-->

Notification

×

iklan

logog

Iklan

logog

Nikson Nababan Sambut Baik Silaturahmi Keturunan Pendiri Medan, Guru Patimpus Sembiring Pelawi

Jumat, 17 Mei 2024 | 08.14 WIB Last Updated 2024-05-17T09:17:39Z
Silaturahmi keturunan Guru Patimpus kepada Nikson Nababan.
Medan(DN)
Sejumlah tokoh Karo dari marga Sembiring Pelawi yang berasal dari garis keturunan Guru Patimpus, yang merupakan pendiri Kota Medan, bersilaturahmi kepada Dr Nikson Nababan MSi di Medan, Rabu (15/5/2024) malam.

Mereka mengundang Nikson Nababan, mantan Bupati Tapanuli Utara 2 periode itu untuk menghadiri peluncuran buku Guru Patimpus, yang akan digelar pada akhir bulan Juni 2024.

Para tokoh marga Sembiring Pelawi dan panitia peluncuran buku, berharap Nikson Nababan, bakal calon Gubernur Sumut di Pilgubsu 2024 itu, berkenan menghadiri peluncuran buku Guru Patimpus itu nantinya.

"Kami sangat berharap bapak bisa hadir di acara tersebut, bapak kami anggap sebagai salah satu tokoh yang telah berhasil memimpin di Tapanuli Utara, yang kami pikir salah satu yang terbaik di Sumatera Utara," ujar salah satu keturunan, Maria Br Sembiring Pelawi.

Dikatakan pada peluncuran buku itu nantinya, dirangkaikan dengan pagelaran budaya khas suku Karo, dan direncanakan dihadiri banyak tamu dan undangan.

Suasana silaturahmi keluarga keturunan Guru Patimpus dengan Nikson Nababan berlangsung penuh keakraban. Sesekali Nikson Nababan menyapa mereka dengan bahasa Karo.

"Saya dulu sempat kuliah di Medan, di Medan Area, ada beberapa teman saya dari Karo, saya belajar dikit bahasa Karo dari mereka. Saya juga sampai sekarang berteman baik dengan kita suku Karo. Titip salam ya sama ibu Cory Sebayang, Bupati Karo," kata Nikson.

Bahkan selama memimpin Taput, meskipun dihuni mayoritas suku Batak Toba, sebut Nikson, dirinya mempercayakan sejumlah jabatan kepada ASN dari suku Karo, di antaranya Hendrik Taruna Surbakti, salah satu pejabat eselon II atau kepala dinas.

Di bagian lain, ujar Nikson Nababan, Tanah Karo sebagai salah satu pusat penyediaan bahan pangan untuk Sumut, harus dikelola secara baik, dengan memperhatikan pemasaran hasil produksi pangan dan kesejahteraan petani. 

Di samping itu, potensi agrobisnis dan wisata di Karo, harus dikemas dalam konsep agrowisata yang menarik dan berkelanjutan, dengan keterlibatan (kolaborasi) para stakeholder.

Karena itulah, ujar Nikson Nababan lebih lanjut, ia berharap hubungan dengan warga Karo tetap terjaga dengan baik. "Apalagi karena kita sama-sama etnis yang tumbuh dan besar di Sumatera Utara, mari terus saling merajut kebersamaan," ujar Nikson.

Pada kesempatan itu, Nikson Nababan mengapresiasi keturunan Guru Patimpus Sembiring Pelawi dan panitia yang mengundang dirinya pada peluncuran buku Guru Patimpus pada akhir Juni mendatang.

"Saya akan hadir, dan harapan kita tentunya jasa-jasa teladan kita Guru Patimpus untuk Medan khususnya dan Sumatera Utara umumnya dapat kita maknai sebagai spirit untuk terus membangun Sumatera Utara ke depan," jelas Nikson.

Ia juga menyampaikan visinya membangun Sumut ke depan jika rakyat memberi amanah, adalah Provinsi Sumut yang Berdikari dan Berkepridabian, dengan misi pembangunan pendidikan, infrastrukur, kesehatan, pertanian, ekonomi dan sosial budaya. 

"Karena sesuai arahan bapak pendiri bangsa kita Bung Karno, kita harus berdikari di bidang politik, mandiri di bidang ekonomi dan berkepribadian di bidang kebudayaan. Itulah sehingga saya mengambil visi Sumut Berdikari dan Berkepribadian," pungkas Nikson.(rel).
×
Berita Terbaru Update