-->

Notification

×

iklan

logog

Iklan

logog

Sekda Pemprovsu Monitoring Penerapan Protokol Kesehatan Di Samosir

Minggu, 30 Agustus 2020 | 12.39 WIB Last Updated 2020-08-31T16:37:32Z
Sekda Pemprovsu saat berbincang dengan Wabup Samosir.
Samosir(DN)
Wakil Bupati Samosir Juang Sinaga bersama Kadis Pariwisata, Dumosch Pandiangan dampingi Sekda Provinsi Sumatera Utara (Sumut) R Sabrina yang berkunjung ke beberapa destinasi wisata di Samosir, Danau Toba.

Kunjungan ini untuk mengevaluasi sejauh mana penerapan protokol kesehatan terkait mulai dibukanya beberapa tempat wisata di Kabupaten Samosir.

Dalam diskusi singkat dengan Sekda Pemprovsu, Juang Sinaga membeberkan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir tengah mewacanakan membangun dua desa wisata baru di Samosir, yakni wisata area dan agro wisata.

Juang Sinaga juga meminta Pemprov Sumut untuk membantu Pemkab Samosir dalam hal memberikan pelatihan dan sosialisasi pada masyarakat terkait kerajinan masyarakat yang dapat menumbuhkan UMKM di Samosir.

Pada kunjungan ini, Sabrina datang bersama Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Nurlela, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Ria Telambanua.

Dan Kepala Biro Perekonomian Ernita Bangun juga mempersiapkan sarana dan prasarana kegiatan Rakornas Kementerian PPPA yang dijadwalkan September 2020 di Samosir.

“Kita mengetahui bahwa Geopark Kaldera Toba ini sudah dimasukkan menjadi anggota UNESCO Global Geopark. Karena itu ada beberapa hal yang perlu pembenahan dan hal-hal yang perlu dipertimbangkan. Selain itu, kunjungan kita untuk meninjau prasarana Rakornas Kementerian PPPA di sini," ucap Sabrina, Sabtu, 29 Agustus 2020.
Sekda Pemprovsu saat monitoring di Batu Hoda Beach.
Kunjungan selama dua hari tersebut, Sabrina dan rombongan juga melihat sejumlah destinasi wisata yang ada di Samosir, diantaranya Gedung Pusat Informasi Geopark Kaldera Toba di Sigulati Sianjur Mulamula Samosir.

Juga Wisata Batu Hoda Beach Simanindo Samosir, Pantai Pasir Putih Parbaba Pangururan Samosir, Pelabuhan Tigaras Simalungun, Taman Wisata Religi Goa Maria Palipi dan melihat hasil panen petani bawang merah.

Dijelaskan Sabrina, kunjungan ini juga dalam rangka memberikan penyuluhan dan sosialisasi kepada masyarakat, terutama kepada para pengelola tempat-tempat wisata untuk tetap menerapkan protokol kesehatan di area wisata.

“Misalnya, mereka harus menyiapkan tempat menyuci tangan dan bahkan memintakan sebelum masuk itu menyuci tangan, juga ada pengukur suhu. Begitu juga tadi kita lihat di pelabuhannya, begitu kita berlabuh petugas itu langsung mengecek suhu kita sebelum masuk dan memberikan hand sanitizer kepada kita. Jadi nampaknya sudah mulai diterapkan,” katanya.

Begitu pun, Sabrina mengatakan, ada beberapa tempat dan masyarakat yang belum menerapkan protokol kesehatan. Meski diketahui Samosir merupakan zona hijau, namun masyarakat dan pengelola wisata diminta untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Adaptasi terhadap Kebiasaan Baru itu perlu dilakukan oleh masyarakat kita. Jadi jangan nanti dengan datangnya turis, mereka tidak melakukan protokol kesehatan itu. Nanti akan menyebabkan penyebaran pula di daerah ini dan itu yang kita harapkan selanjutnya untuk dijaga,” katanya.(SBS).
×
Berita Terbaru Update