-->

Notification

×

iklan

Iklan

Lumban Simaremare Nahkodai Pemuda Katolik Samosir

Sabtu, 17 April 2021 | 16.33 WIB Last Updated 2021-04-17T10:17:54Z
Ketua Komda Pemuda Katolik Sumatra Utara, Parulian Silalahi, Ketua Dewan Penasehat PK Sumatera Utara Oloan Simbolon, Ketua PK Cabang Samosir Lumban Simaremare dan 8 Pengurus PAC PK se-Samosir, pada acara Muskomda PK Cabang Samosir, Sabtu (17/4).
Samosir(DN)
Lumban Simaremare terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Pemuda Katolik (PK) Cabang Samosir periode 2021-2024 oleh 8 Anak Cabang se-Samosir.

Sebelumnya, Pemuda Katolik Cabang Samosir menggelar musyawarah komisariat Cabang Pemuda katolik (Muskomcab), serta pemilihan ketua Pemuda Katolik, Sabtu (17/6) di Aula Paroki Gereja Katolik Palipi.

Ketua Komisariat Daerah Pemuda Katolik Sumatera Utara, Parulian Silalahi mengatakan, terpilihnya ketua baru adalah keputusan yang tepat, karena ia lebih berpengalaman serta sepak terjangnya tidak diragukan lagi.

"Sesuai dari usungan oleh anak cabang, dewan pembina, dan pengurus lama, Lumban Simaremare, adalah calon tunggal dan itu sudah pas sekali mengemban Ketua PK Cabang Samosir untuk kemajuan generasi muda Katolik,” katanya.

Lumban Simaremare, mengucapkan terimakasih dukungan semua pihak sehingga terpilih sebagai ketua Pemuda Katolik Komisariat Cabang (Komcab) Samosir periode 2021-2024.

"Pemuda Katolik Cabang Samosir ke depan harus bisa menciptakan kader kader yang unggul dan mampu beradaptasi dengan perubahan. Menjadi kader yang militan yang siap berjuang bagi gereja dan negara dalam situasi berat sekalipun," ujarnya.

Dia berjanji akan mengupayakan untuk kemajuan organisasi yang dipimpinnya tersebut. “Harapannya ke depan, saya akan membawa pemuda katolik, untuk melahirkan pemikiran yang strategis, konstruktif, untuk gereja dan bangsa Indonesia,” ujarnya.

Pada acara ini, Pemuda Katolik Cabang Samosir juga menggelar Masa Penerimaan Anggota (Mapenta) dengan menghadirkan narasumber Ketua Dewan Penasehat PK Sumatera Utara Oloan Simbolon dengan materi "Sejarah berdirinya Pemuda Katolik di Indonesia".

"Menjadi kader dan anggota Pemuda Katolik bukanlah muda, karena dituntut untuk mau belajar berorganisasi dan bekerjasama dengan Gereja," pungkas Oloan.(SBS).
×
Berita Terbaru Update