-->

Notification

×

iklan

Iklan

IMG-20220326-WA0052

Gubsu Edy Atensi Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Anak

Selasa, 20 September 2022 | 10.12 WIB Last Updated 2022-09-20T04:29:11Z
Konferensi pers tentang kasus kekerasan seksual terhadap anak, yang diselenggarakan Yayasan Peduli Anak dengan HIV Aids (YP ADHA).
Medan(DN)
Kasus kekerasan seksual terhadap anak di Sumatera Utara (Sumut) yang sedang viral saat ini menjadi atensi Gubernur Sumut Edy Rahmayadi. Bahkan Gubernur memerintahkan jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut segera menangani dan mendampingi anak yang menjadi korban kekerasan seksual tersebut. 

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Sosial Sumut Basarin Yunus Tanjung pada konferensi pers tentang kasus kekerasan seksual terhadap anak, yang diselenggarakan Yayasan Peduli Anak dengan HIV Aids (YP ADHA) di Kantor Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Sumut, Jalan Teladan, Medan, Senin (19/9).

Menurut Basarin, Gubernur Edy Rahmayadi sudah bertemu langsung dengan korban. “Pak Gubernur sudah memberi tugas kepada masing-masing OPD,” kata Basarin.

Melalui Basarin, Gubernur juga meminta segala pemberitaan terkait korban kekerasan seksual tersebut untuk tidak terlalu mendetail tentang kondisi maupun identitas dan keberadaan korban. Menurutnya hal itu demi melindungi korban anak tersebut. 

Sementara itu, Ketua Yayasan Peduli Adha Saurma Siahaan mengatakan, ada pemberitaan yang terlalu vulgar menyebutkan status korban. Bahkan ada pemberitaan yang menyebutkan lokasi rumah tempat korban berada. Ia sangat menyayangkan adanya pemberitaan semacam itu. 

Menurut Saurma, korban mesti mendapat perlindungan termasuk informasi pribadi yang harus dijaga. Ia tidak ingin korban semakin terbebani psikologisnya. “Inilah yang kami jaga anak ini supaya jangan tambah lagi beban psikologisnya, anak ini bisa membaca, menonton dan memahami hal-hal yang disampaikan di media,” kata Saurma.(infosumut).
×
Berita Terbaru Update