-->

Notification

×

iklan

logog

Iklan

logog

Barusan, Gempa Magnitudo 6,4 Goyang Pulau Nias

Selasa, 20 April 2021 | 07.03 WIB Last Updated 2021-04-20T05:46:06Z
Peta gempa bumi yang terjadi di Nias.(BMKG).
Nias(DN)
Gempa bumi bermagnitudo 6,4 mengguncang daerah Nias Barat. Gempa tersebut terjadi pada Selasa (20/4/2021) pukul 06:58:20 WIB.

Berdasarkan laman resminya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan lokasi gempa terletak pada koordinat 0.21 Lintang Utara, 96.42 Bujur Timur.

Atau lebih tepatnya di 142 km Barat Daya Nias Barat-Sumut dengan kedalaman 10 kilometer.

Meski tak berpotensi tsunami, namun BMKG meminta agar masyarakat tetap waspada pada gempa bumi susulan yang mungkin terjadi.

Pelaksana tugas Kepala BMKG Medan Eridawati mengungkapkan, dengan memperhatikan lokasi episentrum dan kedalaman hiposentrumnya, gempa bumi kali ini merupakan jenis dangkal akibat aktivitas tektonik pada Lempeng Samudera Hindia (outer rise).

Hasil analisis menunjukkan bahwa gempa bumi ini memiliki mekanisme pergerakan sesar turun (normal fault).

"Guncangan gempa bumi ini dirasakan Nias Barat II-III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan truk berlalu), AekGodang, Padang Sidempuan, Pariaman, Padang Pariaman, Padang, Pakpak Bharat, Aceh Singkil II MMI, Gunung Sitoli I-II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang)," sebut Eridawati.

Namun begitu hingga saat ini, tambah Eridawati, belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Selain itu hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi tidak berpotensi tsunami.

Meski begitu, warga tetap diminta untuk waspada. "Masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Selain itu hindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa," tutur Eridawati.

"Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah," sambungnya.(red). 
×
Berita Terbaru Update