-->

Notification

×

iklan

logog

Iklan

logog

Keteladanan Rapidin-Juang Merawat Kebersamaan Dalam Memimpin Kabupaten Samosir

Rabu, 12 Agustus 2020 | 11.48 WIB Last Updated 2020-08-12T09:01:41Z
Bupati dan Wakil Bupati Samosir, Rapidin Simbolon-Juang Sinaga yang senantiasa menjaga kebersamaan dalam memimpin.
Samosir(DN)
Secara umum, hubungan bupati dan wakil bupati jarang yang langgeng hingga akhir masa jabatan. Bahkan kemesraan yang dibangun selama perjuangan untuk mendapatkan simpati masyarakat tak bisa bertahan lama sesudah terpilih.

Ketidakcocokan antara kepala daerah dan wakilnya bukanlah hal yang baru. Sejarah telah mencatat di Indonesia selalu terjadi persaingan untuk memperebutkan pengaruh, simpati dan kekuasaan antara kepala daerah dengan wakilnya.

Permasalahan ini hampir ada di setiap kabupaten/propinsi di Indonesia. Bahkan lebih dari 50 persen pasangan kepala daerah tidak akur sampai habis masa jabatannya. Sering pula terjadi di kontestasi pemilihan berikutnya, kepala daerah berlawanan dengan wakilnya.

Hal ini juga pernah diungkapkan Presiden RI, Joko Widodo dalam rapat kerja pemerintah dengan seluruh gubernur dan bupati/walikota seluruh Indonesia, di Istana Negara, Jakarta, Jumat 8 April 2016.

Presiden Joko Widodo menyinggung banyak kepala daerah yang tidak bisa bekerja bersama-sama selama satu periode menjabat. Banyak pasangan kepala daerah yang pecah kongsi di tengah-tengah menjabat. Sehingga, program pemerintah daerah tidak terlaksana dengan baik akibat pimpinannya tidak akur.

"Yang banyak di awal-awal mesra, biasa. Awal-awal mesra, bergandeng-gandengan, nanti sudah di pertengahan baru berantem," sindir Jokowi.

Presiden Jokowi tidak ingin peristiwa tidak akurnya antara gubernur atau bupati dan walikota dengan wakilnya, berimbas pada kesolidan dalam pembangunan. Menurutnya, pemimpin dan wakilnya harus akur dan menjadi dwitunggal.

Namun Rapidin Simbolon dan Juang Sinaga adalah pengecualian. Pasalnya, sejak dilantik tahun 2016 lalu, hingga kini Bupati dan Wakil Bupati Samosir ini tetap akur. Bahkan keduanya kembali berpasangan pada Pilkada 2020 guna bersama-sama menuntaskan pekerjaan mereka di periode pertama.
Kekompakan Rapidin-Juang.
"Kami berdua ketika mencalonkan diri tahun 2015 lalu, sudah berkomitmen membangun Samosir agar lebih baik. Sebagai modal kuat membangun, kami senantiasa menjaga kebersamaan dan keharmonisan. Jika itu bisa tetap terjaga, apapun bisa diwujudkan dengan kebersamaan," kata Rapidin Simbolon, Rapidin Simbolon, Rabu, 12 Agustus 2020 di ruang kerjanya.

Bupati Samosir menyakini bahwa apa yang ia lakukan bersama wakilnya selama lima tahun kepemimpinan mereka berdua tak lain hanya untuk warga dan Kabupaten Samosir agar maju, sejahtera dan jauh lebih baik.

Demi melanjutkan pembangunan yang sudah mereka rancangan bersama juga menjadi alasan kuat sehingga mereka tetap berpasangan pada kontestasi pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Samosir Tahun 2020.

Menurut Rapidin Simbolon, kalau dirinya hanya sekedar mengejar kekuasaan atau memenangi pilkada, itu gampang. Tinggal koalisi dengan partai lain, cari figur punya elektabilitas, dipasangkan lalu diusung.

"Tapi, sekali lagi cara memasang-masangkan tanpa satu platform dan visi akhirnya baru separuh jalan sudah berkelahi. Ujung-ujungnya masyarakat Samosir yang rugi, saya tidak mau seperti itu,” tegas Suami Sorta Ertaty Siahaan tersebut.

Senada, Wakil Bupati Samosir, Juang Sinaga menambahkan bahwa tidak ada sekat-sekat antara dirinya dengan Rapidin Simbolon. Dia mengaku telah mengenal jauh sosok Rapidin dan tidak akan mengkhianati dirinya.

“Jika Tuhan berkenan dan kembali dipercayakan rakyat memimpin Samosir, maka kepemimpinan kami bisa berjalan harmonis hingga akhir periode. Tugas dan tanggung jawab ini akan kami laksanakan dengan sebaik-baiknya. Untuk itu kami minta dukungan dari semua pihak. Semua itu bisa dilaksanakan dengan kebersamaan,” ungkap Juang Sinaga.
Pasangan Rap Berjuang kembali di usung PDIP.
Berkat keintiman pasangan yang kembali diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini, wajah Kabupaten Samosir dalam lima tahun ini berhasil disulap menjadi Kabupaten yang berkembang dengan baik, berprestasi dan heterogen, dengan penuh toleransi.

Anggota DPRD Samosir, Renaldi Naibaho selaku Ketua Fraksi PDIP mengatakan kepala daerah dan wakilnya pada hakekatnya satu paket kesatuan yang tak terpisahkan. Dimana, katanya, tidak boleh bupati jalan sendiri, wakilnya juga jangan sendiri, karena akibatnya bisa membahayakan.

Menurut Renaldi, Kabupaten Samosir patut bersyukur memiliki pemimpin seperti Rapidin-Juang. Karena keduanya selama memimpin menunjukkan keteladanan kepemimpinan dengan senantiasa menjaga kebersamaan dan keharmonisan.

“Sejatinya kekuasaan perlu pengelolaan baik tidak berkelahi seperti yang dilakukan banyak pasangan kepala daerah. Rapidin-Juang sebagai pasangan Bupati dan Wakil Bupati Samosir sudah membuktikan dan patut dijadikan contoh, karena kepemimpinan adalah teladan,” tukas Renaldi Naibaho.(SBS).
×
Berita Terbaru Update