-->

Notification

×

iklan

Iklan

Kader Awam Terbaik Samosir Untuk Pelayan Bonum Commune

Selasa, 01 Desember 2020 | 12.33 WIB Last Updated 2020-12-01T15:41:28Z


Seminar Kerasulan Awam di Grand Dainang.
Samosir(DN)
"Dalam Hukum Gereja Katolik kanon 225 digariskan apa yang menjadi hak dan kewajiban umat Katolik, khususnya awam. Selanjutnya dalam Hukum Gereja Katolik Kanon 227 merupakan rambu-rambu (hak dan kewajiban) bagi keterlibatan kerasulan awam, yakni kewajiban semangat injili, semangat kerja sama dan patuh nasehat hirarki untuk bonum commune, termasuk hak berserikat.

Hal ini disampaikan Pastor Chripinus Silalahi OFMCap saat menjadi salah satu narasumber Seminar Kerasulan Awam, Sabtu, 21 November 2020 di Hotel Grand Dainang.

Ketua Yayasan Santo Yosef sekaligus ahli Hukum Gereja Katolik atau biasa disebut Kitab Hukum Kanonik, ini mengambil inspirasi dari pernyataan Marthin Luther King tentang penyapu jalan dalam menutup paparannya.

Umat Katolik misalnya yang terjun langsung di dalam politik praktis dan memiliki kekuasaan (terpilih menjadi kepala daerah) harus menggunakan kekuasaanya untuk kepentingan umum (bonum commune), bukan demi kepentingan pribadi dan partai pengusungnya.

"Landasannya ialah tanggungjawab moral. Gereja Katolik membimbing umat supaya menunjukkan tanggungjawab moral tersebut dalam kehidupan sehari-hari dan dalam kehidupan bermasyarakat/berpolitik di mana kita terlibat langsung," jelas Pastor Chripinus.

Partisipasi seluruh umat dalam memperjuangkan bonum commune, keadilan dan kesejahteraan bersama itu merupakan perwujudan iman. Artinya keterlibatan itu didorong oleh panggilan kita sebagai orang beriman.

"Kita dipanggil dan diutus untuk menggarami dunia sebagai orang beriman yang telah dimasukkan ke dalam Tubuh Mistik Kristus melalui Sakramen Baptis dan dikuatkan dengan kuasa Roh Kudus dalam Sakramen Krisma. Partisipasi kaum beriman awam secara langsung dalam dunia politik itu merupakan panggilan mulia dan luhur,” papar Pastor Chripinus

Kader Terbaik Gereja Kabupaten Samosir Pelayan Bonum Commne

Steven Sinaga, ketua pelaksana Seminar Kerasulan Awam menambahkan bahwa apa yang disampaikan oleh Pastor Chrispinus itu sejalan dengan semangat Pak Rapidin Simbolon, sebagai kader terbaik Gereja untuk pelayan Bonum Commune pada periode pertama. Dimana semua tenaga dan perhatian dicurahkan seluruhnya agar visi misi bisa diwujudkan dan membuahkan hasil terbaik bagi pertumbuhan Kabupaten Samosir.

"Kami sudah melihat dan merasakan prestasi yang ditorehkan oleh RapberJuang. Maka sangat logis bila sebagian besar masyarakat Samosir sangat setuju melanjutkan RapberJuang jilid 2 tahun 2021-2025. Inspirasi dari pernyataan Marthin Luther King itu, menurut hemat saya telah dicoba dihidupi di periode pertama dengan segala kemampuan dan keterbatasan yang ada, maka Gereja sangat mendukung mereka,” jelas Steven Sinaga.

Dalam kesempatan ini Drs. Rapidin Simbolon petahana yang sedang cuti kampanye, sebagai Tokoh Kader Awam Katolik terbaik Kabupaten Samosir menyampaikan bahwa salah satu aspek penting untuk mewujudkan Bonum Commune adalah peningkatan konektivitas melalui pembangunan infrastruktur.

Preservasi dan pelebaran jalan lingkar Samosir, preservasi dan pelebaran jalan Pangururan, Nainggolan, Onan Runggu, penataan trotoar jalan akses pelabuhan di Tomok, akses pejalan kaki di Tuktuk,  pengembangan pelabuhan Simanindo dan Ambarita, pembangungan SPAM IKK Simanindo dan banyak lagi.

"Kami melakukannya bersinergi dengan berbagai pihak, dan kuncinya utamanya adalah merah di atas harus merah dibawah, maka pilih merah di bawah karena sudah merah di atas, Samosir akan terus maju," ujar Rapidin Simbolon.

"Kalau merah di atas, dibawah abu-abu gak jelas, udah ngertilah kita apa yang terjadi. Memilih Bupati jangan coba-coba, mundur nanti Samosir, pilih yang sudah teruji, terbukti,  kita lanjutkan pembangunan Samosir,” terangnya.(Rel).
×
Berita Terbaru Update