-->

Notification

×

iklan

Iklan

Deretan Prestasi Membanggakan Yang Ditorehkan KMM

Kamis, 10 Juni 2021 | 19.38 WIB Last Updated 2021-06-11T07:16:40Z
12 Tahun KMM Melayani.
Bekasi(DN)
12 hari menjelang ulang tahun Koperasi Makmur Mandiri (KMM) ke-12, yang jatuh pada hari Selasa, 22 Juni 2021, KMM telah meraih berbagai prestasi yang membanggakan.

Penghargaan yang telah diraih KMM merupakan salah satu bukti bahwa koperasi yang berkantor pusat di Kota Bekasi ini turut berkontribusi dalam menggerakkan sektor usaha terutama di tingkat akar rumput terlebih di masa Pandemi Covid-19 yang tak kunjung mereda.
Ketua KMM, Drs Tumbur Naibaho MM AAAIJ FSAI mengatakan, penghargaan yang diraih dalam kurun 12 tahun ini semakin memotivasi pengurus pusat hingga cabang KMM untuk memberi layanan yang terbaik bagi anggota.

"Terima kasih kepada masyarakat utamanya anggota yang selama ini menjadi bagian KMM. Sehingga berkat kerja keras dan kebersamaan kita, dalam kurun waktu 12 tahun ini kita telah menggapai berbagai pencapaian gemilang," ungkap Suami Jusniar Simbolon itu, Kamis, 10 Juni 2021.

KMM, sambungnya, semakin bersemangat untuk membantu sesama sebagaimana komitmen awal pendirian koperasi ini. Lewat peningkatan kualitas layanan agar anggota semakin nyaman dan loyal terhadap koperasi.
KMM meraih penghargaan sebagai salah satu koperasi besar Indonesia.
KMM Koperasi Berskala Nasional
Adapun deretan panjang prestasi yang telah diraih KMM, yakni pada 30 Oktober 2017, Koperasi Simpan Pinjam Makmur Mandiri mendapat Penghargaan 100 Besar Koperasi berskala Nasional dari Kementerian Koperasi dan UKM RI.

Di tahun berikutnya, KMM berhasil mempertahankan prestasi tersebut. Dimana pada 12 Juli 2018, Koperasi Simpan Pinjam Makmur Mandiri kembali mendapatkan penghargaan sebagai Koperasi Nasional Berprestasi dari Kementerian Koperasi dan UKM RI.

Masih di tahun yang sama, KSP Makmur Mandiri juga ditunjuk oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat, mewakili penilaian dari Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI). Dalam kesempatan itu, KMM memaparkan simulasi teknologi Video conference dalam acara pameran koperasi.

Selanjutnya, pada 27 Juli 2018 di acara peringatan Hari Koperasi Tingkat Provinsi Jawa Barat, KMM melaunching R.A.T Online berbasis Tele Conference/Video Conference.

Koperasi Simpan Pinjam Makmur Mandiri pun mendapat penghargaan Rekor MURI dari Museum Rekor Dunia-Indonesia sebagai Koperasi Simpan Pinjam pertama di Indonesia yang menggelar Rapat Anggota Tahunannya menggunakan Video Conference.

Pada 15 Oktober 2018, KSP Makmur Mandiri dipercaya mempromosikan produk-produknya saat acara launching Koperasi Sekolah Kaderisasi bagi Generasi Muda Tingkat SMA-SMK Se-Jawa Barat di HARRIS Convention Hall Summarecon Bekasi.
KMM meraih rekor MURI sebagai koperasi simpan pinjam pertama yang menggelar RAT melalui video converence. 
Tak hanya itu, pada 12 Juli 2019, Ketua KMM Drs. Tumbur Naibaho, MM AAAIJ FSAI menerima penghargaan tanda jasa bakti Koperasi & UKM Tahun 2019 dari Menteri Koperasi UKM R.I, AAGN Puspayoga di GOR Satria Purwokerto pada Hari Koperasi Nasional ke-72.

Penghargaan terbaru diraih dalam ajang 100 Koperasi Besar Indonesia (KBI) 2021 Award dimana koperasi yang dikomandani oleh Tumbur Naibaho ini dinobatkan sebagai koperasi dengan aset terbesar untuk kategori aset Rp100 miliar sampai dengan di bawah Rp500 miliar.

Penilaian ini didasarkan pada kinerja Tahun Buku 2019. Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Koperasi dan UKM RI Teten Masduki kepada Tumbur Naibaho di Jakarta, 23 Februari 2021.

KSP Makmur Mandiri atau KMM juga turut berkontribusi dalam mendukung pemulihan ekonomi dengan membangkitkan usaha anggotanya melalui Pinjaman Modal Usaha Mandiri (Muri) yang diluncurkan pada 1 Juni 2020.

“Pinjaman Muri untuk memberikan tambahan modal usaha bagi anggota terutama yang terdampak pandemi,” ungkap putra 12 bersaudara kelahiran Tanjung Bunga tersebut.

Aksi konkret KMM dalam memberdayakan usaha anggota mendapatkan dukungan Pemerintah. Ini ditunjukan pada tahun 2020 lalu, dengan disetujuinya pengajuan pinjaman kepada LPDB-KUMKM sebesar Rp150 miliar.
KMM dinobatkan sebagai koperasi aset terbesar untuk kategori Rp100-500 Miliar tahun buku 2019.
Keandalan Kinerja KMM
Disamping itu, ditengah Pandemi Covid-19 KMM juga menunjukkan keandalan kinerja yang sudah teruji disegala situasi. Ini dibuktikan dengan kinerjanya yang tetap ciamik.

Sepanjang 2020, total aset KMM mencapai Rp700,7 miliar, tumbuh sebesar 39,7% dibanding 2019 senilai Rp501,5 miliar. Omzet atau volume usaha meningkat 7,9% atau Rp49,3 miliar dari Rp623,5 miliar di 2019 menjadi Rp672,8 miliar pada 2020.

Yang lebih membanggakan pertumbuhan kinerja finansial diikuti dengan bertambahnya kepercayaan masyarakat terhadap Koperasi yang berkantor pusat di Bekasi ini. Terjadi peningkatan jumlah anggota sebanyak 28%, atau 14.895 orang dari 53.122 orang di 2019 menjadi 68.017 orang pada 2020.

Sebaran jumlah anggota ada di 21 provinsi dengan dukungan 150 kantor cabang. “KMM bertekad untuk menjadi koperasi yang tersebar agar dapat lebih optimal dalam melayani anggota,” ungkap Tumbur.
KMM dipercaya Pemerintah untuk turut ambil bagian dalam pemulihan ekonomi nasional.
Penambahan jaringan kantor juga dimaksudkan agar koperasi lebih dekat dengan anggota sehingga kualitas layanan dapat terjaga. Selain itu, anggota pun dapat lebih mudah bertransaksi dengan koperasi sehingga diharapkan loyalitasnya dapat meningkat.

Keberhasilan KMM membukukan kinerja positif dibarengi dengan kualitas layanan yang mumpuni. Makmur Mandiri Mobile yang memiliki beragam fitur antara lain penyetoran simpanan maupun pinjaman, permohonan pinjaman, pengajuan menjadi anggota, pembelian pulsa, token, membayar asuransi dan fitur lainnya, menjadi bukti.

KMM juga telah melakukan diversifikasi usaha dengan menggarap sektor riil melalui akuisisi dua SPBU di Jawa Tengah dan Sumatera Utara. Dengan akusisi ini, penetrasi KMM semakin kuat dalam memberdayakan usaha anggota.

Selain untuk memperbesar skala usaha, penetrasi di sektor riil juga bertujuan untuk menggerakkan perekonomian setempat. Ini sejalan dengan arahan dari pemerintah agar KMM dapat lebih berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.(SBS).
×
Berita Terbaru Update