-->

Notification

×

iklan

Iklan

Tanggapi Pemecatan Kader PDIP, Rapidin Simbolon: Itu Hak Prerogatif Ketum

Selasa, 30 Maret 2021 | 09.11 WIB Last Updated 2021-03-30T06:36:26Z
Mandok Mauliate kepada masyarakat pemilih Rap Berjuang pada Pilkada Samosir 2020.
Samosir(DN)
"Jangan ada fitnah kepada kami. Pemecatan itu hak prerogatif ketua umum PDIP, Megawati Soekarnoputri," kata Rapidin Simbolon saat bersama Juang Sinaga menggelar ucapan terima kasih kepada simpatisan Rap Berjuang, Sabtu, 27 Maret 2021 di pelataran Hotel Dainang Pangururan, Kabupaten Samosir.

Hal ini disampaikan menepis isu yang berkembang bahwa pemecatan sejumlah kader PDIP itu, diduga desakan dari DPC Kabupaten Samosir. "Jangan dikatakan itu usulan dari DPC, No! Tidak!," seru Wakil Ketua DPD PDIP Samosir itu.

Calon Bupati Samosir yang diusung PDIP pada Pilkada 2020 lalu tersebut berkata, pemecatan kepada Rismawati Simarmata dan Romauli Panggabean sepenuhnya hak dan kewenangan Ketua Umum DPP PDIP, Megawati Soekarnoputri.

"Itu hak prerogatif ketua umum. Hanya ibu Mega-lah yang tahu siapa lagi yang akan dievaluasi. Entah ikutnya istriku (Sorta Ertaty Siahaan, Ketua DPC PDIP Samosir) ini dipecat," tutur Rapidin Simbolon.
Menurutnya, pasca kekalahan Paslon Rapidin Simbolon-Juang Sinaga (Rap Berjuang) yang diusung partai berlambang banteng itu, DPP PDIP meminta penjelasan kepada DPD Sumut maupun DPC Samosir terkait gambaran perpolitikan di Samosir.

Selanjutnya, DPC PDIP Samosir menjelaskan gambaran perpolitikan yang diminta DPP. Dan disampaikan ke DPD PDIP Propinsi Sumatera Utara serta diteruskan ke DPP.

Dikatakan Rapidin Simbolon, bahwa Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri berpesan bahwa tidak perlu partai ini besar, jika hanya para penghianat di dalam.

"Hanya 3 pun pengisi partai ini, tetapi yang memiliki prinsip, ideologi, pendirian dan jiwa nasionalis, itu yang kita butuhkan," tegasnya.

Dirinya juga memuji dan salut kepada kader PDIP yang tidak mendapatkan apa-apa pada Pilkada Samosir 2020 lalu. Juga tidak memiliki jabatan dan bahwa mungkin berkekurangan materi, tapi memiliki hati yang mulia dan kokoh pendiriannya.

"Mungkin mereka ini ditawari ratusan juta, tapi mereka tetap kokoh dalam pendiriannya. Merdeka.. Merdeka.. Merdeka," pungkas Rapidin Simbolon.

Sebelumnya, pasca kekalahan di Pilkada Samosir, PDIP resmi memecat dua kadernya di Kabupaten Samosir. Yakni Rismawati Simarmata (Ketua DPRD Samosir 2014-2019 dan juga anggota legislatif 2019-2024) serta Romauli Panggabean (anggota DPRD Samosir 2019-2024).(red).
×
Berita Terbaru Update