-->

Notification

×

iklan

Iklan

FB-IMG-1761548249303

Perkuat Sinergi Kemitraan, KMM Wilayah Sumbagut 3 Laporkan Hasil RAT Tahun Buku 2025 ke Dinas Koperasi Dairi

Senin, 16 Maret 2026 | 14.05 WIB Last Updated 2026-03-16T09:08:41Z
Para manajer KMM yang berada di Kabupaten Dairi melaporkan hasil RAT KMM Tahun Buku 2025 ke dinas terkait.

Dairi(DN)

Salah satu indikator bahwa sebuah koperasi sehat apabila setiap tahunnya menggelar rapat anggota tahunan (RAT). Koperasi yang rutin dan tepat waktu menggelar RAT juga menandakan koperasi tersebut dikelola dengan profesional, transparan dan akuntabel. Karena melalui RAT itu, pengurus dan pengawas dari koperasi tersebut melaporkan kondisi, pencapaian dan keuangan kepada seluruh anggota koperasi.


Tak hanya itu, sesuai aturan, hasil RAT koperasi juga harus dilaporkan ke kementerian ataupun dinas koperasi tempat koperasi tersebut berdiri. Pelaporan ini bertujuan untuk pertanggungjawaban pengurus dan pengawas serta pembinaan kelembagaan.


Hal ini jua yang senantiasa dilakukan Koperasi Simpan Pinjam Makmur Mandiri (KMM). Pasca menggelar RAT Tahun Buku 2025 pada awal bulan Maret 2026, secara serentak para pengurus cabang KMM yang tersebar di 203 cabang di 25 propinsi se-Indonesia melaporkan hasil RAT ke dinas koperasi tempat tinggal masing-masing.


Kali ini 3 manajer cabang Koperasi Simpan Pinjam Makmur Mandiri yang berada di Kabupaten Dairi melaporkan hasil Rapat Anggota Tahunan KMM Tahun Buku 2025 ke Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Dairi.


Pelaporan hasil RAT KMM Tahun Buku 2025 ini diserahkan oleh Manajer KMM Cabang Dairi 1 Sidikalang, Erudinton Nadeak, Manajer Dairi 2 Sumbul, Henri P Naibaho dan Manajer Dairi 3 Sitinjo, Hiras L. Toruan dan diterima oleh Kabid Koperasi dan UKM Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Dairi, Senin, 16 Maret 2026.

Mari bergabung menjadi anggota Koperasi Simpan Pinjam Makmur Mandiri.

Staf Wilayah Sumbagut 3, Rica Purba menuturkan, pelaporan hasil RAT KMM Tahun Buku 2025 ini merupakan agenda rutin yang dilakukan KMM di masing-masing wilayah. Menurutnya, pelaporan ini sebagai wujud KMM taat aturan. "Kami berharap para manajer KMM di Wilayah Sumbagut 3 bisa terus meningkatkan sinergi dengan dinas terkait di masing-masing cabang dalam meningkatkan kinerja khususnya dalam pelayanan kepada anggota," tuturnya.


Adapun isi buku RAT KMM tahun buku 2025 tersebut, menerangkan bahwa di tahun 2025 KMM menutup kinerja usaha dengan membukukan sebanyak 174.848 orang anggota, naik 44,61 % dari sebelumnya di tahun 2024 sebanyak 120.907 anggota.


Pertumbuhan anggota ini berimplikasi positif pada kenaikan aset sebesar 11,57% dari Rp 1,353 pada 2024 menjadi Rp 1,510 triliun di tahun 2025. Pada periode sama, besarnya partisipasi anggota terlihat pada kenaikan simpanan sukarela sebesar 5,22% dari Rp925 miliar menjadi Rp973 miliar. Volume usaha di tahun 2025 sebesar 1 triliun lebih.


Dijelaskan juga, kini Kantor KMM berjumlah 203 Cabang tersebar di 25 Provinsi di Indonesia. Tak hanya itu, KMM telah memiliki 5 anak perusahaan yang aktif dan telah menghasilkan keuntungan. Diantaranya, PT Karunia Putri Sejati, mengelola SPBU Pangururan Kabupaten Samosir, PT Dipa Citra Narpati, mengelola SPBU di Kabupaten Klaten Jawa Tengah, PT Mobilindo Makmur Mandiri, PT Tunas Makmur Mandiri dan PT Tao Toba Makmur Mandiri.


Untuk target kerja sendiri, tahun 2026 ini Koperasi Simpan Pinjam Makmur Mandiri menargetkan setiap cabang melayani dengan Juara & Sehat, bertumbuh bersama minimal 1.000 dan modal usaha 2 M tiap kantor cabang.(SBS).

×
Berita Terbaru Update