-->

Notification

×

iklan

Iklan

Ketua KMM Motivasi Manajer Cabang di Samosir Dan Tinjau Progres Lahan Pertanian

Selasa, 08 Desember 2020 | 13.32 WIB Last Updated 2020-12-12T06:37:44Z
Ketua KMM Drs Tumbur Naibaho MM FSAI saat memotivasi Manajer Cabang Samosir 2 di Saitnihuta.
Samosir(DN)
Setelah sukses mengembangkan KSP Makmur Mandiri atau familiar disingkat KMM, menjadi salah satu koperasi terkemuka di Indonesia, kini Drs Tumbur Naibaho MM FSAI tengah gencar mengembangkan sayap usaha ke sektor lain.

Selain bergerak di bidang jasa keuangan (koperasi), hingga merambah ke sektor Migas dengan membeli SPBU Pangururan dan Klaten serta dalam waktu dekat menjadi agen LPG, kini perusahaan yang berkantor pusat di Bekasi Jawa Barat itu mulai memaksimalkan potensi bisnis pada sektor pertanian.

Hal itu disampaikan Ketua KSP Makmur Mandiri, Drs Tumbur Naibaho MM FSAI saat dirinya didampingi Manajer KMM Cabang Dolok Sanggul, Alipen Malau memonitor progres pengelolaan di lahan yang berlokasi di Kabupaten Humbang Hasundutan, Senin, 7 Desember 2020.

"Di lahan pertanian milik KMM seluas 3,5 hektar di Humbahas dan 4,5 hektar di Parbaba Dolok Kabupaten Samosir, kita akan mulai menanam bibit pohon alpukat dan jeruk," ungkap Putra 12 Bersaudara itu.
Ketua KMM Drs Tumbur Naibaho MM FSAI berdiskusi dengan para pekerja di lahan pertanian KMM di Humbang Hasundutan.
Tumbur Naibaho beralasan bahwa peluang usaha disektor pertanian cukup menjanjikan dan tidak ada matinya. Sehingga dirinya membuat terobosan dengan memulai perkebunan Alpukat dan Jeruk, yang nantinya diharapkan berkontribusi ke KMM.

"Selain tetap fokus meningkatkan kinerja KMM, saat ini kita juga mulai mengembangkan usaha dengan mencari peluang-peluang baru. Salah satunya sektor pertanian ini," pungkasnya.

Seusai memonitoring lahan pertanian, Ketua KSP Makmur Mandiri juga memotivasi para Manajer Cabang KMM di Samosir. Seperti di Cabang KMM Samosir 2 di Saitnihuta, Tumbur Naibaho motivasi para pengurus cabang agar menggenjot penyaluran MURI.

Sehingga usaha anggota kembali bergairah setelah kena imbas Covid 19. "Kita harapkan setiap anggota yang memiliki usaha produktif, bisa ajukan pinjaman modal kerja ke KMM," tutur Putra Kelahiran Tanjung Bunga ini.
Ketua KMM bercengkrama dengan anak-anak saat meninjau lahan pertanian di Humbang Hasundutan.
Menurutnya, MURI ini merupakan wujud nyata kepedulian KMM dalam membantu meringankan beban anggota dan masyarakat (calon anggota) menghadapi situasi ekonomi sulit akibat pandemi Covid-19.

Dimana pinjaman ini dirancang khusus untuk para anggota KSP Makmur Mandiri yang memiliki usaha kecil atau menengah (UKM) yang membutuhkan tambahan modal usaha di seluruh cabang KMM yang tersebar di 21 Provinsi.

Adapun persyaratan utama produk Muri ini yakni sudah menjadi anggota KSP Makmur Mandiri (memiliki simpanan pokok Rp 1 juta), memiliki usaha dan, bersedia menabung rutin tiap minggu di KMM dan mengisi form permohonan pinjaman.

Besaran pinjaman yang bisa diajukan anggota yakni mulai Rp 2 juta hingga 20 juta. Dengan jangka waktu pengembalian 6 sampai 24 bulan. Dan khusus anggota yang pinjaman sebelumnya sudah lunas dan angsuran lancar, boleh diberikan pinjaman yang lebih besar hingga Rp 50 juta.

Pada kesempatan itu, Tumbur Naibaho juga berpesan agar para pengurus cabang tetap memegang teguh motto KSP Makmur Mandiri. "Bersikap jujur, ramah, mudah senyum dan bersahabat akan memudahkan kita setiap kali prospek kepada masyarakat sehingga sukses dalam memajukan KMM di cabang masing-masing," pungkasnya.(SBS).
×
Berita Terbaru Update