-->

Notification

×

iklan

Iklan

Samosir Terpilih Sebagai Kabupaten Sangat Inovatif Pada Penganugerahan IGA 2020

Jumat, 18 Desember 2020 | 15.33 WIB Last Updated 2020-12-18T09:13:09Z
Bupati Samosir Rapidin Simbolon saat menerima penghargaan IGA 2020 dari Kemendagri.
Samosir(DN)
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menobatkan Kabupaten Samosir sebagai kabupaten sangat inovatif. Hal ini terungkap pada penganugerahan penghargaan Innovative Government Award (IGA) 2020.

Penyerahan trophy dan piagam penghargaan Innovative Government Award (IGA) 2020 yang digelar di Hotel Sulthan Jakarta, Jumat (18/12), ini langsung diterima oleh Bupati Samosir, Rapidin Simbolon, didampingi oleh Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Daerah, Saul Situmorang dan Sekretaris Bappeda, Tommy Naibaho.

Terpilih sebagai kabupaten sangat inovatif, merupakan kado akhir tahun bagi Kabupaten Samosir. Pasalnya, keberhasilan ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Samosir dibawah kepemimpinan Rapidin Simbolon dan Juang Sinaga selama lima tahun terakhir, mendorong dan memotivasi semangat para OPD untuk mengembangkan inovasinya.

Apresiasi ini pula, membuktikan Pemerintah Kabupaten Samosir mampu mendorong efektivitas pelayanan publik melalui berbagai inovasi yang dihadirkan masing-masing Perangkat Daerah, sehingga tercipta nilai tambah yang berujung pada peningkatan kualitas pelayanan.

"Penghargaan ini kian menegaskan bahwa Kabupaten Samosir memiliki tingkat daya saing yang tinggi. Sehingga menjadi salah satu parameter dalam konsep memajukan daerah dan pastinya menjadi salah satu ukuran kesejahteraan,” kata Bupati Samosir Rapidin Simbolon.
Asisten II Saul Situmorang dan Sekretaris Bappeda Tommy Naibaho mendampingi Bupati Samosir Rapidin Simbolon pada penganugerahan IGA 2020.
Bupati juga memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang berkontribusi terhadap capaian ini. Ini merupakan keberhasilan seluruh perangkat daerah dan masyarakat Samosir.

Dengan sinergitas dan kerja keras bersama, ucap Rapidin, ke depan Kabupaten Samosir bisa meningkatkan dan menciptakan banyak inovasi-inovasi yang bermanfaat bagi tata kelola pemerintahan dan peningkatan pelayanan publik dalam rangka percepatan dan akselerasi pembangunan di daerah.

“Mudah mudahan ke depannya Kabupaten Samosir akan semakin banyak mendapatkan apresiasi atau penghargaan dari lembaga-lembaga pemerintah maupun non pemerintah," pungkas Rapidin Simbolon.

Pada kesempatan ini, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (BPP) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Agus Fatoni mengapresiasi kerja keras 195 pemda yang mendapatkan predikat sangat inovatif.
Piala penghargaan yang diberikan Kemendagri ke Kabupaten Samosir.
Dia pun mengapresiasi adanya peningkatan layanan publik dan tata kelola pemerintahan. Pasalnya, tercatat ada 14.897 inovasi yang mengikuti Innovative Government Award (IGA) 2020. Jumlah itu meningkat dibandingkan pada 2019 yang hanya berjumlah 8.014 inovasi.

"Artinya ada peningkatan antusiasme pemda dengan persentase 85 persen," ungkapnya dalam keterangan resmi, Jumat (18/12/2020).

Agus menjelaskan pemberian penghargaan kepada pemerintah daerah dengan predikat sangat inovatif dan terinovatif, berdasarkan pengukuran indeks inovasi daerah tahun 2020 merupakan apresiasi pemerintah terhadap semangat daya upaya serta keberhasilan pemda dalam melaksanakan penyelenggaraan pemerintahan daerah dengan cara-cara inovatif.

Kegiatan pelaksanaan pengukuran indeks inovasi daerah mengikutisertakan 15 dewan juri dari Kementerian/Lembaga terkait, media dan berbagai instansi ataupun lembaga yang memiliki kredibilitas baik lainnya.
Piagam penghargaan Kabupaten Samosir.
Agus juga mengatakan Kemendagri melalui BPP telah melakukan tahapan penjaringan berupa penginputan data yang dilakukan oleh pemerintah daerah terhadap penerapan inovasi daerah yang dilaksanakan oleh daerah secara online sejak tanggal 14 mei 2020 melalui aplikasi indeks inovasi daerah Kemendagri.

Aplikasi tersebut adalah aplikasi yang dibuat khusus dalam rangka penilaian indeks inovasi daerah dan dapat dilihat secara transparan oleh semua pihak.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian yang diwakili Sekretaris Jenderal Kemendagri, Muhammad Hudori berpesan agar inovasi harus ada di setiap nafas pelaksanaan urusan pemerintahan.

Untuk itu, inovasi seyogyanya sudah harus menjadi visi pemerintah daerah, terutama sebagai katalisator dalam mempermudah investasi dari pusat ke daerah. Inovasi diharapkan menjadi katalisator untuk mempermudah pertumbuhan investasi dengan menghilangkan segala hambatan dalam birokrasi terkait dengan investasi mulai dari Pusat hingga ke Daerah.

"Dengan filosofi inovasi yang harus bisa memangkas biaya (cut off cost of the money), memangkas jalur birokrasi yang panjang (cut off bureaucratic path) dan memangkas waktu yang panjang (cut off the time) yang dalam implementasinya dijalankan dengan motto lebih cepat (faster), lebih mudah (easier), lebih murah (cheaper), lebih pintar (smarter) dan lebih baik (better),” ungkapnya.(SBS).
×
Berita Terbaru Update