-->

Notification

×

iklan

Iklan

Mangihut Sinaga Birokrat Sejati

Sabtu, 07 Maret 2020 | 15.30 WIB Last Updated 2020-03-09T08:30:25Z
Mangihut Sinaga SH MH saat menyampaikan sambutan pada acara syukuran atas pelantikan dirinya sebagai staf ahli di Kejagung RI.
Samosir(DN)
Jalan kehidupan bukan manusia yang menentukan, hanya bercita-cita saja. Namun Tuhan yang menentukan. Begitulah kira-kira jalan hidup Mangihut Sinaga, SH. MH yang sempat berkeinginan ikut berkontestasi di Pilkada Samosir 2020 dengan mencalonkan diri sebagai Bakal Calon Bupati.

Namun asa itu terpaksa tertunda karena tugas negara yang diberikan kepadanya. Selaku birokrat, dirinya memilih mengesampingkan keinginan pribadinya itu karena Presiden RI, Joko Widodo menugaskan dirinya untuk mengemban jabatan eselon I sebagai staf ahli di Kejagung RI.

"Sesungguhnya saya berkeinginan untuk ikut Pilkada Samosir, tapi Tuhan berkehendak lain, saya naik jabatan menjadi eselon I di kejaksaan agung. Dan itulah karir tertinggi sebagai abdi negara," kata Mangihut Sinaga.

Hal ini disampaikan Mangihut Sinaga SH. MH pada acara doa syukuran atas pelantikan dirinya sebagai eselon I di Kejaksaan Agung RI, Sabtu, 7 Maret 2020 di Kompleks Tugu Toga Sinaga, Kecamatan Palipi, Kabupaten Samosir.

Dilanjutkan, sejak dirinya mulai aktif mensosialisasikan diri untuk ikut kontestasi Pilkada Samosir, ia tidak lagi berharap bisa meraih jabatan tertinggi ASN (Eselon I) di Kejagung.
Mangihut Sinaga.
Tadinya dia justru ingin pensiun dini pada Inspektur V pada Jaksa Agung Muda bidang pengawasan saat dirinya sudah ditetapkan oleh KPU Samosir menjadi Calon Bupati.

"Negara masih membutuhkan saya dalam penegakan hukum yang tidak bisa saya tolak. Dimana eselon I di Kejaksaan selain jaksa agung hanya sebelas orang, lima jabatan Jaksa Agung Muda ( JAM) dan lima staf ahli, yang SK-nya berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia," ungkapnya.

Maka dirinya menunda cita-citanya menjadi Bupati Samosir. Menurutnya, cita-citanya itu dilain waktu dan kesempatan masih bisa diwujudkan.

Ketua Umum PPTSB ini juga mengucapkan terima kasih kepada tulangnya (marga Limbong, Sagala, Pasaribu dan Lumban Raja), sekaligus seluruh marga Sinaga sedunia yang mendoakannya sehingga ia bisa meraih itu semua.

Dirinya juga menceritakan bahwa selama 31 tahun sebagai pegawai di kejagung, selalu mendapat prestasi yang terbaik. "Karena prinsip saya itu adalah kerja…kerja…taat dan loyal terhadap pimpinan," ucapnya.

Sebelumnya juga beber Mangihut, baru 10 tahun dan baru berpangkat 3D, ia sudah menjabat sebagai Kejari Bontang. Setelah itu ia diangkat kembali sebagai Kejati di NTT selama 3 tahun.

Kemudian, ia ditarik kembali ke Kejagung sebagai kepala sekolah Pusdiklat. Dan selama ia sebagai Kepala sekolah Pusdiklat kejagung (3,5 tahun), sekolah tersebut meraih Akreditas A. Dan selanjutnya ia diangkat sebagai Kajati di Manado.

"Kepada tim pemenangan saya terlebih hula-hula saya mengucapkan terima kasih banyak yang bersusah payah untuk sosialisasi kepada masyarakat," tutur Mangihut Sinaga.
Pasangan MARGUNA bersalaman dengan Mangihut Sinaga dan istri.
Sementara itu, ketua panitia syukuran, Edward Sinaga yang juga merupakan sekretaris PPTSB bersyukur dengan naik jabatan Ketua Umum PPTSB Mangihut Sinaga yang akan menduduki jabatan Eselon I tertinggi di Kejaksaan Agung.

"Untuk itulah kita pengurus PPTSB melaksanakan syukuran di Tugu Sinaga ini," ungkap Edward Sinaga.

Ditempat yang sama, Koalisi Bakal Calon Bupati Samosir, Marhuale Simbolon-Guntur Sinaga (MARGUNA) turut menyampaikan sambutannya. “Selamat dan sukses buat Pak Mangihut Sinaga yang sudah dilantik menduduki jabatan Eselon I Kejaksaan Agung RI, kami yakin walaupun bertugas di Kejagung RI, pasti akan tetap peduli Samosir," ucap Marhuale Simbolon.

Diakhir sambutannya, Marhuale Simbolon meminta doa dan dukungan kepada masyarakat Samosir khususnya PPTSB (Punguan Pomparan Toga Sinaga Boru Bere) di Pilkada Samosir 2020.

Sementara itu, dari perwakilan hula-hula, Bolusson Pasaribu dengan berlinang air mata menyampaikan bahwa Mangihut Sinaga merupakan birokrat sejati.

Menurutnya, jabatan eselon I merupakan jabatan tertinggi di korps ASN. Dan semua orang menginginkan itu. Dan keputusan Mangihut sudah tepat karena suatu saat masih bisa mencalonkan jadi Bupati Samosir.(SBS).
×
Berita Terbaru Update