-->

Notification

×

iklan

Iklan

IMG-20220326-WA0052

Keluarga Curigai Kematian Sukat Soter Pintubatu, Diduga Korban Pembunuhan

Jumat, 13 Januari 2023 | 18.47 WIB Last Updated 2023-01-13T13:50:59Z
Keluarga merasa janggal atas kematian Sukat Sotar Pintubatu.(ist).
Samosir(DN)
Sukat Soter Pintubatu (44) warga Sidihoni, Desa Sabungannihuta, Kecamatan Ronggurnihuta, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara diduga korban pembunuhan.

Hal itu sesuai keterangan istri korban, Rebecca Sigalingging kepada sejumlah wartawan, Jumat (13/1/2023) di Pangururan.

Jenazah korban ditemukan pada hari Kamis (20/10/2022) lalu sekitar pukul 06.00 Wib oleh Josua Turnip. "Josua kemudian memberitahukan kepada saya," bebernya. 

Anehnya, korban Sukat Soter Pintubatu seolah olah menjadi korban kecelakaan lalu lintas. "Suami saya meninggal dengan kondisi ditimpa sepeda motornya," kata Rebecca. 

Dijelaskan, pada hari Minggu 23 Oktober 2022, adik kandung korban Miduk Pintubatu berniat membuat laporan kepada pihak Polres Samosir, karena kecurigaan pihak keluarga. 

"Tetapi pihak Polres mengatakan bahwa Unit Lantas Polres Samosir mengatakan sudah membuat laporan atas kasus dimaksud," kata Miduk Pintubatu (adik kandung mendiang korban).

Melihat ada kejanggalan pada tubuh korban, pihak keluarga meminta agar jenazah korban dibawa untuk otopsi. 

Selanjutnya diterangkan, otopsi dilakukan  tanggal 22 Oktober 2022 di Rumah Sakit Bhayangkara Medan. Namun pihak keluarga korban belum pernah mengetahui hasil otopsi dari pihak kepolisian. 

"Padahal pihak kami sebagai keluarga korban sudah berulang kali dimintai keterangan oleh pihak Polres Samosir," beber adik korban Miduk Pintubatu yang mendampingi Rebecca. 

Ia menambahkan, adik korban pernah mengupdate status di akun facebook dengan akun "Tubuni boru Simalango" pada 15 Desember 2022 lalu.

"Intinya berisi kalimat yang menunjukkan rasa kecewa karena sudah 3 bulan tetapi belum ada titik terang," sebutnya lagi. 

Ditambahkan dia, pada tanggal 17 Desember 2022 lalu, ada oknum dari Polres Samosir menyuruh agar status di facebook dihapus.

"Saya berharap, Polres Samosir segera mengungkap kasus ini terang benderang," harapnya serius.

Kasat Reskrim Polres Samosir Natar Sibarani kepada wartawan menyebutkan, kasus dimaksud masih proses penyelidikan. 

Menurutnya, saksi saksi dari warga setempat sudah dipanggil. "Masih dalam penyelidikan," pungkasnya.(red).
×
Berita Terbaru Update