-->

Notification

×

iklan

logog

Iklan

logog

Penyebab Masalah Rumah Tangga Dan Solusinya

Selasa, 04 Februari 2020 | 14.47 WIB Last Updated 2020-02-04T07:47:58Z
Ilustrasi.(Dokumen Pribadi Jepri).
Karya: Jepri Sitanggang (Pak Sirdo)
Sebelum mendapatkan pasangan hidup yang dilanjutkan kepernikahan, keseharian hidup kita akrab dengan kedua orangtua dan saudara/i kandung kita sendiri. Keluarga kita jadikan sebagai tempat berbagi suka maupun duka.

Akan tetapi warna yang berbeda, akan kita alami setelah kita mendapatkan pasangan hidup, pasangan suami istri yang membentuk satu keluarga baru dalam keluarga kita yang sebelumnya.

Tentunya, keluarga baru ini merupakan kelompok internal yang baru, tempat atau wadah yang baru berbagi suka dan duka, dalam setiap pergumulan hidup. Untuk itu diperlukan sikap yang saling memahami satu sama lain.

Persoalan rumah tangga yang baru sering muncul diakibatkan oleh pengaruh orang lain seperti teman atau kerabat. Curhat kepada teman sama halnya kita membocorkan rahasia rumah tangga kita sendiri. Akan tetapi, itu bukanlah hal yang begitu sulit untuk diatasi, karena masalah tersebut berasal dari luar. Masalah yang paling sulit diatasi adalah masalah yang muncul dari dalam.

Disamping kebutuhan materil, komunikasi adalah hal yang paling sensitif dalam hubungan berumah tangga, apalagi keluarga itu masih berusia muda. Kerap kali kesalah fahaman membuat rumah tangga yang baru mengalami masalah.

Seringkali kebiasaan kebiasaan kita sebelum berumah tangga sulit kita tinggalkan, walaupun kita sudah membentuk keluarga yang baru. Hal ini sering menjadi pemicu terjadinya perdebatan yang mengakibatkan kerenggangan hubungan suami istri.

Tak jarang kita temui, permasalahan rumah tangga terjadi akibat miss komunikasi antara suami istri. Terkadang tidak kita sadari komunikasi kita jauh lebih dekat kepada keluarga atau saudara kandung kita dibandingkan dengan terhadap pasangan hidup kita sendiri. Bahkan sebahagian orang tak sungkan membeberkan kelemahan pasanganya kepada keluarga atau saudara kandungnya.

Hal itu merupakan hal yang sangat fatal dalam berumah tangga, semestinya kelemahan suami merupakan rahasia istri dan kelemahan istri adalah rahasia suami yang tidak sepantasnya dibeberkan kepada siapapun, kecuali kepada pasangan kita itu sendiri. Itulah yang perlu dikomunikasikan dengan baik, untuk bisa saling memperbaiki kedepan.

Bukan hanya itu, perbuatan sepihak sering terjadi tanpa diketahui satu sama lain, misalnya : suami memberikan bantuan materi kepada saudaranya tanpa sepengetahuan istri demikian juga istri memberikan bantuan kepada saudaranya tanpa sepengetahuan suami.

Pada saat seorang suami atau istri yang menomorduakan kepentingan rumah tangganya, pada saat itu dia sedang membuka persoalan yang dapat mengakibatkan masalah rumah tangga yang besar dan tak jarang berakhir dengan perceraian.

Untuk menjalin hubungan rumah tangga yang baik dan patut dicontoh adalah menganggap kepentingan keluarga sang suami adalah kepentingan bersama, demikian juga kepentingan keluarga sang istri adalah kepentingan bersama, sehingga, istri berharga dihadapan keluarga suami dan suami berharga dihadapan keluarga istri. Dengan demikian hubungan suami istri akan terjalin dengan baik.***
×
Berita Terbaru Update