-->

Notification

×

iklan

logog

Iklan

logog

Pemerintah Pusat Bangun Rusun Medis Dan Paramedis RSUD Dr Hadrianus Sinaga

Rabu, 08 April 2020 | 13.33 WIB Last Updated 2020-04-08T06:33:24Z
Bupati dan wakil bersama Ketua DPRD Samosir meletakkan batu penjuru tanda dimulainya pembangunan rusun medis dan paramedis.
Samosir(DN)
Pemerintah Pusat kuncurkan dana APBN Tahun 2020 sebesar Rp.17.946.287.000 untuk membangun rumah susun yang diperuntukkan bagi medis dan paramedis RSUD Hadrianus Sinaga, Pangururan, Kabupaten Samosir.

Proyek yang pengerjaannya selama tujuh bulan ini resmi dimulai yang ditandai dengan peletakan batu penjuru oleh pemerintah pusat yang diwakili oleh Pemerintah Kabupaten Samosir, Rabu, 8 April 2020.

Dalam kesempatan ini hadir Bupati Samosir, Rapidin Simbolon didampingi Wakil Bupati, Juang Sinaga, bersama Ketua DPRD, Saut Tamba, Sekretaris Daerah, Jabiat Sagala, pimpinan SKPD, Direktur RSUD Hadrianus Sinaga Friska Situmorang, tokoh masyarakat/agama, pihak PT Sogos Karya Sabungan (Pelaksana Pengerjaan), dan para insan pers.

Jabarang Simbolon, perwakilan dari tokoh masyarakat, menyampaikan historis partisipasi masyarakat dalam pembangunan RSUD Hadrianus Sinaga pada tahun 1956 untuk meningkatkan layanan kesehatan.

"Kami mengharapkan pembangunan dapat terus dilanjutkan untuk pengembangan RSUD Hadrianus Sinaga ke depannya," ujarnya.

Perwakilan PT Sogos Karya Sabungan, Sonni Golfried Silalahi menyampaikan pihaknya akan berupaya menyelesaikan pembangunan dalam waktu 7 bulan sehingga segera dapat digunakan fasilitas tersebut bagi medis dan paramedis untuk meningkatkan layanan kesehatan di Kabupaten Samosir. 

Sementara itu, Bupati Samosir, Rapidin Simbolon menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah berpartisipasi dalam pembangunan RSUD Hadrianus Sinaga sejak tahun 1956 hingga sekarang.

"Kiranya Tuhan memberkati masyarakat yang telah berpartisipasi dalam pembangunan RSUD Hadrianus Sinaga ini dalam kesatuan hati dan tenaga dengan Pemerintah Kabupaten Samosir," katanya.

Sebelum pembangunan ini, ungkap Rapidin, Pemkab Samosir telah mengadakan komunikasi dengan Kementerian PUPR tentang kebutuhan pembangunan rumah susun tahun 2020 dan Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehentif (PONEK) tahun 2021.

“Tenaga dokter telah ditambah, oleh karena itu fasilitas tempat tinggal mereka juga perlu disiapkan,” katanya.

Dia juga mengharapkan kinerja para tenaga medis dapat ditingkatkan karena tempat tinggal mereka dekat dengan rumah sakit.

Selain itu, Rapidin juga menyampaikan pembangunan rumah susun akan diintegrasikan dengan pembangunan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) di Samosir dan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat akan layanan fasilitas kesehatan. 

“Saya meminta agar para pekerja dilengkapi dengan masker dalam melaksanakan pekerjaannya sehari-hari,” harapnya terkait pencegahan dan penanggulangan pandemi COVID-19 di Kabupaten Samosir saat ini.(SBS).
×
Berita Terbaru Update