-->

Notification

×

iklan

logog

Iklan

logog

Terapkan Tatanan Normal Baru, Pelaku Pariwisata Apresiasi Bupati Samosir

Kamis, 02 Juli 2020 | 00.02 WIB Last Updated 2020-07-01T17:11:38Z
Salah satu destinasi wisata Kabupaten Samosir, Aek Natonang.
Samosir(DN)
Ditengah pandemi Covid-19 yang masih terus melanda, mulai hari ini, 1 Juli 2020, Kabupaten Samosir telah memasuki era kenormalan baru (new normal).

Dengan tetap mengantisipasi penyebaran virus Corona, secara bertahap Pemerintah Kabupaten Samosir menormalkan kembali aktifitas perekonomian masyarakat diberbagai sektor.

Terkhusus sektor pariwisata, meski masih diperuntukkan bagi warga lokal, kehidupan tatanan normal baru ini ternyata memberikan angin segar bagi sejumlah pelaku pariwisata. Mereka menyambut baik dan mengapresiasi.

Apresiasi tersebut ditujukan kepada Rapidin Simbolon selaku Bupati dan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Samosir, serta para pimpinan yang tergabung dalam Forkopimda Kabupaten Samosir.

Seperti yang disampaikan Chairman Batu Hoda Beach, Ombang Siboro misalnya. Ia berpendapat langkah Pemerintah Kabupaten Samosir mulai menerapkan new normal merupakan upaya baik untuk menghidupkan kembali sektor pariwisata, tentunya dengan standar protokol kesehatan Covid-19.

Ditambahkan Ombang, dalam transisi new normal ini, dirinya berharap Pemerintah Kabupaten Samosir maupun pihak terkait agar intensif mensosialisasikan dan monitoring penerapan SOP protap kesehatan terkait dengan pariwisata tersebut.

"Kiranya new normal ini menjadi ajang berbenah untuk memberikan keamanan dan kenyamanan pengunjung di masa pandemi, dengan tetap ketat menjalankan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah," ungkap Mantan Kadis Pariwisata Samosir itu, Rabu, 1 Juli 2020.

Dirinya mencontohkan, gugus tugas di setiap desa yang selama ini bekerja mencegah penyebaran Covid-19 di daerah masing-masing, mesti harus tetap diaktifkan memonitoring lalu lintas orang serta senantiasa menghimbau warganya agar disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Sehingga dengan begitu, penerapan new normal di Kabupaten Samosir akan berhasil dengan mempertahankan zona hijau serta menjadi contoh bagi daerah lain. Dan lambat laun warga luar pun bisa diperkenankan mengunjungi pariwisata Samosir.
Objek wisata Batu Hoda Beach.
Senada, pengelola penginapan Romlan, Ucci Manurung juga menyambut baik penerapan new normal di Kabupaten Samosir. Menurutnya, hal ini menjadi kesempatan bagi dirinya selaku pengusaha untuk mengevaluasi penerapan SOP di tempat usahanya.

"Walaupun dari pemerintah sudah ada guideline minimal, penerapan dari satu tempat ke tempat lain kan berbeda. Jadi saya bisa evaluasi misal ada yang kurang atau tidak pas bisa diperbaiki sebelum benar-benar pariwisata Samosir terbuka untuk wisatawan luar," tuturnya

Ucci Manurung berharap di masa new normal ini, Pemerintah Kabupaten Samosir benar-benar serius menerapkan SOP yang telah dibuat. Sehingga bisa secepatnya membuka pariwisata untuk warga luar daerah.

Sementara itu, Bupati Samosir, Rapidin Simbolon yang diwawancarai disela-sela penyaluran JPS Pemprovsu mengatakan, dalam penerapan new normal, bukan berarti aktivitas berjalan begitu saja tanpa pengawasan.

Dijelaskan Rapidin, penjagaan di pintu masuk ke Kabupaten Samosir masih akan terus dilakukan. Namun menurutnya, satu hal terpenting yang saat ini yang harus dan wajib dilaksanakan yakni bagaimana menciptakan situasi Samosir tetap aman dari penyebaran Covid-19.

Dan itu, menurutnya, sangat tergantung dari disiplin masyarakat dalam penerapan protokol pencegahan pandemi ini. Artinya masyarakat harus peduli dan memperhatikan protokol kesehatan, menggunakan masker saat keluar rumah, rajin mencuci tangan dan menjaga jarak saat berinteraksi.

"Kepatuhan dan kedisiplinan masyarakat menjadi kunci penting agar penerapan tatanan normal baru bisa berjalan dengan baik di Kabupaten Samosir," ujar Bupati Samosir.

Untuk itu, Rapidin Simbolon mengajak seluruh masyarakat bersama-sama mensukseskan penerapan tatanan kehidupan normal baru. Sehingga Kabupaten Samosir dapat mempertahankan sebagai daerah zona hijau penyebaran Covid-19. Dan perlahan bisa mengembalikan kejayaan pariwisata Samosir seperti sediakala.(SBS).
×
Berita Terbaru Update