-->

Notification

×

iklan

Iklan

IMG-20220326-WA0052

Polri Bakal Bentuk Polresta di Kawasan Danau Toba

Minggu, 30 Januari 2022 | 09.04 WIB Last Updated 2022-01-30T13:12:15Z
Kunjungan Karorenmin Baharkam Polri dan Ketua Bhayangkari Cabang Polda Sumut ke Samosir.
Samosir(DN)
Kapolres Samosir AKBP Josua Tampubolon SH MH bersama Ketua Bhayangkari Cabang Samosir, Ny Yuli Josua mendampingi Kepala Biro Perencanaan dan Administrasi (Karorenmin) Baharkam Polri Brigjen Pol Agung Julianto dan Ketua Bhayangkari Polda Sumut, Ny Rita Panca Putra beserta rombongan yang berkunjung ke sejumlah lokasi di Kabupaten Samosir, Sabtu (29/1/2022).

Pada kesempatan ini, Karorenmin Baharkam Polri Brigjen Pol Agung Julianto, Ibu Kapolda Sumut Ny Rita Panca Putra mengunjungi kampung tenun ulos Hutaraja, Desa Lumban Suhi Toruan, Kecamatan Pangururan.

Brigjen Pol Agung Julianto mengaku kagum akan semangat para penenun yang didominasi ibu-ibu yang sudah usia lanjut. "Wah, keren ini. Semangatnya luar biasa," ujarnya.

Dia juga menyapa para penenun dengan bertanya filosofi-filosofi yang terkandung dalam setiap ulos yang ditenun. Dan para penenun pun tak lelah menjelaskan filosofi yang terkandung pada ulos-ulos Batak yang mereka tenun.

Jenderal Bintang Satu ini juga bertanya lebih jauh tentang pembuatan ulos, mulai dari benang, pewarna, lamanya membuat sehelai ulos dan sistem pemasarannya.

Dia mengimbau agar ke depan para penenun bisa mengkreasikan hasil tenun tersebut menjadi produk yang memiliki nilai lebih, seperti menjadikannya rok, baju dan produk jadi lainnya.

"Jadi, pemasarannya pun akan lebih mudah. Masyarakat akan lebih tertarik kalau mereka membeli pakaian berbahan ulos Batak," imbaunya.

Tak hanya Brigjen Pol Agung Julianto, Ketua Bhayangkari Polda Sumut Ny Rita Panca Putra juga menyapa para penenun. Bahkan, dia juga membeli hasil tenun ulos Batak tersebut.
Ketua Bhayangkari Polda Sumut kagumi tenun ulos di Kampung Ulos Hutaraja.
"Ini cantik ya, warnanya bagus," ujar Ny Rita Panca Putra sembari memegang salah satu ulos Batak dan memintai pendapat Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Samosir Tetti Naibaho, S.Sos tentang ulos pilihannya tersebut.

Dalam sesi wawancara, Brigjen Pol Agung Julianto menyampaikan bahwa kunjungan kerja ke Kabupaten Samosir adalah untuk meninjau kondisi sejumlah objek wisata.

Dikatakan, Polri bakal membentuk sebuah kesatuan kepolisian kawasan yang mampu mendukung pembangunan pariwisata, karena keamanan adalah salah satu aspek terpenting dalam membangun pariwisata.

"Danau Toba adalah salah satu kawasan super prioritas. Jadi, kita harapkan tinjauan ini akan menjadi pegangan dalam membentuk suatu kesatuan kepolisian kawasan. Masyarakat tentunya harus merasa aman, karena keamanan adalah aspek penting dalam pembangunan pariwisata," ujarnya.

"Saya juga melakukan peninjauan untuk mengetahui konsep apa yang bisa dikembangkan untuk mendukung keamanan agar masyarakat benar-benar merasa nyaman," tambahnya.

Sementara itu, Kapolres Samosir AKBP Josua Tampubolon SH MH menyampaikan bahwa pihaknya melakukan pengawalan atas kunjungan kerja Baharkam Mabes Polri dan Kapolda Sumatera Utara yang melakukan peninjauan terkait dibentuknya sebuah Polresta di kawasan Danau Toba.

"Kunjungan ini juga sebagai persiapan pengamanan bila nantinya Bapak Presiden RI Joko Widodo jadi mengunjungi Hutaraja Lumban Suhi," ujar perwira dengan pangkat dua melati emas di pundaknya ini.

Sebelum meninggalkan kampung yang pernah dikunjungi Presiden RI Joko Widodo ini, Brigjen Pol Agung Julianto, Ibu Kapolda Sumut Ny Rita Panca Putra dan Karo Rena Polda Sumut Kombes Harries Budiharto disematkan ulos Batak sebagai cenderamata oleh penetua Hutaraja didampingi Kepala Desa Lumban Suhi Toruan Raja Sondang Simarmata.

Mereka juga didoakan doa dan harapan agar para pejabat kepolisian tersebut selalu sehat dalam menjalankan tugas, memiliki karir yang bagus, panjang umur dan tidak lupa pada Hutaraja.

Selepas dari Hutaraja, rombongan kemudian menikmati makan siang di Ruma Kaca Hutabolon, Kecamatan Simanindo. Di objek wisata ini, rombongan disajikan kuliner khas Batak berupa ikan arsik dan ikan jahir panggang.

Mereka tampak lahap menikmati sajian istimewa ikan hasil tangkapan nelayan tradisional yang diolah oleh tangan-tangan kreatif masyarakat Samosir.

Usai makan siang, rombongan mengunjungi objek wisata Batu Parsidangan Siallagan yang disambut oleh Tortor dari anak-anak sanggar desa setempat.(red).
×
Berita Terbaru Update