-->

Notification

×

iklan

Iklan

IMG-20240221-170348

Effendi Simbolon Sebut Prabowo Subianto Cocok Nahkodai Indonesia

Sabtu, 08 Juli 2023 | 10.02 WIB Last Updated 2023-07-08T09:04:18Z
Ketum PSBI Effendi Simbolon mengenakan ulos kepada Prabowo Subianto sebagai penghormatan atas kehadirannya di acara rakernas PSBI.(dok fanpage fb Prabowo Subianto).
Jakarta(DN)
Ketua Umum (Ketum) Punguan Simbolon dohot Boruna Indonesia (PSBI), Effendi Simbolon, berharap Indonesia akan dipimpin oleh sosok yang handal 2024 nanti. Ia menyebut sosok handal yang dimaksud seperti Menteri Pertahanan sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

"Kalau saya pernah menyampaikan, saya melihat seyogyanya yang bertarung sekarang itu ada Prabowo-Prabowo yang setara gitu, jadi kelasnya itu sama, kelas-kelas kalau ada 3 ada 4, ya sekelas Prabowo lah," kata Effendi usai acara pembukaan PSBI di Hotel Arya Duta, Gambir, Jumat (7/7/2023).

"Tadi kan pertanyaannya, pertanyaan saya pribadi, kepada saya pribadi. Saya secara jujur berharap Indonesia dinahkodai oleh pemimpin yang punya kehandalan," imbuh Effendi.
Effendi mengatakan penilaiannya terhadap Prabowo adalah objektif. Effendi membahas ulang yang disampaikan Prabowo.

"Tadi disampaikan Pak Prabowo begitu besarnya aset bangsa, aset negara, aktiva negara, tapi kita kemudian tidak mampu mengoptimalkan itu menjadi sesuatu yang bermanfaat. Tidak ada lagi yang kemudian kita stunting, kemiskinan, dan seterusnya," ucap Effendi.

"Nah tadi saya kira kita bisa membaca lah, secara jujur, secara objektif, saya melihat figur itu ada di Pak Prabowo," sambung dia.

Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PDIP ini tak ingin membandingkan sosok Prabowo dengan bacapres PDIP Ganjar Pranowo. Ia berharap Ganjar terus bertarung di Pilpres mendatang, ia mengaku tunduk dengan keputusan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

"Kalau Pak Ganjar kan sudah diputuskan oleh PDIP, saya ada di sana, ya. Kita berharap beliau bertarung di pilpres yang akan datang," tutur Effendi.

"Saya tidak ingin membanding-bandingkan ya. Kan Pak Ganjar sudah diputuskan oleh Ketua Umum kami. Tentu saya harus patuh akan itu," pungkasnya.

Prabowo Subianto sendiri menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pungunan Simbolon dohot Baruna se-Indonesia (PSBI). Di hadapan anggota PSBI, Prabowo mengungkapkan kedekatannya dengan Ketua Umum PSBI, Effendi Simbolon.

Prabowo mengatakan Effendi merupakan kawan lamanya yang suka memberikan kritik di Komisi I DPR RI. Pernyataan Prabowo itu membuat tawa anggota PSBI pecah dalam satu ruangan.

Prabowo mulanya menyebut baru mendapat undangan untuk acara PSBI dua hari yang lalu. Padahal ia biasanya akan menghadiri acara dari jadwal yang sudah diterima dua minggu sebelumnya.

"Jadi karena yang undang itu namanya Effendi Simbolon, ini dibilang kawan ya kawan, tapi di Komisi I ini termasuk paling galak ini," kata Prabowo disambut gelak tawa peserta Rakernas PSBI.

Prabowo menyebut saat melakukan rapat Kementerian Pertahanan (Kemhan) dengan Komisi I kerap khawatir dengan kehadiran Effendi. Effendi dinilai sebagai sosok yang kritis dengan program Kemhan.

"Saya juga kalau masuk ruangan Komisi I yang saya stres karena lihat ada Effendi aja. Tapi itu lah seorang wakil rakyat yang benar, wakil rakyat ya harus kritis, harus tajam, wakil rakyat harus berani, tapi jangan galak-galak Pak," sambung diramaikan tawa peserta Rakenas PSBI.

Ia tak mempermasalahkan kritik dari Komisi I DPR yang merupakan mitra Kementerian Pertahanan. Ia menilai kritik justru bagus untuk membangun supaya bisa bertindak lebih baik lagi.

"Tapi nggak apa, kita bisa kuat, karena kita dapat suatu sanggahan yang kuat. Kalau kita hanya menghadapi yes man semua, apa yang disampaikan pemimpin, apa yang disampaikan penguasa, apa yang disampaikan pemerintah semua yes Sir, yes Sir, itu tidak baik, tidak demokratis," imbuhnya.(dtc).
×
Berita Terbaru Update