-->

Notification

×

iklan

Iklan

Menteri Agama Ucapkan Selamat Natal Kepada Umat Kristiani

Jumat, 25 Desember 2020 | 12.43 WIB Last Updated 2020-12-25T09:46:36Z
Menteri Agama yang baru dilantik di Kabinet Indonesia Maju, sampaikan selamat Natal.(koleksi Yaqut).
Jakarta(DN)
Sehari pasca dilantik Presiden Joko Widodo sebagai menteri agama yang baru, Yaqut Cholil Qoumas dalam akun Twitternya @YaqutCQumas membagikan video berdurasi satu menit dan 43 detik.

Dalam video tersebut, Menteri Agama mengucapkan selamat jelang Natal 2020 kepada seluruh umat kristiani yang merayakan. Menteri Agama mengucapkan dengan begitu detail, hangat, sekaligus personal.

Sang Menteri menyampaikan tema Natal nasional tahun ini. "Saudara sebangsa dan se-Tanah Air, khususnya umat Kristiani yang berbahagia, Natal tahun ini mengusung tema, 'Mereka akan menamakanNya Imanuel',” kata Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Kamis, 24 Desember 2020.

Yaqut Cholil Qoumas menjelaskan, tema Natal ini mengingatkan umat Kristiani, bahwa penyertaan Tuhan selalu ada menaungi kita. Ada harapan dan pertolongan dari Sang Khalik sekalipun berada di masa-masa sulit akibat pandemi Covid-19.

“Sebagaimana Yesus Kristus yang lahir sebagai pengajar kebaikan, kesederhanaan dan sosok yang memberi perhatian kepada kaum lemah, serta cinta kasih kepada sesama,” ia menyambung.

Yaqut Cholil Qoumas lalu mengimbau agar perayaan Natal tahun ini dilaksanakan secara sederhana, serta menekankan pada persekutuan dan berbagi kasih buat keluarga.

“Kami mengimbau seluruh umat Kristiani khususnya dan segenap umat beragama berpartisipasi aktif menciptakan suasana damai dan harmoni seraya terus mendukung pemerintah dalam upaya percepatan pembangunan,” urainya.

"Kiranya damai, sukacita, dan kebahagiaan Natal senantiasa menyertai kita sekalian. Dan membangkitkan semangat untuk mewujudkan kehidupan yang penuh damai dan bersahabat,” Yaqut Cholil Qoumas mengakhiri.

Hingga artikel ini disusun, video ini disaksikan hampir 800 ribu kali, dicuit ulang 11 ribu kali, dan disukai lebih dari 26 ribu warganet.(Red).
×
Berita Terbaru Update