-->

Notification

×

iklan

Iklan

Semifinal Liga Champions, Peluang All English Final

Kamis, 15 April 2021 | 20.10 WIB Last Updated 2021-04-15T13:43:09Z
Empat Tim Terbaik Tembus Semifinal Liga Champions 2020/2021. Foto: Sky Sports
London(DN)
Babak perempat final Liga Champions 2020-2021 baru saja rampung digelar. Empat tim telah memastikan diri lolos ke semifinal. Yaitu Paris Saint-Germain (PSG), Chelsea, Real Madrid, dan Manchester City.

Semifinal Liga Champions akan dimulai pada 27-28 April dan 4-5 Mei mendatang. Keempat tim akan berebut tiket ke Istanbul, lokasi final yang akan digelar pada 29 Mei.

Duel semifinal Liga Champions musim ini pun cukup menarik. Inggris dipastikan punya dua wakil pada semifinal Liga Champions. Chelsea lolos ke 4 besar setelah membungkam FC Porto dengan agregat 2-1. Sedangkan Manchester City menghajar Borussia Dortmund 4-2.

Dalam undian kali ini, dua wakil Inggris tidak saling bersua, sehingga kedua klub tersebut berpotensi akan bertemu di final nanti. Sesuai undian, Manchester City akan menghadapi PSG, sedangkan Chelsea akan berjumpa Real Madrid.

Lalu, apakah itu pertanda bagus bagi Inggris pada gelaran Liga Champions musim ini? Sanggupkah wakil-wakil Inggris menyingkirkan Real Madrid dan PSG untuk kemudian menciptakan All English Final?

Peluangnya 50:50, mengingat baik Chelsea dan Manchester City memiliki kualitas yang setara dengan lawan masing-masing di semifinal. Andai menciptakan All English Final, ini merupakan yang ketiga bagi klub-klub asal Inggris.

Sebelumnya, All English Final tercipta di edisi 2007-2008 yang mempertemukan Chelsea dan Man United. Saat itu, The Red Devils –julukan Man United– keluar sebagai jawara setelah menang 6-5 atas Chelsea via adu penalti.

Lalu, final Liga Champions UEFA 2018-2019 mempertemukan dua perwakilan dari Inggris, yakni Tottenham Hotspur, yang mencapai babak final untuk pertama kali, dan Liverpool, untuk kali kesembilan secara keseluruhan. Dan pertandingan ini dimenangkan Liverpool dengan skor 2-0.

Lantas, bagaimana dengan kans juara? Cukup besar juga. Dari 15 kesempatan, 12 kali tim yang dominan di semifinal dan meloloskan tim ke final berhasil juara. Persentasenya mencapai 80 persen. Bahkan, enam kali terjadi final dengan dua wakil negara yang sama.

Namun baik Chelsea maupun Manchester City akan cukup sulit. Seperti lawan Chelsea misalnya, diketahui, Real Madrid adalah Raja Eropa dengan bukti lewat gelar terbanyak di Liga Champions. Los Blancos punya koleksi 13 gelar juara, unggul jauh atas klub-klub lain di Eropa. Klub terdekat dengan Madrid adalah AC Milan yang baru memiliki tujuh gelar Liga Champions.

Dalam satu dekade terakhir, Madrid masih menunjukkan kehebatan mereka saat berkiprah di Liga Champions lewat torehan empat gelar juara. Bahkan bersama Zinedine Zidane, Madrid jadi tim pertama yang mampu merebut tiga gelar beruntun.

Musim ini pun peluang Zidane untuk memberikan gelar masih terbuka, Zidane masih berpeluang membawa Madrid untuk kembali juara di Liga Champions. Jika melihat statistic Zidane di atas, tentunya ini menjadi hal yang sulit bagi Chelsea.

Begitu juga lawan Manchester City, sang penguasa liga Francis, PSG terbilang hampir serupa dengan City dalam menapak jejak menjadi klub elite di Eropa. Tentunya mereka akan ngotot untuk merebut pertama kalinya gelar Juara Liga Champions UEFA.

Meski sulit, tetapi bola itu bundar, tidak ada yang bisa memprediksi sepakbola dengan tepat. Sepakbola bukanlah matematika yang bisa dihitung dengan angka-angka, semuanya bisa terjadi di lapangan.(red).
×
Berita Terbaru Update