-->

Notification

×

iklan

Iklan

FB-IMG-16165485030001093

Dispar Samosir Latih Pengelolaan Usaha Homestay

Rabu, 27 Oktober 2021 | 05.18 WIB Last Updated 2021-10-27T12:15:53Z
Pelatihan pengelolaan usaha homestay.
Samosir(DN)
Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom yang diwakili Kadis Pariwisata Kabupaten Samosir Dumosch Pandiangan, S.Sos membuka secara resmi Pelatihan Pengelolaan Usaha Homestay di Hotel JTS Parbaba Kecamatan Pangururan, Selasa (26/10).

Pelatihan Pengelolaan Usaha Homestay tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan, motivasi dan kompetensi pengelola usaha homestay agar lebih profesional dan berkualitas dalam memberikan pelayanan kepada wisatawan.

Pelatihan diikuti 40 calon potensial Pengelola Homestay di 2 KTA (Key Tourism Area), yaitu Pangururan dan Simanindo, yang mendapat bantuan fasilitas revitalisasi homestay dari Kementerian PUPR RI.

Pelatihan Pengelolaan Usaha Homestay ini akan dilaksanakan selama tiga hari dari tanggal 26 sampai dengan 28 Oktober 2021, dengan metode 50% penyampaian materi, 20% diskusi dan kerja kelompok serta 30% kunjungan lapangan.

Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari unsur pemerintah yaitu Rudi SM Siahaan Kepala Bappeda Samosir, Tetti Naibaho, SS  Kabid Kebudayaan pada Dinas Budpora Samosir sekaligus Pengelola Homestay Hutatinggi, praktisi/pengelola homestay dan akademisi dibidang kepariwisataan yaitu Ellyta E. Tambunan, S.Par, M.Sc Dosen dari Akpar Medan.

Bupati Samosir dalam sambutannya, yang dibacakan Kadis Pariwisata menyampaikan bahwa, pengelolaan homestay merupakan salah satu strategi pemerintah untuk menggalakkan pariwisata berbasis masyarakat.

"Oleh karena itu kualitas dan kuantitas SDM pariwisata khususnya pengelola homestay harus mendapat perhatian dan prioritas utama dalam membangun citra kepariwisataan serta kepercayaan wisatawan," sebutnya.

Bupati juga mengatakan pengembangan pariwisata tidak dapat berdiri sendiri, namun senantiasa bersinggungan dengan aspek lainnya, seperti ketersediaan akomodasi para pengunjung seperti; hotel dan homestay.

Karena itu melalui pelatihan tersebut, Bupati berharap para pelaku usaha homestay, dapat merubah mindset pada aspek hospitality atau pelayanan dan keramahan sebagai tuan rumah. 

Mengakhiri sambutannya Bupati Samosir meminta kepada peserta pelatihan untuk mengikuti kegiatan dengan serius, berkomitmen penuh memanfaatkan kegiatan sebagai wadah melahirkan inspirasi baru.

Juga melahirkan inovasi dan kreatifitas, serta menjadi pelaku pelaku tidak kenal lelah membangun diri, membangun keluarga, dan membangun desanya untuk pariwisata Samosir yang gemilang dan berdaya saing.

"Jadilah pelaku (be the doers), jadilah kreatif (be creative) dan jadilah konsisten (be consistent)," pungkasnya.

Pada kesempatan tersebut Bupati Samosir, yang diwakili Kadis Pariwisata menyerahkan secara simbolis bahan perlengkapan homestay berupa; alat kebersihan, thermogun dan handsaniteizer kepada peserta pelatihan.(SBS).
×
Berita Terbaru Update