-->

Notification

×

iklan

logog

Iklan

logog

Akhir Januari, KMM Gelar RAT Tahun Buku 2021

Rabu, 26 Januari 2022 | 10.04 WIB Last Updated 2022-01-26T06:08:57Z
Senin, 31 Januari 2022, KMM gelar RAT tahun buku 2021.
Bekasi(DN)
Koperasi yang sehat identik dengan sikap taat dan tertib asas serta regulasi. Salah satu bentuknya adalah penyelenggaraan Rapat Anggota Tahunan (RAT) yang rutin setiap tahun.

Hal inilah yang senantiasa konsisten diterapkan Koperasi Simpan Pinjam Makmur Mandiri (KMM) dalam memajukan usahanya. Dimana empat hari lagi tepatnya Senin, 31 Januari 2022, KMM akan menggelar RAT Tahun Buku 2021 di Harris Convention Hall Summarecon Bekasi Jawa Barat.

Sebelumnya, untuk mencapai perhelatan tertinggi ini, secara estafet, pada akhir Desember lalu para pengurus maupun pengawas pusat KMM menggelar Pra RAT Tahun Buku 2021 ke 19 wilayah KMM yang membawahi 170 kantor cabang yang tersebar di 23 propinsi.

Seiring dengan perekonomian yang berangsur pulih, di tahun 2022 ini, Koperasi Simpan Pinjam Makmur Mandiri (KMM) mematok pertumbuhan pada semua aspek operasional, finansial, dan kualitas layanan.

Kinerja pun akan semakin dimaksimalkan guna mencapai program strategis di tahun 2022 yang kesemuanya bermuara untuk memberikan benefit kepada anggota dan kemajuan usaha.

Ketua KMM Drs Tumbur Naibaho MM menyampaikan, koperasi skala besar yang berprestasi di tingkat nasional ini menargetkan pertumbuhan aset sebesar Rp1,3 triliun pada tahun 2022.

"Tahun ini merupakan tahun awal bagi KMM untuk berlari semakin kencang sesuai rencana kerja perusahaan lima tahun ke depan," ungkap Ketua koperasi yang berkantor pusat di Bekasi Jawa Barat itu, Rabu, 26/1.
Makmur Mandiri Mobile.
Guna mencapai target tersebut, KMM kembali mengupgrade infrastruktur aplikasi berbasis teknologi yang mereka miliki.

Jika sebelumnya sukses mendapat penghargaan Rekor MURI sebagai koperasi pertama menyelenggarakan Rapat Anggota berbasis video conference, kali ini KMM menghadirkan layanan berupa aplikasi Makmur Mandiri Mobile.

Aplikasi Makmur Mandiri Mobile berbasis android ini memiliki sejumlah fitur yang akan memanjakan anggota dalam bertransaksi;  antara lain transfer sesama anggota, cek saldo, penyetoran simpanan maupun pinjaman, permohonan pinjaman, pengajuan menjadi anggota, dan berbagai fitur menarik lainnya.

Melalui kemudahan layanan yang diberikan, diharapkan anggota dapat lebih nyaman dan loyal bersama koperasi. “Di era digital, koperasi perlu melakukan adaptasi dan memerhatikan kebutuhan anggota yang menginginkan layanan serba cepat, mudah, dan aman,” ujar tokoh koperasi berprestasi ini.

Tak hanya itu, Koperasi yang telah terjun ke sektor riil melalui anak perusahaannya, juga akan mengoptimalkan sumber pendanaan lain seperti dana pinjaman dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) KUMKM. “KMM akan terus memperkuat permodalan untuk mendukung ekspansi usaha,” sebut Putra 12 Bersaudara kelahiran Tanjung Bunga itu.
Pinjaman MURI KMM turut membantu pemerintah dalam pemulihan ekonomi nasional.
Seperti diketahui, KMM mendapatkan pinjaman sebesar Rp150 miliar dari LPDB pada pertengahan tahun lalu yang disalurkan dalam Pinjaman Modal Usaha Mandiri (MURI). Pinjaman itu dikhususkan untuk anggota yang terdampak pandemi COVID-19 agar usahanya dapat bangkit kembali.

Pinjaman MURI dinilai sangat bermanfaat karena dapat digunakan oleh anggota terdampak untuk membangkitkan usaha dari hantaman pandemi.

Menilik pandemi yang belum benar-benar usai, skema pinjaman ini masih dibutuhkan oleh anggota. Apalagi di segmen mikro kecil yang paling merasakan dampak dari pembatasan-pembatasan  yang dilakukan untuk mencegah penularan virus corona. 

Agar semakin banyak anggota yang terlayani, KMM menjawab tuntutan itu dengan menambah jumlah kantor layanan di berbagai daerah. Karena itu ekspansi terus digenjot dimana hingga 2022 nanti KMM menargetkan adanya 180 kantor cabang di berbagai provinsi.

Jurus lain untuk menggenjot aset adalah mengerek nilai penyaluran pinjaman. Pada 2022, KMM menargetkan penyaluran pinjaman sebesar Rp1,2 triliun. Pasar utamanya tetap berasal dari kelompok karyawan maupun pelaku usaha mikro kecil yang potensial.

"Dengan dukungan tenaga pemasaran yang andal, target penyaluran pinjaman ini diharapkan tercapai" pungkas Putra 12 Bersaudara kelahiran Tanjung Bunga itu.(SBS).
×
Berita Terbaru Update