-->

Notification

×

iklan

Iklan

PPL Distan Samosir Bersama Kelompok Tani Jadima Gotong Royong Tanam Padi

Selasa, 16 Juni 2020 | 21.30 WIB Last Updated 2020-06-17T11:03:15Z
PPL Distan Samosir, Aljontiwan Sitanggang turut mendampingi kelompok tani binaannya, Kelompok Tani Jadima menanam padi.
Samosir(DN)
Upaya pendampingan pertanian yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Samosir untuk mewujudkan ketahanan pangan masyarakat terlebih ditengah pandemi Covid-19, terus digiatkan.

Seperti yang dilakukan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Dinas Pertanian Samosir, Aljontiwan Sitanggang, pada Selasa, 16 Juni 2020 turun langsung ke persawahan mendampingi dan membantu kelompok tani binaannya, Kelompok Tani Jadima menanam padi.

Kepada wartawan, Aljontiwan Sitanggang menuturkan, selaku PPL ia tidak pernah diam untuk terus memotivasi serta mendorong petani di desa binaannya meningkatkan kegiatan di sektor pertanian. Sehingga tambahnya lagi, kecukupan bahan pangan selalu terpenuhi.

Lebih lanjut, PPL yang bertugas di Desa Sitolu Huta, Panampangan dan Pardugul ini mengatakan, selain membantu petani menanam padi sekaligus memberikan penyuluhan, juga kegiatan tersebut mengajak petani Desa Pardugul melakukan penanaman secara legowo.

Dijelaskan, keuntungan sistim legowo ini akan memperbanyak padi pinggiran biasanya padi pinggiran lebih bagus, pengoptimalan sinar matahari sehingga kelembapan terjaga dan penekanan perkembangan hama dan penyakit.
Kebersamaan PPL dan Kelompok Tani Jadima bergotong royong menanam padi.
"Penanaman secara legowo ini mempunyai keunggulan di bidang perkembangan populasi atau rumpun yang meningkat, sehingga hasil produksinya nanti pun akan lebih meningkat. Dengan hasil panen maksimal, diharapkan program ketahanan pangan akan berjalan aman dan lancar," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Jadima, Sardi Hotmida V Nainggolan menyampaikan kelompok tani ini dibentuk pada April 2020 di Desa Pardugul dengan beranggotakan 14 orang pengurus.

Dituturkan, setelah terbentuk, secara bergotong royong kelompok tani ini langsung melakukan pengolahan lahan padi seluas kurang lebih 10 rante yang akan dijadikan sebagai percontohan.

Menurut Sardi, lahan percontohan yang saat ini ditanami padi oleh kelompok tani Jadima sebagai bentuk untuk menumbuhkembangkan kebersamaan seluruh anggota.

"Kegiatan kali ini sebagai jalan untuk menumbuhkembangkan kebersamaan dalam kelompok dan guna mengembangkan kas kelompok demi kemajuan dan kesejahteraan kelompok kedepan. Rencana, ini akan berlangsung setiap tahun dengan pola pengerjaan gotong royong," tutur Hotmida Nainggolan.

Menambahi, Bendahara Kelompok, Edward Sinaga menyampaikan, selain berazaskan gotong royong, selain biaya operasional handtraktor, seluruh biaya konsumsi mulai dari proses pengolahan hingga masa panen nantinya, setiap pengurus dan anggota membawa perbekalan sendiri. "Kita masih baru terbentuk, jelas kas masih minim," tuturnya.

Agar kas tidak tersentuh, selain untuk biaya operasional, semua membawa alat dan perbekalan masing-masing, dan itu sudah menjadi kesepakatan bersama melalui musyawarah pada pertemuan bulanan kelompok.

Ia juga menyampaikan, sebelum pengolahan dimulai, untuk mengetahui kondisi tanah, terlebih dahulu mengundang Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dari Dinas Pertanian Kabupaten Samosir, Aljontiwan Sitanggang.(SBS).
×
Berita Terbaru Update