-->

Notification

×

iklan

logog

Iklan

logog

Rentetan Gempa di Samosir Akibat Aktivitas Sesar Lokal

Rabu, 17 Maret 2021 | 20.20 WIB Last Updated 2021-03-17T16:01:27Z
Peta gempa bumi di wilayah Samosir, Sumatera Utara berkekuatan 3,9 Skala Richter pada 15 Maret 2021*/ /BMKG/
Samosir(DN)
Sejak Minggu, 14 hingga Rabu, 17 Maret 2021, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah I Medan mencatat telah terjadi empat kali gempa bumi dengan kekuatan yang bervariasi di Samosir.

"Gempa bumi tersebut merupakan gempa bumi tektonik dimana disebabkan aktifitas sesar lokal di samosir. Dari tanggal 13 hingga 17 Maret 2021, ini 4 kali," demikian paparan pihak BMKG Wilayah I Medan yang diterima Tribunmedan.id pada Rabu, 17/3.

Dari hasil laporan BMKG yang diutarakan kepada publik melalui paparan tertulis, ada empat waktu kejadian gempa bumi di Samosir sejak tanggal Minggu (14/3/2021) hingga Rabu (17/3/2021).

"Info gempa dengan kekuatan 1.7 SR, pada Minggu (14/3/2021) pada pukul 06:10:19 WIB. Lokasi kejadian berada pada 2.46 LU,98.78 BT atau sejauh 19 kilometer di Tenggara Samosir pada kedalaman 2 kilometer," lanjutnya.

Lebih lanjut, keesokan harinya pada Senin (15/3/2021) dinihari terjadi gempa bumi di Samosir. Kejadian dan parameter gempa bumi: Pada hari Senin (15/3/2021) pukul 00:20:24 WIB, wilayah Samosir dan sekitarnya diguncang gempa bumi tektonik. Hasil analisa BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi ini berkekuatan M=3.9 SR.

Sementara pada Selasa (16/3/2021), gempa bumi terjadi di Samosir pada larut malam. "Info gempa dengan kekuatan 2,9 SR pada tanggal 16 Maret 2021 pukul 23:21:51 WIB. Lokasi gempa berada pada 2.36 LU, 98.98 BT  atau sejauh 4 kilometer Timur Laut Toba Samosir, Sumut dengan kedalaman 139 kilometer," ungkapnya.

Dan yang terjadi pada hari ini, Rabu (17/3/2021), gempa bumi terjadi di Samosir pada kedalaman 4 kilometer dengan kekuatan 2.4 SR pada pukul 11:15:29 WIB. Lokasi kejadian pada 2.51 LU, 98.84 BT atau 19 kilometer Tenggara Samosir dengan kedalaman 4 kilometer.

Terkait gempa berkekuatan 3,9 SR yang terjadi pada Senin dini hari, 15 Maret 2021 di Samosir, Plt Kepala BMKG Wilayah I Medan Eridawati mengatakan bahwa gempa tersebut merupakan gempa bumi tektonik dimana disebabkan aktivitas sesar lokal di Samosir.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sistem sesar aktif, sistem sesar Sumatera pada segmen renun," jelas Eridawati.

Atas kejadian tersebut, pihaknya juga menghimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. "Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG," pungkasnya.

Sebelumnya Samosir juga diguncang beberapa gempa tapi levelnya di bawah 3 magnitudo. Dimana pada bulan Februari lalu, telah terjadi dua kali gempa.

Dimana yang pertama terjadi pada Kamis, 18 Februari 2021 pukul 02:01:17 WIB. Gempa 2.8 SR mengguncang Kabupaten Samosir. Hasil analisis BMKG Wilayah I Medan, pusat gempa bumi berada pada titik koordinat 2.73 LU dan 98.82 BT. Pusat gempa sekitar 18 kilometer Timur Laut Samosir pada kedalaman 3 kilometer.

Kemudian pada Rabu, 24 Februari 2021, pukul 01:56:16 WIB, gempa 2.5 SR mengguncang Kab. Samosir, Sumut. Hasil analisis BMKG Wilayah I Medan, pusat gempa bumi berada pada titik koordinat 2.48 LU dan 98.82 BT (20 KM Tenggara Samosir-Sumut) dengan kedalaman 4 km.(Dihimpun dari Tribunmedan).
×
Berita Terbaru Update