-->

Notification

×

iklan

Iklan

Bupati Samosir Terima Penghargaan Dari Gubernur Sumatera Utara

Kamis, 18 Juni 2020 | 19.00 WIB Last Updated 2020-06-18T14:34:28Z
Bupati Samosir didampingi Forkopimda menerima penghargaan dari Gubernur Sumatera Utara.
Samosir(DN)
Bupati Samosir, selaku Ketua Gugus Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Samosir, Rapidin Simbolon menerima piagam penghargaan dari Gubernur Sumatera Utara di Aula Kantor Bupati, Kamis (18/6/2020).

Gubernur Sumatera Utara diwakili oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Sumatera Utara, Halen Purba menyerahkan piagam penghargaan atas prestasi dan kerja sama dalam penanganan Jaring Pengaman Sosial (JPS) untuk Pencegahan dan Penanganan COVID-19 di Kabupaten Samosir.

Pemerintah Propinsi Sumatera Utara juga mengapresiasi kesiagaan Gugus Tugas Penanganan Covid 19 di Samosir. Dimana, sebagai daerah wisata, Kabupaten Samosir mampu bertahan sebagai Zona Hijau (bebas Covid 19).

"Status zona hijau ini merupakan berkat Tuhan untuk kita semua di Provinsi Sumatera Utara,” ungkap Halen Purba.

Disamping berkat Tuhan, lanjutnya, status zona hijau ini merupakan kerja keras dan kesungguhan GTPP COVID-19 Kabupaten Samosir yang telah bekerja sejak ditetapkannya siaga hingga tanggap darurat dan harus sungguh-sungguh disyukuri.

Pada kesempatan ini, Bupati Samosir, Rapidin Simbolon menyerahkan cendera mata plakat berupa Rumah Batak Toba kepada Gubernur Sumatera Utara atas perhatiannya kepada Samosir selama penanganan COVID-19 di Kabupaten Samosir mulai ditetapkannya COVID-19 sebagai Bencana Nonalam Nasional.

Selain itu, Rapidin Simbolon juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh anggota GTPP COVID-19 Samosir yang telah bekerja keras, ikhlas, dan tulus hingga Samosir tetap zona hijau.

Terkait bantuan Jaringan Pengaman Sosial dari Propsu, Bupati Samosir menyampaikan akan memenuhi DTKS sebanyak 19.172 KK.

Dijelaskan, masing-masing KK akan menerima paket sembako senilai Rp. 225 ribu rupiah terdiri dari Paket utama beras 10 kg, ikan, minyak goreng 2 kg, gula 1 kg dan mie instan 20 bks dan apabila tidak terhabiskan dengan harga pasar dapat ditambah seperti susu kental manis dan sebagainya.

"Bantuan ini akan disalurkan di 128 desa 6 kelurahan se-Kabupaten Samosir," pungkasnya.(SBS).
×
Berita Terbaru Update