-->

Notification

×

iklan

Iklan

Longsor di Samosir Seret Bus Rombongan, Satu Penumpang Tewas

Jumat, 10 Mei 2024 | 19.28 WIB Last Updated 2024-05-10T12:28:50Z
Alat berat Pemkab Samosir membersihkan material longsoran.
Samosir(DN)
Seorang ibu rumah tangga, Ida atau Mak Nico boru Simanjuntak (50) warga Lumbanraja Holbung Kecamatan Sitio-tio, tewas dalam bencana longsor yang terjadi di Desa Janji Raja, Kecamatan Sitio-tio, Kabupaten Samosir pada Kamis malam (9/5/2024) sekira pukul 22.00 WIB.

Kepala Desa Janji Raja, Faber Sitinjak, menjelaskan bahwa longsor terjadi akibat curah hujan lebat dan bus rombongan yang melintas hendak ke pesta di luar daerah Samosir (Lubuk Pakam-red).

Saat bus rombongan pesta melintas, longsor tiba-tiba terjadi dari arah perbukitan dan menutupi seluruh badan jalan.

“Warga setempat berupaya evakuasi korban secara manual dengan menggali menggunakan cangkul. Korban berhasil dievakuasi sekitar pukul 00.00 WIB,” ujar Faber Sitinjak, Jumat (10/5/2024).

Menurut keterangan Kades, saat kejadian, supir mobil masih sempat menurunkan penumpang untuk menyelamatkan diri dari terjangan lumpur.

Namun, Mak Nico br Simanjuntak tidak berhasil menghindar dan tertimbun lumpur setinggi 5 meter, mengakibatkan korban tewas di tempat.

Hingga saat ini, timbunan lumpur masih menutup jalan antara Janji Raja dan Desa Holbung, Kecamatan Sitio, Kabupaten Samosir.

Bupati Samosir, Vandiko Gultom, membenarkan kejadian tersebut dan mengatakan bahwa pihaknya sedang berusaha mengangkat lumpur longsoran.

“Saat ini, kami sudah berkordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera untuk mengirim alat berat, termasuk excavator, untuk membantu mengatasi kejadian ini. Kami juga meminta kepada masyarakat setempat untuk bersabar menunggu proses evakuasi,” ujarnya.

Alat berat seperti beko loader milik Pemkab Samosir sudah berada di lokasi kejadian untuk membantu membersihkan material longsoran. Diperkirakan excavator juga akan segera tiba untuk membantu mengangkat lumpur yang menutup jalan dan mengurangi risiko longsor di daerah rawan.

Rizal Siburian, supir bus rombongan menghentikan laju mobilnya dan menyuruh seluruh penumpang untuk keluar ke belakang bus. Namun satu orang penumpang bernama Ida Br Simanjuntak pergi ke arah samping bus.

Dan di saat bersamaan, tanah kembali lagi longsor dan menimbun serta menyeret bus ke dalam jurang sepanjang belasan meter beserta Ida Simanjuntak yang saat itu berada di samping bus.

Akibat peristiwa itu, Ida Simanjuntak, warga Lumban Raja Holbung tertimbun longsor dan ditemukan dalam keadaan tak bernyawa sekira pukul 23.30 WIB.

Kepala UPTD PUPR Doloksanggul Dinas PUPR Provinsi Sumatera Utara, Ir Hasian Negara Dasopang melalui salah seorang stafnya Pendi Sihombing, via selulernya Jumat (10/5/2024) menjelaskan, panjang jalan yang ditutupi tanah longsor sepanjang 30 meter, dengan tinggi tebing 3,5 meter dan lebar 4 meter.

Dia mengatakan, penyebab tanah longsor diakibatkan tingginya curah hujan yang mengguyur daerah itu sejak pukul 18.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB. ”Saat ini alat berat kita sedang bekerja mengevakuasi timbunan tanah longsor."

"Kita berharap, warga dan pengendara yang melintas dari lokasi itu tetap waspada dan hati-hati untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Apalagi saat ini musim penghujan, sangat rawan bencana tanah longsor dan banjir. Jadi tetaplah waspada dan hati-hati,” kata Pendi Sihombing. 

Kapolsek Palipi AKP Parlindungan Sinaga, mengatakan sudah melakukan kordinasi dengan pihak Kecamatan Sitio-tio untuk menurunkan alat berat untuk membersihkan serpihan longsor. Saat ini kondisi jalan yang terkena longsoran tanah masih dalam pembersihan oleh alat berat.(red/BG).
×
Berita Terbaru Update