-->

Notification

×

iklan

logog

Iklan

logog

Dikukuhkan, DKS Harapkan Adanya Gedung Kesenian Samosir

Sabtu, 29 Agustus 2020 | 20.22 WIB Last Updated 2020-08-30T04:26:49Z
Charles Malau (mengibarkan bendera) nahkodai Dewan Kesenian Samosir 5 tahun ke depan.
Samosir(DN)
Pengurus Dewan Kesenian Samosir masa bakti 2020-2024 yang diketuai Charles Malau resmi dikukuhkan Bupati Samosir, Rapidin Simbolon. Pengukuhan yang diwarnai pagelaran seni dan budaya ini digelar di Pantai Indah Situngkir, Sabtu, 29 Agustus 2020.

Ketua Dewan Kesenian Samosir, Charles Malau saat menyampaikan sambutannya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah mendukung sehingga acara pengukuhan dan pagelaran seni budaya Dewan Kesenian Samosir bisa berjalan dengan baik.

Charles berharap agar kiranya kehadiran Dewan Kesenian Samosir dapat menjadi warna baru demi pengembangan dan pelestarian seni dan budaya di Kabupaten Samosir. Dan tentunya juga bisa daya tarik wisata.
Bupati Samosir serahkan SK pengurus DKS masa bakti 2020-2024 kepada ketua Charles Malau.
"Kita juga berharap DKS ini bisa menjadi wadah pemersatu bagi para pelaku dan pengusaha yang bergerak di bidang seni dan budaya. Sehingga kedepannya diharapkan bisa bersama-sama memperjuangkan aspirasi dan cita-cita yang sulit digapai saat berjalan sendiri-sendiri," ujarnya.

Pada kesempatan ini, Ketua Dewan Kesenian Samosir, Charles Malau juga mengutarakan aspirasi para pelaku seni dan budaya kepada Bupati Rapidin Simbolon, agar kiranya ke depan dibangun gedung kesenian Samosir.

Sementara itu, Kadis Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumut yang diwakili Terbit Tarigan yang turut hadir, sangat mengapresiasi atas terbentuknya Dewan Kesenian Samosir.
Ketua DKS Charles Malau menerima petaka dari Bupati Samosir.
Dirinya berharap Dewan Kesenian Samosir membuat program kerja yang akan lebih membangkitkan gairah destinasi wisata hingga kesenian dan budaya yang ada di Sumut khususnya di Samosir.

Menurutnya, sebagai salah satu daerah di Indonesia yang memiliki kekayaan kesenian dan kebudayaan, dirinya mendorong semua pihak melestarikan dan memperkenalkannya secara lebih luas lagi. Sehingga budaya Batak Toba itu tidak tergerus oleh zaman.

"Kedepankan konsep kebersamaan, bersinergi, visioner sehingga keberadaan DKS dapat berkontribusi dalam pengembangan seni dan budaya Batak Toba yang ada di Samosir lebih baik lagi baik di tingkat nasional hingga internasional,” paparnya.
Berphoto bersama seusai pengukuhan pengurus DKS.
Terakhir, Bupati Samosir Rapidin Simbolon lewat sambutannya, menaruh harapan besar kepada Dewan Kesenian Samosir untuk dapat bersinergi dengan pemerintah dan stakeholder terkait dalam memajukan Kabupaten Samosir dalam bidang kebudayaan dan kesenian yang muaranya meningkatkan animo wisata.

"Dewan Kesenian Samosir harus menjadi kompas membantu pemerintah dalam melestarikan seni budaya yang diwariskan leluhur kita sehingga tidak tergerus. Serta mengemasnya lebih modern dan kekinian tanpa menghilangkan kearifan lokalnya agar menjadi daya tarik wisata," harap Rapidin Simbolon.

Bupati juga percaya di masa mendatang, Dewan Kesenian Samosir dibawah kepemimpinan Charles Malau bakal mempersembahkan karya-karya besar untuk kemajuan seni budaya Samosir.

"Mari bergandengan tangan dan bersama-sama melestarikan seni budaya yang diwariskan leluhur kita, untuk dapat mengangkat nilai-nilai kearifan lokal sekaligus mempromosikan tradisi Samosir," ajaknya.(SBS).
×
Berita Terbaru Update