-->

Notification

×

iklan

logog

Iklan

logog

DID Samosir Tinggi, Masyarakat Sianjur Mulamula Apresiasi Rapidin Simbolon-Juang Sinaga

Kamis, 15 Oktober 2020 | 19.45 WIB Last Updated 2020-10-16T12:47:59Z
Masyarakat Kecamatan Sianjur Mulamula apresiasi kinerja Rapidin-Juang.
Samosir(DN)
Dibawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Rapidin Simbolon-Juang Sinaga (Rapberjuang) yang tengah menjalani cuti kampanye, Pemkab Samosir berhasil mendapatkan dana insentif daerah (DID) Rp. 55.859.573.000 miliar dari Kementerian Keuangan untuk Tahun 2021.

DiD ini naik signifikan dari tahun sebelumnya yang hanya Rp 34 miliar lebih. Dan DiD Kabupaten Samosir ini tertinggi dari 33 kabupaten kota di Sumatera Utara. Tambahan dana ini akan digunakan oleh Pemkab Samosir untuk pembangunan infrastruktur yang menunjang pelayanan publik.

"Ini perolehan luar biasa bagi Kabupaten  Samosir yang masih berusia 15 tahun. Tentu  masyarakat berterima kasih atas keberhasilan Pemkab Samosir dibawah kepemimpinan Rapidin-Juang yang menorehkan banyak prestasi," ujar Joshua Limbong warga Desa Sarimarihit, Kecamatan Sianjur Mulamula, Kamis (15/10/20).

Menurutnya, Pemkab Samosir tentu akan  menggunakan sepenuhnya dana ini untuk mendukung pembangunan daerah. "Penambahan anggaran ini nantinya akan menunjang pembiayaan dan penganggaran pembangunan infrastruktur di Samosir," ujarnya. 

Untuk diketahui Pemkab Samosir yang dinakhodai oleh Rapidin Simbolon-Juang Sinaga (Rapberjuang) yang kembali maju sebagai Cabup/Cawabup pada Pilkada Samosir 9 Desember 2020 mendapat Dana insentif daerah (DID) Rp. 55.859.573.000.

DID yang diperoleh Kabupaten Samosir ini merupakan tertinggi di Sumut. Sedangkan dana seperti biasanya diberikan oleh Pemerintah Pusat ke daerah karena berkinerja baik.

Selain itu Pemkab Samosir memperoleh Penghargaan/Apresiasi yang sudah diterima. Yakni (1). Memperoleh SAKIP (Sistem Akuntablitas Kinerja Instansi Pemerintah) dengan nilai BB. (2). Memperoleh penilaian  wajar tanpa pengecualiaan (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah atas pemeriksaan BPK RI tiga kali berturut-turut tahun 2017, 2018, dan 2019.

3. Terbaik se-Sumut dan masuk 10 besar tingkat Nasional Pembangunan Daerah. (4). Memperoleh nilai tertinggi se-Sumut dua kali berturut-turut tahun 2018 dan 2019, dalam  hal pencapaian MCP (Monitoring Centre Preventetion) tentang pencegahan Korupsi dari KPK RI, dengan nilai 87% dan 93%.

5. Memperoleh Best award dari LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) dalam kerjasama penerapan Ilmu dan Teknologi dlm Pengembangan Balai Benih Ikan. (6). Dari Data Statistik Kab. Samosir, Pemkab. Samosir mampu menurunkan angka Kemiskinan tiga tahun berturut-turut, dari tahun 2017 dengan angka kemiskinan 14,72% menurun signifigant ke 12,52% pada tahun 2019.

(7). Pertumbuhan ekonomi meningkat dari 5,27% pada tahun 2016 menjadi 5,70% pada tahun 2019 lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi Sumut dan Nasional. (8). Indeks pembangunan manusia (IPM) meningkat dari 68,82% pada tahun 2016 menjadi 70,55% pada tahun 2019. (9). Ketimpangan /GINI RATIO menurun 0,29 tahun 2017 menjadi 0,28 pada tahun 2018.(SBS).
×
Berita Terbaru Update