-->

Notification

×

iklan

Iklan

Ketua DPRD dan Kapolres Samosir Puji Keandalan Manajemen KMM

Senin, 28 Juni 2021 | 06.15 WIB Last Updated 2021-06-28T06:56:30Z
Bupati Samosir bersama Ketua DPRD, Kapolres, perwakilan Dandim, perwakilan Gubsu, perwakilan Menteri Koperasi dan UKM saat syukuran HUT ke-12 KMM di Samosir.
Samosir(DN)
Ketua DPRD Samosir Saut Martua Tamba ST dan Kapolres Samosir AKBP Josua Tampubolon SH MH memberi apresiasi dan pujian atas perkembangan pesat Koperasi Makmur Mandiri (KMM) di Kabupaten Samosir yang dari tahun ke tahun terus bertambah.

Pujian itu disampaikan saat berbincang-bincang dengan Durasi News seputar kesan mereka saat menghadiri acara Syukuran HUT ke-12 KMM beberapa waktu yang lalu di Lapangan SPBU Pangururan Kabupaten Samosir.

Dikatakan Ketua DPRD Samosir, Saut Martua Tamba ST, nama KMM sudah tidak asing lagi di jagat perkoperasian dan industri keuangan di Tanah Air. Koperasi yang didirikan pada tahun 2009 ini dikenal dengan sejumlah terobosannya yang fenomenal.

Menurutnya, dalam usia masih 12 tahun, KMM telah menorehkan perjalanan usahanya dengan tinta emas. Melejit masuk dalam jajaran 100 koperasi berprestasi dan besar di Indonesia.

Bahkan KMM merupakan koperasi dengan cabang terbanyak, dimana saat ini telah memiliki 160 kantor cabang yang tersebar di 21 propinsi. Di Kabupaten Samosir sendiri telah ada 12 cabang.
Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom ST menandatangani prasasti pembukaan cabang KMM ke-11 dan 12 di Samosir.
"Saya ikuti perkembangan dalam 3 tahun terakhir saat perayaan HUT 2018 lalu di Samosir, sangat pesat kemajuan yang digapai KMM. Bagaimana mana tidak, waktu itu masih 100 cabang dengan asset 300 miliar lebih. Sekarang sudah mencapai 850 miliar. Salut atas keandalan manajemen KMM," tutur Ketua DPRD Samosir Saut Martua Tamba ST, Sabtu, 26 Juni 2021 di Mapolres Samosir.

Ketua DPRD Samosir ini juga merupakan anggota KMM. Alasan bergabung karena ia melihat manajemen KMM sangat bagus. "Salah satu cara menilai kinerja perusahaan/lembaga keuangan sehat atau tidak adalah aset dan ekuitasnya terus bertumbuh, kemudian manajemennya baik. Dan itu dimiliki oleh KMM dan ciri-ciri itu juga yang mendorong saya untuk ikut bergabung jadi anggota KMM," ungkapnya.

Saut juga menilai KMM selama ini turut ambil bagian dalam memajukan Kabupaten Samosir. Membantu anggotanya para pelaku UMKM dalam permodalan melalui berbagai produk yang dimiliki semisal pinjaman MURI. Terlebih di saat melesu sektor usaha akibat pandemi Covid-19.

"Kita berharap koperasi yang diketuai Tumbur Naibaho putra kelahiran Tanjung Bunga ini terus berperan sebagai salah satu penggerak perekonomian masyarakat Kabupaten Samosir khususnya yang bergabung menjadi anggota," pungkasnya.

Senada, Kapolres Samosir AKBP Josua Tampubolon SH MH juga peran aktif KMM dalam mengambil bagian memajukan Kabupaten Samosir. "Kita mengapresiasi KMM yang turut memperhatikan pendidikan melalui bantuan kepada anak-anak berprestasi dan penyaluran permodalan dalam rangka pemulihan ekonomi nasional," kata AKBP Josua Tampubolon SH MH.
Bersama jajaran Manajer KMM yang berprestasi.
Tak Perlu Ragu Jadi Anggota KMM
Direntang usianya kedua belas tahun, kinerja Koperasi Simpan Pinjam Makmur Mandiri melesat dengan pertumbuhan aset menggembirakan. Koperasi terbilang besar di Indonesia ini mengantongi aset Rp 848 miliar serta karyawan 1350 orang.

Pencapaian itu seiring dengan jumlah anggota sebanyak 73.603 orang. Anggota koperasi yang berkantor pusat di Bekasi Jawa Barat itu tersebar di 160 cabang tersebar di 21 provinsi se-Indonesia.

Ketua KMM Drs Tumbur Naibaho MM AAAIJ FSAI menyampaikan bahwa di usia ke-12 tahun ini, telah memiliki 160 kantor cabang yang tersebar di 21 propinsi, dua SPBU yakni di Pangururan Kabupaten Samosir dan Kabupaten Klaten Jawa Tengah. Serta sejumlah sektor usaha dibawah naungan Makmur Mandiri group.

"Puji syukur kepada Tuhan dan berterima kasih kepada seluruh pengurus dan karyawan serta anggota atas kepercayaannya selama ini dalam membesarkan KSP Makmur Mandiri," Putra 12 bersaudara kelahiran Tanjung Bunga ini.

Pada momentum HUT KMM ke-12 lalu juga terasa istimewa, pasalnya KMM membuka dua cabang yang baru yakni cabang Sitiotio dan Ambarita, menggenapi target KMM mendirikan 12 kantor cabang di Kabupaten Samosir yang tersebar di 9 kecamatan.
SPBU Makmur Mandiri di Pangururan.
Disamping itu, dalam rangka pemulihan ekonomi nasional, sambung Tumbur, koperasi yang berkantor pusat di Bekasi ini juga mendapat kepercayaan dari Kementerian Koperasi & UKM RI melalui Lembaga Pinjaman Dana Bergulir (LPDP) untuk penyaluran pinjaman modal usaha sebesar Rp 150 miliar.

Tambah suami Jusniar Simbolon tersebut, mayoritas anggota KMM adalah kalangan masyarakat menengah ke bawah yang bergerak di sektor usaha mikro. Sehingga selama pandemi Covid-19, KMM menggenjot penyaluran pinjaman MURI guna membantu membangkitkan usaha produktif anggota yang lesu.

Dijelaskan Tumbur, saat ini KMM memiliki asset sebanyak Rp 65,5 miliar di Kabupaten Samosir. Yakni SPBU Pangururan dengan luas tanah 6.000m2 (ditaksir 30 M), gedung kantor cabang Samosir 1 Onanbaru (1 M), Samosir 2 Saitnihuta (1 M), Samosir 3 Tomok (1 M) Samosir 4 Parbaba (1,5 M) gedung kantor cabang Samosir 5 Mogang (1 M), Samosir 8 Onanrunggu (1 M) dan Samosir 12 Ambarita dengan luas tanah 1.300 m2 (2 M).

Disamping itu, tanah di Simbolon 1.000 m2 (1 Miliar), tanah di Saitnihuta 1.000 m2 (1 M), tanah di Parbaba (dekat kantor DPRD) 10 hektare = 25 M.

"Para anggota di Samosir tidak perlu ragu dengan KMM. Jumlah Asset di Samosir jauh lebih besar dibanding jumlah simpanan para anggota yang ada di Kabupaten Samosir," ujar Ketua KMM, Drs Tumbur Naibaho MM AAAIJ FSAI.

KMM, sambungnya, selalu menjaga likuiditas perusahaan. Kapan saja dana ditarik, dana di kantor pusat cukup tersedia. "KMM sebagai koperasi beprestasi di tingkat nasional, mengutamakan kepentingan para anggota, deposan, penabung. Sesuai prinsip koperasi, dari anggota, oleh anggota dan untuk anggota," pungkasnya.(SBS).
×
Berita Terbaru Update