-->

Notification

×

iklan

Iklan

Tak Jemu, Bupati Samosir Ajak Masyarakat 'Marsijaga Hutana Be' Dari Covid-19

Jumat, 15 Mei 2020 | 16.30 WIB Last Updated 2020-05-15T14:14:16Z
Bupati Samosir, Rapidin Simbolon saat menyerahkan BST ke masyarakat di Desa Parlondut.
Samosir(DN)
Tak jemu, Bupati Samosir, Rapidin Simbolon mengajak masyarakat agar menerapkan prinsip "Marsijaga Hutana be" yang digaungkan pemkab guna memberantas penyebaran Covid 19.

Seperti saat menyalurkan Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kemensos di 3 desa yakni Desa Sianting-anting, Parlondut dan Pardugul Kecamatan Pangururan, Rapidin Simbolon menegaskan, dengan peran aktif masyarakat menjaga desa atau daerah tempat tinggal masing-masing, akan sangat membantu memutus penyebaraan Covid-19.

"Mari sama-sama berjuang agar kita bisa mempertahankan zero kasus Covid-19 di Kabupaten Samosir hingga pandemi ini hilang dari muka bumi ini," ajak Rapidin Simbolon, Jumat, 15 Mei 2020 di Kantor Desa Parlondut.

Untuk itu, Bupati Samosir meminta agar menunda kedatangan keluarga dari luar Samosir. Dan jika ada, harus dilaporkan dan diisolasi, juga menjaga jarak terhadap para pendatang dari luar Samosir.

"Lebih baik mencegah daripada kita tertular virus. Bantuan ini akan sia-sia jika sampai ada korban dan tidak ada gunanya," tegas Suami Sorta Siahaan itu.

Ditambahkannya, pemberian BST oleh pemerintah pusat ini merupakan sebagai akibat melemahnya perekonomian dikalangan masyarakat, untuk itu diharapkan bantuan tersebut dapat digunakan guna memenuhi kebutuhan sehari- hari.

Tak lupa, Bupati Samosir mengapresiasi  petugas kantor pos yang sudah berjuang dalam pembagian BST dan juga pihak TNI/Polres serta polsek yang selalu mengawal dan menjaga ketertiban penerima bantuan BST.

Apresiasi juga disampaikan kepada seluruh masyarakat Samosir yang dapat menjaga diri dan mengurangi aktifitas keramaian dan mampu menahan diri keluar kota. Sehingga  belum ada masyarakat Samosir sampai saat ini terkena penyakit corona.

Diakhir sambutannya, Bupati menegaskan kepada seluruh masyarakat yang belum mendapat bantuan dari Kemensos diharapakan untuk bersabar karena masih akan ada lagi bantuan yang sama dari APBD dan dana desa.

"Untuk itu, kami minta agar masyarakat melaporkan diri kepada kepala desa untuk didata," pungkasnya.

Amatan dilapangan, pembagian BST oleh PT. Pos ini berjalan dengan lancar. Masing-masing menerima Rp. 600.000.

Turut mendampingi Bupati Samosir, yakni Kadis Kominfo Rohani Bakara, Kepala RSUD Pangururan, Camat Pangururan Bresma Simbolon dan Kabag PKP Hartopo Manik.(SBS).
×
Berita Terbaru Update