-->

Notification

×

iklan

Iklan

Kader Awam Terbaik Samosir Wujudkan Bonum Commune

Senin, 30 November 2020 | 13.13 WIB Last Updated 2020-12-01T15:44:08Z
Seminar kerasulan awam Kabupaten Samosir yang dihadiri Rapidin Simbolon.
Samosir(DN)
Dinamika Pilkada 2020 semakin terasa menjelang hari pencoblosan pada tanggal 9 Desember 2020. Tidak ketinggalan dinamika pilkada di Kabupaten Samosir juga semakin berkembang.

Dalam Seminar Kerasulan Awam Kabupaten Samosir yang diprakarsai oleh Forum Kerasulan Awam Kabupaten Samosir (FKKS) yang dilaksanakan pada Sabtu, 21 November 2020 lalu di Hotel Grand Dainang dengan Protokoler Kesehatan Covid 19, dikupas tuntas alasan umat Katolik terlibat dalam politik.

Menurut Pastor Yos Ivo Sinaga OFMCap selaku Ketua Kerawam KAM, yang menjadi dasar keterlibatan bagi umat Katolik dalam politik adalah panggilan, semangat dari Konsili Vatikan II.

"Gereja harus mendukung apabila ada umat duduk di jajaran legislatif, yudikatif dan secara khusus di dalam eksekutif termasuk menjadi kepala daerah. Gereja bahkan harus mempersiapkan sumber daya manusia dalam bidang sosial politik, mempersiapkan untuk menjadi garam dan terang dunia," jelas Pastor Ivo dalam paparannya. 

Lebih lanjut, Pastor Ivo menjelaskan, keterlibatan umat Katolik bukan hanya mengikuti tahapan pemilu, gereja harus menyumbangkan sumber daya manusia yang berintegritas, beriman dan bermoral. Gereja mengambil bagian dalam menentukan  kebijakan-kebijakan melalui kader-kader awam Katolik yang duduk di dalam jajaran eksekutif dan legislatif. 

"Sejalan dengan itu, Drs. Rapidin Samosir MM sebagai kader awam umat Katolik terbaik Samosir dalam kancah Pilkada Samosir sangat layak untuk didukung oleh seluruh masyarakat," tambah Sekretaris Pembina Forum Kerawam Samosir, Mangatas A. Gultom.

Dijelaskan bahwa alasan harus RapberJuang yang dipilih karena sudah teruji, terbukti dan harus dilanjutkan. "Mengapa, karena tujuan utamanya mereka adalah bonum commune (kebaikan hidup bersama)," jelas Gultom.

Drs. Rapidin Simbolon, Bupati petahana yang sedang cuti kampanye, memaparkan bahwa dalam menjalankan pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Samosir tahun 2016-2021, ajaran Gereja Katolik yang universal menjadi dasar dalam memulai perjalanan pemerintahan Rapidin-Juang.

Sejak dilantik dirinya telah mencetuskan nilai-nilai yang wajib menjadi pedoman setiap aparatur yang diimplementasikan dalam 5 perintah harian Bupati Samosir yakni melayani dengan kasih dan takut akan Tuhan. Jujur, cerdas tulus ikhlas dan bijaksana.

"Yang ke-3, berani dalam kebenaran, tegas dalam tindakan. Keempat, kerja keras dan rela berkorban. Dan kelima, hidup sederhana, merakyat, berwibawa dan bersahaja,” jelas Rapidin Simbolon, yang saat ini maju kembali bersama wakilnya, Juang Sinaga.

Lebih lanjut Rapidin Simbolon menjelaskan bahwa pasangan RapberJuang memiliki visi misi yang jelas dan terukur, pada 2016-2021 yakni Visi: Terwujudnya masyarakat Samosir Yang sejahtera, mandiri, dan berdaya saing  berbasis pada pariwisata dan pertanian.

Misi: meningkatkan tata kelola pemerintahan yang berwibawa berorientasi pada pelayanan publik, meningkatkan sumberdaya manusia yang berkualitas, mengembangkan perekonomian berbasis pariwisata dan pertanian secara berkelanjutan, meningkatkan akses dan kualitas infrastruktur dasar berwawasan lingkungan.

"Salah satu indikator kinerja periode 2016-2021 adalah target Indeks Pambangunan Manusia (IPM) tahun 2019 yang melebihi target RPJMD, target 70,17 dan capaian 70,55," tuturnya. 

Untuk periode 2021-2025, RapberJuang Jilid 2 membawa visi: Samosir yang mandiri dan sejahtera berbasis pada daya saing pertanian, perekonomian rakyat dan kepariwisataan bertaraf internasional.

Dan misi RapberJuang Jilid 2 adalah meningkatkan sektor kepariwisataan yang berbasis geopark, nilai-nilai budaya lokal dan potensi alam, mengembangkan perekonomian berbasis perekonomian rakyat melalui inovasi daerah, daya saing ekonomi lokal, serta ekonomi kreatif.

"Juga meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas, meningkatkan tata kelola pemerintahan yang berwibawa berbasis teknologi informasi, berorientasi pada pelayanan publik, meningkatkan akses dan kualitas infrastruktur dasar berwawasan lingkungan yang berkeadilan," ungkap Rapidin Simbolon.

Pada akhir paparannya, Pastor Yos Ivo Sinaga OFMCap, selaku Ketua Komisi Kerasulan Awam Keuskupan Agung Medan mengharapkan agar para pemilih di Kabupaten Samosir menjadi pemilih yang cerdas dan bertanggung jawab.

"Yakni memilih dengan hati nurani dan memilih orang mengutamakan dan menjunjung tinggi demi terwujudnya bonum commune," pungkasnya.(Rel).
×
Berita Terbaru Update