-->

Notification

×

iklan

Iklan

Dipecat Dari PDIP, Ketua DPRD Samosir Angkat Bicara

Jumat, 30 April 2021 | 00.50 WIB Last Updated 2021-04-30T05:56:42Z
DPC PDIP Samosir saat pendaftaran pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati.
Samosir(DN)
Pasca pemecatan Ketua DPRD Samosir, Saut Martua Tamba beserta 3 rekannya oleh DPP PDI-P. Kondisi perpolitikan semakin memanas dan menuai pro-kontra di kalangan masyarakat.

Ketua DPRD Samosir Saut Martua Tamba yang juga Ketua DPRD Kabupaten Samosir, langsung bereaksi. Dia membantah jika disebut tidak loyal. Apalagi menyangkut Pilkada 9 Desember 2020 lalu.

Dengan tegas dia menampik tuduhan tidak bekerja dengan optimal. Terutama untuk memenangkan calon yang direkomendasikan DPP PDI-P pada pemilihan kepala daerah yang baru selesai.

“Kita sangat loyal dengan keputusan partai. Dan sungguh-sungguh untuk memenangkan pasangan yang diusung PDI-P,” sebutnya kepada wartawan, Kamis (29/4/2021) di Pangururan.

Dikatakannya, tuduhan yang menyebutkan bahwa dirinya tidak sungguh-sungguh menjalankan rekomendasi partai adalah tidak benar.

“Ini merupakan penzoliman sekelompok orang tertentu kepadanya. Hingga persoalan pemecatan ini terjadi,” imbuhnya.

Ditambahkan Saut, ia menjadi Ketua DPRD Samosir berkat dari PDI- -P. Karenanya, tentu sebagai kader partai dan konsisten mendukung semua keputusan partai sesuai dengan hasil keputusan rapat pleno.

“Secara pro aktif dan optimal saya sudah melakukan kegiatan. Untuk memenangkan calon yang direkomendasikan oleh DPP PDI-P dalam pemilihan Kepala Daerah 9 Desember 2020 yang lalu,” tandas Ketua DPRD.

Saut juga mengatakan, pemecatan dirinya tidak mengedepankan praduga tak bersalah. Karena belum ada klarifikasi. “Keputusan ini saya nilai terlalu janggal. Sehingga kita akan memperjuangkan hak di Mahkamah Partai,” sebut politisi muda itu.

Sementara Ketua DPC PDI-P Kabupaten Samosir Sorta Siahaan, ketika dihubungi wartawan mengatakan, bahwa Saut Martua Tamba dipecat dari keanggotaan partai dan karena prosesnya belum selesai.

Ia menyebutkan, DPC hanya menerima surat pemecatan saja dan persoalan itu internal partai.(red).
×
Berita Terbaru Update