG.

Sementara itu, MG yang dikonfirmasi mengatakan, tidak ada hubungannya karena dirinya adalah swasta. “Aku kan swasta dan tidak terlibat langsung dengan kebijakan Pemkab Samosir," katanya.

Sementara itu Sekdakab Samosir, Jabiat Sagala yang dikonfirmasi, terkait adanya isu yang menyatakan ada oknum tertentu yang paling berpengaruh terhadap proyek di luar pemerintahan, belum menjawab.(red).
×
Berita Terbaru Update